Bocah Berkaus Kantong Plastik Lionel Messi Mau Dimutilasi Taliban

Reza Gunadha

Jum'at, 07 Desember 2018 | 15:24 WIB
Bocah Berkaus Kantong Plastik Lionel Messi Mau Dimutilasi Taliban

Suara.com - Murtaza Ahmadi, bocah asal Afghanistan yang terkenal beberapa tahun lalu karena megenakan jersey mega bintang sepak bola Lionel Messi dari kantong plastik, terpaksa mengungsi dari rumahnya untuk kali kedua.

Sebab, bocah yang kekinian berusia 7 tahun itu tengah dikejar-kejar oleh kelompok Taliban untuk dimutilasi.

Nama Murtaza mendunia tahun 2016, tatkala fotonya tengah bermain bola dengan mengenakan kaus kantong plastik bertuliskan Lionel Messi.

Sebagai anak di daerah konflik perang, orangtua Murtaza tak bisa membelikannya jersey pemain idolanya tersebut.

Setelah fotonya viral di media-media massa, mega bintang klub Barcelona Lionel Messi mencari bocah tersebut. Setelah identitasnya diketahui, Lionel Messi menemui Murtaza di Qatar.

Namun, kisah Murtaza itu ternyata berbuntut panjang. Rumah Murtaza dan orangtuanya di provinsi Ghazni didatangi kelompok bersenjata Taliban.

Taliban menuduh Murtaza dan orangtuanya menjadi kaya raya karena kisahnya mendunia, sehingga diharuskan menyerahkan uang kepada pemimpin. Kalau tidak, Taliban akan mengambil si kecil Murtaza.

Akibatnya, seperti diberitakan BBC.com, Kamis (6/12/2018), Murtaza dan keluarganya terpaksa kabur ke ibu Kota Afhganistan, Kabul.

Murtaza dan keluarga juga sempat melarikan diri ke Pakistan tahun 2016. Namun, mereka terpaksa kembali karena kehabisan uang.

baca juga

"Taliban mendatangi kami dan bilang 'kalian kini sudah kaya, bayarlah kami dari uang yang diberikan Lionel Messi. Kalau tidak, Murtaza akan diambil dan dibunuh menjadi beberapa bagian' begitu," kata Shafiqa, ibu Murtaza kepada Skynews.

Karena takut, Murtaza dan orangtuanya malam-malam kabur dari rumah dengan hanya membawa baju yang melekat di badan. "Sebab saat itu terdengar suara tembakan dari arah luar."

Sebagai umat Islam bermazhab Syiah dan berasal dari etnis Hazara, Murtaza dan keluarganya menjadi target Taliban.

Humayoon, kakak Murtaza yang berusia 17 tahun, menuturkan ia dan sang adik tak bisa bersekolah selama dua tahun ke belakang.

"Kami juga tak diperkenankan bermain di jalanan, karena akan diculik Taliban."

Sementara Murtaza sendiri, mengakui merindukan Lionel Messi. Ia berharap suatu hari nanti bisa kembali bertemu dengan sang idola.

"Saat aku bertemu Messi, aku mengucapkan salam. Dia bilang, aku harus selamat. Aku merindukannya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dilabeli Messi Baru, Bojan Mengaku Frustasi

Dilabeli Messi Baru, Bojan Mengaku Frustasi

Bola | Jum'at, 07 Desember 2018 | 02:05 WIB

Messi dan Ronaldo Nonton Langsung Laga Superclasico di Bernabeu?

Messi dan Ronaldo Nonton Langsung Laga Superclasico di Bernabeu?

Bola | Kamis, 06 Desember 2018 | 21:52 WIB

Messi Tak Masuk 3 Besar Ballon d'Or 2018, Pelatih Barcelona Heran

Messi Tak Masuk 3 Besar Ballon d'Or 2018, Pelatih Barcelona Heran

Bola | Rabu, 05 Desember 2018 | 21:12 WIB

Akhiri Dominasi Messi dan Ronaldo, Modric: Ini Kemenangan untuk Sepak Bola

Akhiri Dominasi Messi dan Ronaldo, Modric: Ini Kemenangan untuk Sepak Bola

Bola | Selasa, 04 Desember 2018 | 11:56 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×