Polisi Bawa Kasur yang Dipakai Caleg Partai Berkarya Tiduri Istri Orang

Bangun Santoso

Selasa, 11 Desember 2018 | 12:02 WIB
Polisi Bawa Kasur yang Dipakai Caleg Partai Berkarya Tiduri Istri Orang
Ilustrasi penggerebekan pasangan selingkuh. [Tim/Serujambi.com]

Suara.com - Polisi tengah mendalami laporan perselingkuhan antara Caleg Partai Berkarya untuk DPRD Bantul, Yogyakarta berinsial RH (43). Ia baru saja digerebek diduga tidur bareng seorang perempuan berinsial KDA (43) di sebuah indekos di daerah Sleman pada Minggu (9/12/2018).

RH digerebek langsung oleh sang suami KDA berinisial Sug yang sebelumnya telah melapor ke polisi. Menurut polisi, Sug sudah beberapa pekan terakhir mengintai gerak-gerik istrinya itu. Dari informasi hubungan Sug dengan istrinya memang tengah tidak harmonis.

Penjaga kos tempat penggerebekan yang enggan ditulis namanya mengungkapkan, sempat mendengar teriakan dan pintu digedor saat penggerebekan pada dini hari itu. Saat terbangun, ia melihat sudah banyak orang berkumpul di lokasi kejadian.

“Diketok-ketok, digedor-gedor gitu keras," katanya.

Sang penjaga kos itu pun mengaku kecolongan atas insiden itu. Sebab, selama ini ia tidak pernah melihat gerak gerik mencurigakan dari KDA maupun RH. Yang ia tahu, kos itu disewa oleh KDA dan baru ditempati selama kurang lebih 10 hari. Ia juga melihat KDA biasa dijemput oleh RH setiap tiga hari sekali. KDA juga terlihat tidak pernah tidur di kos tersebut.

"Saya kecolongan, saya serba salah," ujarnya lagi.

Lebih lanjut, pada pagi hari usai malam penggerebekan itu, sang penjaga kos mencoba mengecek kosan yang ditempati KDA dan Caleg Partai Berkarya itu. Saat mengecek kamar kos, ia tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan. Namun, sebuah kasur yang diduga digunakan oleh RH dan KDA tidur bareng sudah tidak ada karena dibawa polisi.

"Kasur dibawa sama polisi," katanya.

Seperti diberitakan, seorang calon anggota legislatif atau caleg dari Partai Berkarya berinisial RH (43), digerebek saat bermesraan dengan perempuan bukan istrinya berinisial KDA (43) di sebuah indekos di daerah Condongcatur, Sleman pada Minggu (9/12/2018).

baca juga

Panit Reskrim Polsek Depok Timur Ipda Bambang Widiatmoko mengatakan, KDA sudah lama dipantau oleh suaminya Sug, meski hubungan mereka sudah renggang dan tidak harmonis.

"Saat melapor, Sug mengatakan istrinya sedang berada di suatu tempat. Minta didampingi oleh kami untuk dicek," kata Ipda Bambang.

Kontributor : Abdus Somad

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengakuan Penjaga Kos Tempat Caleg Partai Berkarya Digerebek

Pengakuan Penjaga Kos Tempat Caleg Partai Berkarya Digerebek

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 11:47 WIB

Ada Teriakan Saat Caleg Partai Berkarya Digerebek Tiduri Istri Orang

Ada Teriakan Saat Caleg Partai Berkarya Digerebek Tiduri Istri Orang

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 11:24 WIB

Digerebek saat Tiduri Istri Orang, Ini Nasib Caleg Partai Berkarya

Digerebek saat Tiduri Istri Orang, Ini Nasib Caleg Partai Berkarya

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 04:05 WIB

Caleg Partai Berkarya Digerebek Usai Setubuhi Teman Semasa SMP

Caleg Partai Berkarya Digerebek Usai Setubuhi Teman Semasa SMP

News | Senin, 10 Desember 2018 | 20:17 WIB

Koalisi Prabowo Minta KPU Berikan Data Pemilih Secara Transparan

Koalisi Prabowo Minta KPU Berikan Data Pemilih Secara Transparan

News | Senin, 10 Desember 2018 | 18:54 WIB

Terkini

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

×