JK Kabur Saat Didemo Keluarga Korban dan Aktivis HAM

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 11 Desember 2018 | 17:33 WIB
JK Kabur Saat Didemo Keluarga Korban dan Aktivis HAM
Para peserta aksi unjuk rasa di gedung Komnas HAM. (Suara.com/Ummi)

Suara.com - Para korban dan keluarga korban pelanggaran HAM berat dan penggiat HAM dari Kontras, Lembaga Bantuan Hukum Jakarta dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia mendemo

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri acara peringatan Hari HAM Internasional di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Selasa (11/12/2018). Alih-alih datang untuk mewakili Presiden Joko Widodo di acara tersebut, JK justru didemo keluarga korban dan sekelompok aktivis Hak Asasi Manusia yang berasal dari KontraS, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Buntut dari adanya aksi unjuk rasa itu, JK akhirnya keluar dari kantor Komnas HAM. Berdasarkan pantauan Suara.com, JK hanya melambaikan tangan sambil bergegas masuk ke dalam mobil.

Para pengunjuk rasa itu pun langsung merespons JK yang langsung keluar dari gedung Komnas HAM

"Pak JK kenapa pergi begitu aja. Pengecut," teriak peserta aksi.

Terkait unjuk rasa itu, para pedemo sempat beradu mulut dengan aparat kepolisian yang menghalang-halangi peserta aksi untuk menemui JK.

Dalam aksi ini, para pedemo menyebutkan banyak kasus pelanggaran HAM yang belum dituntaskan pemerintah di era Presiden Joko Widodo.

"Hari ini HAM diperingati, tapi kasus pelanggaran HAM masih zonk. Tapi berani berjanji mengobral janji manis nawacitata. Tidak pernah tuntas," ucap salah satu orator di lokasi.

Alasan massa menggelar berunjuk rasa di gedung Komnas HAM untuk menuntut pemerintah merealisasikan janji-janji terkait pengungkapan kasus-kasus pelanggaran HAM.

baca juga

"Kami berdiri di sini hanya ingin ingatkan jangan sampai HAM, pencapaian tertinggi peradaban manusia hanya dijadikan komoditas politik tanpa ada realisasinya. Jangan sampai rezim bohong kembali berbohong, menginjak-injak hak rakyat," pekik orator yang membawa kertas bertuliskan "Korban kerusuhan Mei 1998."

Di kesempatan yang sama, Wakil Koordinator Bidang Advokasi KontraS Putri Kanesia juga menyayangkan sikap Jokowi yang batal hadir di acara Komnas HAM.

"Sikap Jokowi dan JK, Jokowi yang batal hadir hari ini dan digantikan JK, JK yang pulang dan aparat yang represif adalah sebuah simbol politik, sikap politik," tutur Putri.

Tak hanya itu, Putri juga mengingatkan bahwa Jokowi tidak memiliki komitmen untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu.

"Kepada seluruh masyarakat Indonesia, peristiwa hari ini harus diingat dalam pemilu 2019, bahwa Jokowi-JK ternyata tidak punya komitmen politik untuk penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Rekomendasi Komnas HAM untuk Jokowi: Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

8 Rekomendasi Komnas HAM untuk Jokowi: Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 15:40 WIB

DPR Papua Desak Komnas HAM Investigasi Insiden Penembakan di Nduga

DPR Papua Desak Komnas HAM Investigasi Insiden Penembakan di Nduga

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 08:39 WIB

Komnas HAM: Polisi Harus Transparan Tangani Penembakan di Nduga Papua

Komnas HAM: Polisi Harus Transparan Tangani Penembakan di Nduga Papua

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 18:25 WIB

Jokowi Disebut Prioritaskan Infrastruktur Ketimbang Keamanan di Papua

Jokowi Disebut Prioritaskan Infrastruktur Ketimbang Keamanan di Papua

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 13:31 WIB

Komnas HAM Sebut Aksi Penembakan di Papua Brutal dan Tidak Manusiawi

Komnas HAM Sebut Aksi Penembakan di Papua Brutal dan Tidak Manusiawi

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 12:46 WIB

Terkini

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:30 WIB

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

Bocoran Mesin Hybrid Generasi Baru Toyota yang Siap Dipasok ke Pabrikan Lain

Bocoran Mesin Hybrid Generasi Baru Toyota yang Siap Dipasok ke Pabrikan Lain

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 10:24 WIB

5 Bedak Padat untuk Kulit Kering dan Kusam, Bikin Wajah Usia 45 Tahun Tampak Cerah

5 Bedak Padat untuk Kulit Kering dan Kusam, Bikin Wajah Usia 45 Tahun Tampak Cerah

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:23 WIB

Berapa Harta Kekayaan Raffi Ahmad? Kini Bisnisnya Diterpa Gelombang Boikot

Berapa Harta Kekayaan Raffi Ahmad? Kini Bisnisnya Diterpa Gelombang Boikot

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 10:20 WIB

Ulasan Drama Love For You: Saat Hidup Nyeseknya Zhang Jing Yi Nembus Layar

Ulasan Drama Love For You: Saat Hidup Nyeseknya Zhang Jing Yi Nembus Layar

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:20 WIB

Sudah Rajin Olahraga dan Jaga Pola Makan, Mengapa Dampaknya Belum Maksimal?

Sudah Rajin Olahraga dan Jaga Pola Makan, Mengapa Dampaknya Belum Maksimal?

Health | Selasa, 03 November 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:04 WIB

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

×