Di Depan Mahasiswa, KLHK Sampaikan Capaian Pengembangan Perhutanan Sosial

MN Yunita

Kamis, 29 November 2018 | 14:19 WIB
Di Depan Mahasiswa, KLHK Sampaikan Capaian Pengembangan Perhutanan Sosial
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya. (Dok:KLHK)

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyampaikan hasil pengembangan Perhutanan Sosial dalam talkshow bersama mahasiswa se-Bandung Raya.

Acara bertajuk Rekreasi Akademis : Wicara Hutan Sosial di Tahura Juanda ; Jaga Hutan, Rawat Peradaban, dan Raih Kesejahteraan ini dihadiri oleh mahasiswa dari Perguruan Tinggi UNPAD, STKS, IPDN, STIH ITB, STTD, UNIKOM dan siswa SMK Kehutanan.

Talkshow yang bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia ini dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, Rabu (28 /11/ 2018) di Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda, Bandung.

Dalam sambutannya, Menteri LHK mengajak untuk menanam 25 pohon sebagai upaya untuk meningkatkan oksigen dalam atmosfir.  Menurutnya, pohon yang ditanam akan menghasilkan oksigen 1,2 kg per hari per pohon sedangkan manusia untuk bernafas membutuhkan 0,5 kg per hari.

Melalui penanaman tersebut harapannya dapat meningkatkan kandungan oksigen diudara. Ia menghimbau 25 pohon yang ditanam tersebut dilakukan pada saat SD, SMP, SMA, saat Pergururuan Tinggi dan saat menikah.

Acara Talkshow dipandu oleh Ronal Suryapraja dengan narasumber Dirjen PSKL, Kepala BP2SDM, Sekretaris Ditjen PPKL, Dekan Fikom UNPAD, Ahli Hidrologi Chay Asdak, Guru Besar Kehutanan UGM dan Dirut Perum Perhutani.

Acara talkshow berlangsung meriah dengan banyaknya pertanyaan dari mahasiswa dan pelajar seputar pengembangan Perhutanan Sosial, kendala dan capaiannya. Kepala BP2SDM, Helmi Basallamah menyampaikan bahwa peranan mahasiswa sangat penting untuk menjaga keberlangsungan Perhutanan Sosial.

Mahasiswa diharapkan menjadi pendamping bagi para petani serta diharapkan dengan sosialisasi ini maka mahasiswa pun suatu saat nanti dapat menjadi agen dalam menjaga keberlangsungan Perhutanan Sosial.

Sebelumnya Dirjen PSKL, Bambang Supriyanto menyampaikan data-data keberhasilan Perhutanan Sosial dalam meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Program Perhutanan Sosial telah dilaksanakan di 5.087 lokasi dengan jumlah kepala keluarga yang terlibat mencapai 500.000 atau setara dengan 2 juta orang, dengan asumsi tiap KK terdiri atas 4 orang.

baca juga

Melihat besarnya jumlah KK yang terlibat dalam Perhutanan Sosial, perlu disertai dengan pendampingan dan pemberian modal. Pendampingan yang disampaikan oleh Bambang Supriyanto tersebut telah dilakukan melalui kerjasama dengan BUMN maupun pihak Perbankan.

Salah satu BUMN yang konsen terhadap pengembangan Perhutanan Sosial adalah Perum Perhutani. Direktur Perhutani dalam talkshow tersebut menyampaikan bahwa Perhutani mengajak BUMN lain untuk dapat membantu kelompok tani Perhutanan Sosial untuk dapat mandiri melalui pendampingan dan menjadi offtaker.

Pengembangan Perhutanan Sosial melalui pemberian akses seperti yang disampaikan oleh Menteri LHK tidak hanya untuk kepentingan ekonomi masyarakat. Perhutanan Sosial juga memiliki dimensi ekologi dan sosial.

Chay Asdak mengatakan bahwa Perhutanan Sosial yang dilakukan melalui penanaman pohon dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan. Sehingga diharapkan dalam jangka panjang bila penanaman pohon dalam program Perhutanan Sosial tersebut terus dijalankan akan dapat mengurangi terjadinya erosi dan banjir.

Sebelumnya Dadang Rahmat, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD menyampaikan bahwa kegiatan perhutanan sosial perlu disampaikan ke masyarakat melalui teknik komunikasi yang dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap hutan.

Selama ini pemberitaan tentang hutan menjadi ramai ketika berkaitan dengan adanya bencana alam. Sehingga persepsi masyarakat yang tercipta tentang hutan menjadi negatif. Oleh karena itu, perlu dilakukan komunikasi yang dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap hutan menjadi positif karena kegiatan dan program-program lingkungan hidup dan kehutanan banyak yang memberikan manfaat besar pada masyarakat, salah satunya adalah Perhutanan Sosial ini.

Diakhir acara talkshow, Menteri LHK menyampaikan bahwa model rekreasi akademik kali ini diharapkan dapat menjadi model dalam memberikan informasi kepada masyarakat tentang apa-apa saja yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam mengembangkan Perhutanan Sosial. Diharapkan acara seperti ini dapat dilakukan ditempat lain dengan melibatkan mahasiswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perhutanan Sosial Dinilai Minim Evaluasi, Aktivis Soroti Pemberian Izin

Perhutanan Sosial Dinilai Minim Evaluasi, Aktivis Soroti Pemberian Izin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:17 WIB

Dari Plastik jadi Energi: Bagaimana Get Plastic Dorong Perubahan Cara Pandang tentang Sampah?

Dari Plastik jadi Energi: Bagaimana Get Plastic Dorong Perubahan Cara Pandang tentang Sampah?

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:16 WIB

Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?

Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:05 WIB

BPDLH Luncurkan Skema Blended Finance, Dorong Pembiayaan Perhutanan Sosial Berkelanjutan

BPDLH Luncurkan Skema Blended Finance, Dorong Pembiayaan Perhutanan Sosial Berkelanjutan

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:41 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Raih 63 Penghargaan di Ajang ENSIA 2025

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Raih 63 Penghargaan di Ajang ENSIA 2025

Bisnis | Rabu, 17 September 2025 | 17:50 WIB

70 Persen Warga Gantungkan Hidup dari Hutan, Perhutanan Sosial Jadi Harapan Solok Selatan

70 Persen Warga Gantungkan Hidup dari Hutan, Perhutanan Sosial Jadi Harapan Solok Selatan

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 09:34 WIB

Perempuan 'Ujung Tombak' Perhutanan Sosial, Veronica Tan: Kesetaraan Gender Bukan Cuma Isu Sosial

Perempuan 'Ujung Tombak' Perhutanan Sosial, Veronica Tan: Kesetaraan Gender Bukan Cuma Isu Sosial

News | Kamis, 08 Mei 2025 | 09:52 WIB

Wamen PPPA Veronica Tan Akui Perempuan Jadi Tulang Punggung Perhutanan Sosial

Wamen PPPA Veronica Tan Akui Perempuan Jadi Tulang Punggung Perhutanan Sosial

News | Kamis, 08 Mei 2025 | 07:08 WIB

Ekoregion Pembangunan Wilayah di Papua sebagai Solusi Pembangunan Berkelanjutan

Ekoregion Pembangunan Wilayah di Papua sebagai Solusi Pembangunan Berkelanjutan

Your Say | Senin, 23 September 2024 | 19:05 WIB

Ada Permen LHK 10/2024, Aktivis Lingkungan Diminta Lebih Kritis Terhadap Kerusakan Alam

Ada Permen LHK 10/2024, Aktivis Lingkungan Diminta Lebih Kritis Terhadap Kerusakan Alam

News | Jum'at, 13 September 2024 | 15:41 WIB

Terkini

RI Swasembada Beras, Mentan Klaim Efeknya Bikin Harga Global Anjlok hingga Petani Asing Demo

RI Swasembada Beras, Mentan Klaim Efeknya Bikin Harga Global Anjlok hingga Petani Asing Demo

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:39 WIB

Taylor Swift Raih Penghargaan Sutradara Musik Pertama Sepanjang Sejarah MTV VMA

Taylor Swift Raih Penghargaan Sutradara Musik Pertama Sepanjang Sejarah MTV VMA

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 12:38 WIB

4 Polisi di Solok Selatan Dipecat

4 Polisi di Solok Selatan Dipecat

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 12:34 WIB

Mark Siap Comeback Kedua Usai Tinggalkan NCT, Single Baru Rilis November!

Mark Siap Comeback Kedua Usai Tinggalkan NCT, Single Baru Rilis November!

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:30 WIB

Kemendagri Dorong Penguatan UMKM Kerajinan Nasional melalui Rakernas

Kemendagri Dorong Penguatan UMKM Kerajinan Nasional melalui Rakernas

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:27 WIB

Bosan Horor Macet Lebaran? Ini 4 Alasan Liburan Naik Kapal Pesiar Layak Dicoba Tahun Depan

Bosan Horor Macet Lebaran? Ini 4 Alasan Liburan Naik Kapal Pesiar Layak Dicoba Tahun Depan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 12:27 WIB

Hanung Bramantyo Bicara Pedas Insiden GKPI Rajeg: Saya dan Istri Dianggap Kafir Gara-gara Protes Toa

Hanung Bramantyo Bicara Pedas Insiden GKPI Rajeg: Saya dan Istri Dianggap Kafir Gara-gara Protes Toa

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 12:25 WIB

Profil Sehat Tentrem, Perusahaan Rokok Milik Mas Bechi Pelaku Kekerasan Seksual

Profil Sehat Tentrem, Perusahaan Rokok Milik Mas Bechi Pelaku Kekerasan Seksual

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:24 WIB

Banjir Bandang di Solok, 4 Warga Terluka, 9 Keluarga Mengungsi

Banjir Bandang di Solok, 4 Warga Terluka, 9 Keluarga Mengungsi

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 12:21 WIB

Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi

Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 12:20 WIB

×