Diduga Teroris, ABG 18 Tahun Dibekuk saat Makan di Warteg

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 12 Desember 2018 | 15:52 WIB
Diduga Teroris, ABG 18 Tahun Dibekuk saat Makan di Warteg
Lokasi terduga teroris diamankan oleh detasemen khusus (densus) 88 pada Selasa (11/12/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. [Harian Jogja/Yogi Anugrah]

Suara.com - Seorang lelaki terduga teroris asal lndramayu berinisial IAA (18), dibekuk Datasemen Khusus 88 Antiteror Polri, di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (11/12/2018).

Ia ditangkap di warung makan area Perum Sidoarum Godean, Blok 5 No 72, Jalan Garuda, Dusun Kramat RT 06 /RW 18, Padukuhan 5, Desa Sidoarum, Kecamatan Godean, Sleman, sekitar pukul 14.00 WIB.

Partini (40), pemilik warung makan, mengungkapkan sebelum terjadi penangkapan, IAA sedang beristirahat dan makan siang di warungnya bersama tiga orang rekan.

"Pada waktu makan, tiba-tiba ada tiga orang anggota polisi berpakaian preman dengan menggunakan tutup wajah menghampiri," ucapnya saat ditemui Harian Jogja—jaringan Suara.com, Rabu (12/12/2018).

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap IAA, petugas kemudian mendatangi tempat kerja yang berada persis di depan warung.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat petugas masuk ke tempat kerja IAA, Densus 88 melakukan penggeledahan.

Setelah selesai melakukan pemeriksaan, petugas kemudian meninggalkan lokasi kejadian yang sudah disterilkan hingga 100 meter.

"Waktu dilakukan penangkapan, kira-kira ada banyak anggota densus yang mengamankan lokasi. Saya juga melihat sebuah tas milik IAA dibawa oleh pihak kepolisian," katanya.

Sementara itu, menurut Muhammad Gilang, Kepala Depo tempat IAA bekerja, pada saat proses penangkapan, ia tidak berada di tempat.

"Saya dengar kabar dari tetangga kemudian saya langsung ke polda untuk diperiksa sebagai saksi," katanya.

Ia mengatakan, dalam keseharian tinggal di mes, IAA merupakan orang yang pendiam dan mudah bergaul.

Gilang mengatakan, IAA sudah bekerja di tempatnya sekitar kurang lebih tiga bulan. Ketika melamar bekerja, berkas yang dimiliki lengkap dan tidak mencurigakan.

"Saya baru tahu kemarin dari pihak kepolisian bahwa itu [nama yang dikenal Muhammad Gilang selama ini] bukan nama aslinya," ujarnya.

Berita ini kali pertama diterbitkan Harianjogja.com dengan judul “Terduga Teroris Diringkus Polisi di Sleman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Oknum Caleg Partai Berkarya Digerebek Tiduri Istri Orang, Begini Kata KPU

Oknum Caleg Partai Berkarya Digerebek Tiduri Istri Orang, Begini Kata KPU

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 12:59 WIB

Polisi Bawa Kasur yang Dipakai Caleg Partai Berkarya Tiduri Istri Orang

Polisi Bawa Kasur yang Dipakai Caleg Partai Berkarya Tiduri Istri Orang

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 12:02 WIB

Pengakuan Penjaga Kos Tempat Caleg Partai Berkarya Digerebek

Pengakuan Penjaga Kos Tempat Caleg Partai Berkarya Digerebek

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 11:47 WIB

Ada Teriakan Saat Caleg Partai Berkarya Digerebek Tiduri Istri Orang

Ada Teriakan Saat Caleg Partai Berkarya Digerebek Tiduri Istri Orang

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 11:24 WIB

Terkini

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB