Polisi Ungkap Penyebab Belasan Jasad Mengapung di Selat Malaka

Bangun Santoso

Kamis, 13 Desember 2018 | 08:16 WIB
Polisi Ungkap Penyebab Belasan Jasad Mengapung di Selat Malaka
Kabiddokkes Polda Riau Kombes Pol dr Asmarahadi (tengah) menjelaskan perkembangan terkait penemuan sejumlah mayat mengapung di Selat Malaka. ANTARA FOTO/Rony Muharrman

Suara.com - Polisi terus mendalami penemuan 11 jasad misterius yang mengapung di perairan Selat Malaka, Provinsi Riau. Belakangan diketahui, belasan jasad itu adalah korban kapal yang kecelakaan dan tenggelam di perairan itu.

Terkini, polisi berhasil menangkap dan menetapkan dua orang tersangka. Mereka adalah Hamit alias Boboi (31) dan Jamal (38), keduanya warga Desa Cingam, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, ditetapkan sebagai tersangka atas kelalaian mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Keduanya merupakan nakhoda dan ABK kapal speed boat yang membawa 19 penumpang, 11 di antaranya ditemukan sudah menjadi mayat terapung di Perairan Selat Malaka, sekitar Pulau Bengkalis.

Kabag Ops Polres Bengkalis Kompol Yuliusman didampingi Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan dan Paur Humas Ipda Kusnandar Subekti mengatakan, keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Adapun barang bukti ditemukan, satu buah visa/paspor dan KTP bernama Maya Karina, satu buah fotocopy KTP bernama Ujang Chaniago, satu buah jeriken, satu life jaket orange, pakain dan properti dari 11 mayat, satu USB drive dan foto pada saat penyelamatan terhadap dua tersangka oleh KMV Indomal 5 tujuan Dumai-Malaka," kata Kabag Ops Kompol Yuliusman seperti dilansir Riauonline.co.id, Rabu (12/12/2018).

Ia menjelaskan, setelah dilakukan visum, berawal, Sabtu 24 November 2018 pada pukul 14.00 WIB, warga menemukan benda terapung di Perairan Selat Melaka tepatnyanya di perairan Rupat Utara dengan titik kordinat 02009'33.4"N 101048'42.2"E dan ternyata saat dicek benda terapung itu adalah sosok mayat.

"Setelah ditemukan mayat itu, warga langsung menghubungi salah satu anggota Polri yang bertugas di Rupat Utara untuk dilakukan evakuasi," ujarnya

Selanjutnya, pada 29 November tepatnya di perairan Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, nelayan kembali menemukan 3 mayat dengan satu mayat memiliki identitas bernama Ujang Chaniago.

Lalu, pada 30 November kembali ditemukan satu mayat berjenis kelamin perempuan tanpa kepala di Perairan Bengkalis.

Pada 1 Desember 2018 ditemukan 4 orang mayat di Perairan Kabupaten Bengkalis. Dari empat mayat itu, satu di antaranya memiliki identitas seperti paspor bernama Maya Karina.

Tiga hari kemudian, 4 Desember kembali ditemukan satu mayat di Perairan Kabupaten Meranti dan terakhir, 5 Desember kembali ditemukan satu mayat di Perairan Rupat Utara, atas penemuan temuan itu, kemudian dilakukan penyelidikan.

"Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mendapatkan keterangan dari Kapal MV Indomal Expres 5, ada 2 orang ditemukan di perairan Selat Melaka dengan titik kordinat Lat:020.00'.01"an/Log 1020.010.06"E pada 22 November pada pukul 11.25 WIB," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dilaporkan Aniaya Mahasiswi, Rektor Umri: Tak Membela Diri Dzalim Namanya

Dilaporkan Aniaya Mahasiswi, Rektor Umri: Tak Membela Diri Dzalim Namanya

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 10:06 WIB

Riau Diterjang Banjir, 3 Bocah Jadi Korban

Riau Diterjang Banjir, 3 Bocah Jadi Korban

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 09:43 WIB

Dianggap Cacat Moral, Mahasiswa Desak Rektor Umri Dipecat

Dianggap Cacat Moral, Mahasiswa Desak Rektor Umri Dipecat

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 08:54 WIB

Pengakuan Rektor Umri Usai Lempar Mahasiswi dengan Disertasi 250 Halaman

Pengakuan Rektor Umri Usai Lempar Mahasiswi dengan Disertasi 250 Halaman

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 07:47 WIB

Warga Heboh, 5 Buaya Muara Terperangkap di Saluran Irigasi

Warga Heboh, 5 Buaya Muara Terperangkap di Saluran Irigasi

News | Senin, 10 Desember 2018 | 10:23 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×