Aksi OPM di Papua, Sandiaga: Itu Buat Prabowo Gelisah

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 08 Desember 2018 | 14:47 WIB
Aksi OPM di Papua, Sandiaga: Itu Buat Prabowo Gelisah
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menganggap aksi penembakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menewaskan puluhan pekerja di Trans Papua menandakan jika pemerintahan Presiden Joko Widodo tak becus menangani masalah keamanan terutama di daerah rawan konflik.

Sandiaga juga menyebut aksi penembakan di Papua yang menelan puluhan koran membuat pasangannya, capres Prabowo Subianto menjadi gelisah.

"Ini selalu jadi pemikiran dan kekhawatiran Pak Prabowo. Saya sampaikan kalau kita tidak punya pemerintahan yang kuat," kata Sandiaga saat ditemui di Mall Metro Cipulir, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018).

Menurut Sandiaga, cara mengatasi adanya konflik berkepanjangan di Papua itu yakni dengan mengupas langsung dari akar permalasahannya yang terjadi di masyarakat. Adanya aksi penembakan itu, Sandiaga mengaku akan terus berperang kepada kelompok yang nekat hendak memecah belah bangsa Indonesia.

"Dengan pola pemerintahan yang kuat, tegas dan mengirimkan pesan bahwa kita menolak segala bentuk kekerasan, kita akan perangi segala bentuk ancaman integrasi NKRI," pungkasnya.

Sebelumnya, aksi penembakan OPM terjadi ketika para pekerja PT. Istaka Karya sedang mengerjakan pembangunan proyek Trans Papua di Jembatan Kali Yigi dan Kali Aurak di Kabupaten Nduga, Papua pada Minggu (2/12/2018).

Berdasarkan keterangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, ada sebanyak 20 orang tewas akibat aksi penembakan yang dilakukan gerilyawan OPM. Puluhan korban tewas itu diantaranya adalah 19 pekerja PT. Istaka Karya dan satu prajurit TNI yang tewas ditembak OPM ketika menyerang pos TNI Mbua pada Senin (3/12/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga ke Pelamar Kerja: Jangan Bawa Map Lecek, Itu Zaman Old

Sandiaga ke Pelamar Kerja: Jangan Bawa Map Lecek, Itu Zaman Old

News | Sabtu, 08 Desember 2018 | 13:24 WIB

Ditantang TNI Datang ke Timika, Jubir OPM: Lebih Baik Undang Penyelidik PBB

Ditantang TNI Datang ke Timika, Jubir OPM: Lebih Baik Undang Penyelidik PBB

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 21:23 WIB

Korban Nduga TNI? Kapendam: Kami Ajak Sebby Sambom ke Timika Lihat Sendiri

Korban Nduga TNI? Kapendam: Kami Ajak Sebby Sambom ke Timika Lihat Sendiri

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 20:24 WIB

Kementerian PUPR Akui Proyek Trans Papua Libatkan TNI AD buat Buka Jalan

Kementerian PUPR Akui Proyek Trans Papua Libatkan TNI AD buat Buka Jalan

Bisnis | Jum'at, 07 Desember 2018 | 17:46 WIB

Penumpasan OPM di Papua, PPAD: Sepatutnya TNI Jadi Pengendali Utama

Penumpasan OPM di Papua, PPAD: Sepatutnya TNI Jadi Pengendali Utama

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 17:41 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×