Prabowo Sebut Korupsi di Indonesia Stadium Empat, Begini Reaksi KPK

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Rabu, 05 Desember 2018 | 15:38 WIB
Prabowo Sebut Korupsi di Indonesia Stadium Empat, Begini Reaksi KPK
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengatakan, dalam mengukur tingkat korupsi di sebuah negara, tidak dapat disamakan dengan istilah seperti penyakit kanker.

Hal itu dikatakannya demi menanggapi pernyataan dari Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia mengalami penyakit korupsi dengan tingkat stadium 4.

Dijelaskan Laode, ukuran sebuah negara di dunia dilihat dari tingkat tinggi maupun rendahnya korupsi dari Indeks Persepsi Korupsi (IPK), yang diterbitkan oleh Transparency International (TI).

"Jadi, ukuran korupsi itu beda dengan ukuran penyakit kanker, stadium satu, dua, tiga, empat. Ukuran korupsi itu harus dilihat dari corruption perception index kita," kata Laode di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Menurut Laode, Indonesia dalam IPK tahun 2017 lalu memiliki poin 37. Di mana Indonesia menempati urutan ke-96 dari 180 negara yang telah dilakukan survei.

Maka itu, Laode meminta semua pihak menggunakan tolok ukur yang sudah ada dalam menilai tingkat korupsi di Indonesia. Bukan menilai tingkat korupsi dari pihak yang memang bukan kapasitas dalam menentukan tingkat korupsi di dunia.

"Tetapi, apakah itu stadium empat atau tiga lebih bagus kita pakai standar yang corruption perception index dibanding kita memakai standar yang nggak pernah dipakai untuk mengukur tingkat korupsi suatu negara," imbuh Laode.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Ekspresi Bos PT Sinar Mas Usai Diperiksa KPK

Begini Ekspresi Bos PT Sinar Mas Usai Diperiksa KPK

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 15:36 WIB

Kasus Penembakan Pekerja di Papua, Prabowo: Apa yang Mau Saya Jawab?

Kasus Penembakan Pekerja di Papua, Prabowo: Apa yang Mau Saya Jawab?

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 15:06 WIB

Reuni 212 Disebut Bukan Gerakan Keagamaan, Bawaslu Diminta Bertindak

Reuni 212 Disebut Bukan Gerakan Keagamaan, Bawaslu Diminta Bertindak

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 14:27 WIB

Sindir Awak Media, Prabowo: Mereka ke Sini Tunggu Gue Salah Ngomong

Sindir Awak Media, Prabowo: Mereka ke Sini Tunggu Gue Salah Ngomong

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 14:26 WIB

Persoalkan Pemberitaan Reuni 212, Prabowo: Kamu dari Media Mana?

Persoalkan Pemberitaan Reuni 212, Prabowo: Kamu dari Media Mana?

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 14:02 WIB

Terkini

Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!

Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Sumut, Analis Desak Polisi Bongkar Jaringan Besar

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Sumut, Analis Desak Polisi Bongkar Jaringan Besar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:34 WIB

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:33 WIB

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar

Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar

Malang | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Melemah, Rupiah Masih Huni di Level Rp18.080

Melemah, Rupiah Masih Huni di Level Rp18.080

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara

Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:24 WIB

×