Anies Puji Reuni 212, PDIP DKI: Bukti Kemampuan Gubernur Tak Berjalan

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 03 Desember 2018 | 12:59 WIB
Anies Puji Reuni 212, PDIP DKI: Bukti Kemampuan Gubernur Tak Berjalan
Aksi reuni 212 (Suara.com/Muhaimin A Untung)

Suara.com - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan terlalu berlebihan dalam mengapresiasi Reuni 212. Menurut Gembong, klaim Anies yang menyebut Reuni 212 telah menggerakkan perekonomian DKI merupakan bukti ketidakmampuan Anies mengelola ekonomi mikro.

Gembong mengatakan, acara Reuni 212 merupakan acara insidental sehingga tidak bisa menggerakkan ekonomi secara masif. Gembong menilai Anies telah keliru menyebut perekonomian ibu kota bergerak berkat Reuni 212, sebab diperlukan program yang berkelanjutan agar ekonomi mikro bisa bergerak.

"Ya bukan sekadar keliru, tapi sangat keliru. Ini insidentil doang. Itu menandakan bahwa kemampuan gubernur menggerakkan ekonomi mikro kita tidak berjalan," kata Gembong saat dihubungi, Senin (3/12/2018).

Gembong menjelaskan, bentuk apresiasi memang perlu dilakukan oleh Anies selaku gubernur lantaran Reuni 212 berjalan lancar tanpa ada insiden apapun. Meski demikian, apresiasi dalam hal perekonomian dirasa tidak tepat.

"Harusnya kita apresiasi soal bahwa acara berjalan damai. Kan itu, acara silahturahmi ulama berjalan dengan damai kita apresiasi, gubernur wajib memberikan apresiasi itu," imbuh Gembong.

Lebih lanjut, Gembong menilai seharusnya Anies memaparkan capaian program kerja Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan ekonomi mikro. Bukan mengklaim ekonomi mikro meningkat berkat adanya acara itu.

"Harusnya kalau kita bicara ekonomi mikro di jakarta bagaimana dia mampu memaksimalkan UMKM kita hasil binaan dari Pemprov DKI. Itu kan sesaat, masa UMKM kita bergerak hanya dalam waktu-waktu sesaat. Harus kontinyu," tegas Gembong.

Sebelumnya, Anies mengatakan aksi Reuni 212 memberikan banyak dampak positif terhadap Jakarta. Pasalnya, dengan adanya aksi itu banyak roda perekonomian di ibu kota mengalami pergerakan.

"Bagi Jakarta kedatangan orang ikut Reuni 212 menggerakkan perekonomian. Semua banyak hotel penuh, kegiatan kuliner luar biasa. Jadi ini berkumpulnya banyak ini berkah bagi perekonomian. Jadi bagi usaha kecil mikro ini menggerakkan luar biasa," kata Anies saat ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meninggal Usai Ikut Reuni 212, Ini Pesan Khusus Muhammad Idris

Meninggal Usai Ikut Reuni 212, Ini Pesan Khusus Muhammad Idris

News | Senin, 03 Desember 2018 | 12:28 WIB

Fahri Hamzah: Reuni 212 Memberikan Elektoral Bagi Prabowo

Fahri Hamzah: Reuni 212 Memberikan Elektoral Bagi Prabowo

News | Senin, 03 Desember 2018 | 11:59 WIB

Antar Jenazah Muhammad Idris ke Pemakaman, Pelayat Kibarkan Bendera Tauhid

Antar Jenazah Muhammad Idris ke Pemakaman, Pelayat Kibarkan Bendera Tauhid

News | Senin, 03 Desember 2018 | 10:15 WIB

Meninggal Usai Ikut Reuni 212, Imam FPI Sebut Muhammad Idris Mati Syahid

Meninggal Usai Ikut Reuni 212, Imam FPI Sebut Muhammad Idris Mati Syahid

News | Senin, 03 Desember 2018 | 10:00 WIB

Wow... Reuni 212 Juga Dirayakan di London

Wow... Reuni 212 Juga Dirayakan di London

News | Senin, 03 Desember 2018 | 05:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×