Penumpasan OPM di Papua, PPAD: Sepatutnya TNI Jadi Pengendali Utama

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Jum'at, 07 Desember 2018 | 17:41 WIB
Penumpasan OPM di Papua, PPAD: Sepatutnya TNI Jadi Pengendali Utama
Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) saat menggelar jumpa pers. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Ketua Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kiki Syahnakri mendesak agar pemerintah Presiden Joko Widodo memberikan kewenangan penuh kepada TNI untuk memberantas Organisasi Papua Merdeka yang telah melakukan penembakan terhadap puluhan pekerja PT. Istaka Karya di Trans Papua.

Alasan meminta agar operasi tersebut di bawah kendali TNI karena aksi penembakan oleh OPM dapat dikategorikan sebagai pemberontakan bersenjata terhadap NKRI dan sudah patut ditumpaskan secara militer.

"Penanganan terhadap GSB (Gerakan Separatis Bersenjata)-OPM sepatutnya diserahkan kepada TNI sebagai pengendali utama, dibantu oleh Polri dalam hal penegakan hukumnya," kata Kiki saat jumpa pers di Gedung PPAD, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (7/12/2018).

Namun, dia mengharapkan prajurit TNI bisa mengedepankan sisi kemanusiaan selama melakukan operasi penumpasan gerakan separatis OPM termasuk melindungi warga sipil Papua di zona merah konflik bersenjata.

"Operasi TNI harus dilakukan secara terukur berdasarkan Hukum Humaniter dan Azas Operasi Lawan Gerilya, dengan mengutamakan upaya perlindungan terhadap semua masyarakat sipil yang ada di Papua, terutama di daerah-daerah yang dinilai rawan ancaman bersenjata," imbuhnya.

Para pensiunan tentara itu juga meminta agar pemerintah tetap melanjutkan proses pembangunan infrastrukur di Papua. Bahkan, Kiki menyarankan agar pemerintah untuk melibatkan unsur TNI dalam melanjutkan proyek pembangunan di daerah yang dinilai rawan.

"Mendorong pemerintah untuk mendaya-gunakan Satuan Zeni TNI daIam melanjutkan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah yang dinilai rawan gangguan GSB-OPM," imbuhnya.

Dia juga menilai bahwa akar pemberontakan yang terjadi di Papua berkaitan dengan masalah ketimpangan ihwal keadilan sosial yang dirasakan masyarakat Papua. Untuk itu, Kiki mengatakan pemerintah harus terpadu dalam menyelesaikan masalah tersebut dengan cara persuasif guna memenangkan hati masyarakat Papua.

"Filosofi yang secara prinsip harus dipegang adalah 'Memenangkan Hati dan Pikiran Rakyat Papua'," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dibunuh OPM, Panglima TNI: Pekerja PT Istaka Pahlawan Pembangunan Papua

Dibunuh OPM, Panglima TNI: Pekerja PT Istaka Pahlawan Pembangunan Papua

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 13:26 WIB

Penyerangan OPM di Lokasi Trans Papua, PPAD: Intelijen Harus Dievaluasi

Penyerangan OPM di Lokasi Trans Papua, PPAD: Intelijen Harus Dievaluasi

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 13:13 WIB

Cerita Heroik 2 Warga Nduga Selamatkan Pekerja Istaka Karya dari Penembakan

Cerita Heroik 2 Warga Nduga Selamatkan Pekerja Istaka Karya dari Penembakan

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 08:21 WIB

Jokowi Disebut Prioritaskan Infrastruktur Ketimbang Keamanan di Papua

Jokowi Disebut Prioritaskan Infrastruktur Ketimbang Keamanan di Papua

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 13:31 WIB

Jadi Korban Penembakan di Papua, Keluarga Menanti Keberadaan Agus

Jadi Korban Penembakan di Papua, Keluarga Menanti Keberadaan Agus

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 12:08 WIB

Terkini

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

×