Misteri Harta Karun Napoleon Bonaparte di Rumah Kuno Semarang

Reza Gunadha

Jum'at, 30 November 2018 | 14:25 WIB
Misteri Harta Karun Napoleon Bonaparte di Rumah Kuno Semarang
Rumah tua di Jl. Teuku Umar, Jatingaleh, Semarang, dianggap seram dan kerap dijadikan lokasi uji nyali serta syuting film yang diperankan mendiang artis Suzanna. [Semarangpos.com/Imam Yuda S]

Suara.com - Kisah misteri selalu terselip dalam dunia pencarian harta karun masa lampau, tak terkecuali pada satu rumah berasitektur kuno di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dalam rumah yang terletak di Jalan Teuku Umar, kawasan perbukitan Jatingaleh, Semarang itu, disebut-sebut menyimpan harta karun peninggalan tentara Prancis.

Rumah kuno Semarang itu sudah berusia lebih dari satu abad. Dibangun sejak 1910, rumah yang dari tanjakan Jatingaleh terlihat menyeramkan kala malam hari itu rupanya menyimpan sejuta misteri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Semarangpos—jaringan Suara.com, Jumat (30/11/2018), rumah itu merupakan peninggalan warga keturunan Tionghoa yang kaya raya pada masanya, yakni Gwi Tian Ji.

Semasa hidup, Gwi terkenal kaya raya meskipun tak bekerja. Ada asumsi yang menyebutkan Gwi karya berkat harta karun yang ditemukan di area sekitar rumahnya.

Rumah tua di Jl. Teuku Umar, Jatingaleh, Semarang, dianggap seram dan kerap dijadikan lokasi uji nyali serta syuting film yang diperankan mendiang artis Suzanna. [Semarangpos.com/Imam Yuda S]
Rumah tua di Jl. Teuku Umar, Jatingaleh, Semarang, dianggap seram dan kerap dijadikan lokasi uji nyali serta syuting film yang diperankan mendiang artis Suzanna. [Semarangpos.com/Imam Yuda S]

Harta karun itu disebut merupakan peninggalan tentara Hindia Belanda pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Jan Willem Janssens pada tahun 1811.

Pemilik rumah itu saat ini, Kolonel Purn Nursahit membenarkan adanya kisah itu. Ia bahkan sempat didatangi seorang warga negara Prancis, Jean Kneal, yang juga seorang purnawirawan di negaranya.

“Jean Kneal menduga kalau di sekitar rumah ini tersimpan harta karun tentara Prancis. Pastinya, saya kurang tahu karena selama puluhan tahun tinggal di sini juga enggak pernah sepeser pun menemukan harta karun itu,” ujar Nursahit.

Berkaca dari sejarah, pasukan Prancis memang sempat membangun pertahanan militer di Semarang. Pertahanan militer yang dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Herman Willem Deandles itu didirikan untuk menghalau serangan tentara Inggris.

baca juga
Rumah tua di Jl. Teuku Umar, Jatingaleh, Semarang, dianggap seram dan kerap dijadikan lokasi uji nyali serta syuting film yang diperankan mendiang artis Suzanna. [Semarangpos.com/Imam Yuda S]
Rumah tua di Jl. Teuku Umar, Jatingaleh, Semarang, dianggap seram dan kerap dijadikan lokasi uji nyali serta syuting film yang diperankan mendiang artis Suzanna. [Semarangpos.com/Imam Yuda S]

Namun, kekuasaan Prancis di Hindia Belanda akhirnya berakhir saat masa Janssens yang menggantikan Deandles pada 1811. Saat itu, pasukan Janssens harus menyerah dari pasukan Inggris yang dipimpin Thomas Stamford Raffles.

“Saat diserang itu, pasukan Prancis yang terdesak lari ke selatan. Ada kemungkinan saat mendaki kawasan perbukitan Jatingaleh, kudanya tidak kuat. Jadi harta benda ditinggal atau disembunyikan,” cerita Nursahit.

Nursahit menduga koleganya asal Prancis itu termotivasi mencari harta karun setelah melihat catatan sejarah yang dijumpai di negaranya.

Catatan sejarah tentara Prancis di Indonesia memang tidak banyak yang ditemukan. Hal itu dikarenakan catatan Deandles maupun Janssens banyak yang dikirim langsung ke Prancis, dilaporkan kepada Kaisar Napoleon Bonaparte.

Kendati belum pernah menjumpai harta karun, Nursahit mengaku rumahnya kerap didatangi para pemburu harta karun.

Mereka berkeliling di pekarangannya seluas 3.600 meter persegi sambil membawa peralatan canggih pendeteksi logam.

“Terakhir ya 2017 kemarin. Saya sih biarkan saja. Silakan kalau mau mencari. Menurut saya sih harta karun itu sudah enggak ada. Mungkin sudah diambil pemilik sebelumnya [Gwi Tian Ji],” kelakar Nursahit.

Selain didatangi pemburu harta karun, bangunan seluas 800 meter persegi milik Nursahit juga kerap didatangi orang untuk menguji nyali.

Rumah tua yang dibeli Nursahit pada 1978 itu memang sangat kuno sehingga dianggap menyimpan banyak misteri, termasuk berbau mistis.

Bahkan, saking seramnya, rumah bercat putih kuning itu sempat digunakan syuting film horor yang diperankan mendiang artis Suzanna pada tahun 1972.

Berita ini kali pertama diterbitkan Semarangpos.com dengan judul “Misteri Harta Karun Tentara Prancis di Rumah Tua Semarang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TKI Asal Banyumas yang Lumpuh di Taiwan Tiba di Indonesia

TKI Asal Banyumas yang Lumpuh di Taiwan Tiba di Indonesia

News | Jum'at, 30 November 2018 | 08:45 WIB

27.000 Pelajar di Jateng Terindikasi HIV/AIDS, Akibat Seks Sejenis

27.000 Pelajar di Jateng Terindikasi HIV/AIDS, Akibat Seks Sejenis

News | Kamis, 29 November 2018 | 20:26 WIB

Jakarta - Surabaya Tersambung Tol, Jokowi: Setelah Itu Banyuwangi

Jakarta - Surabaya Tersambung Tol, Jokowi: Setelah Itu Banyuwangi

Bisnis | Rabu, 28 November 2018 | 11:17 WIB

Jokowi Harapkan Rest Area Tol Tak Dipenuhi Produk Asing

Jokowi Harapkan Rest Area Tol Tak Dipenuhi Produk Asing

Bisnis | Rabu, 28 November 2018 | 10:25 WIB

Terkini

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986

Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?

AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:32 WIB

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:00 WIB

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

×