Berstandar Eropa, Pengolahan Sampah ITF Akan Dibangun di 4 Lokasi Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 14 Desember 2018 | 10:53 WIB
Berstandar Eropa, Pengolahan Sampah ITF Akan Dibangun di 4 Lokasi Jakarta
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adjie. (Suara.com/Chyntia Sami)

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera melakukan grounbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara. Rencananya, teknologi pengolahan sampah berstandar Eropa ini akan dibuat di 4 lokasi berbeda untuk menanggulangi masalah sampah di Ibu Kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, pembangunan ITF perdana akan dimulai di Sunter pada 20 Desember mendatang.

"ITF dibangun di beberapa lokasi di dalam Kota Jakarta dan yang pertama adalah ITF Sunter. Kita harus mengurangi ketergantungan Ibu Kota terhadap tempat pengolahan sampah terpadu di luar daerah (TPST Bantargebang)," kata Isnawa saat dikonfirmasi, Jumat (14/12/2018).

Sesuai dengan Masterplan Pengelolaan Sampah Pemprov DKI Jakarta tahun 2012-2032, fasilitas ITF akan dibangun di 4 lokasi berbeda di DKI Jakarta, antara lain di Sunter, Marunda, Cakung, dan Duri Kosambi.

ITF yang akan dibangun diklaim akan menggunakan teknologi yang memenuhi standar lingkungan Eropa. Sistem pengolahan gas sisa di ITF Sunter dirancang sesuai ketentuan Uni Eropa yang mengacu baku mutu dari European Parliament and The Council Directive No 2010/75/EU Annex VI.

Ketua Tim Penyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) ITF Sunter, Novianto Hadi Suwito mengatakan, standar lingkungan yang diterapkan oleh Eropa jauh lebih ketat dibandingkan standar di Indonesia. Dengan adanya standar yang lebih ketat, maka dipastikan proses pengolahan sampah di ITF tidak akan mencemari lingkungan.

Salah satu contohnya, baku mutu Sulphur Dioxide (SO2) dalam PermenLH Nomor 70 Tahun 2016 diatur ambang batas maksimal 210 mg/Nm3. Namun, standar Uni Eropa mensyaratkan standar yang jauh lebih ketat yaitu harus di bawah 50 mg/Nm3.

"Ketentuan Uni Eropa menerapkan baku mutu emisi yang lebih ketat dibandingkan aturan di Indonesia," ungkap Novianto.

Pembangunan ITF sudah direncanakan sejak era kepemimpinan Gubernur Fauzi Bowo. Namun setelah tiga kali berganti gubernur, barulah pada era kepemimpinan Anies Baswedan saat ini, ITF akan mulai dibangun

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Groundbreaking Pembangunan ITF 20 Desember,  DKI Belum Kantongi Amdal

Groundbreaking Pembangunan ITF 20 Desember, DKI Belum Kantongi Amdal

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 17:51 WIB

Jakpro Garap Proyek Pengelolaan Sampah Canggih Sunter Rp 3,8 T

Jakpro Garap Proyek Pengelolaan Sampah Canggih Sunter Rp 3,8 T

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 14:10 WIB

ITF Diklaim Mampu Ubah 2.200 Ton Sampah  Jakarta Jadi Listrik

ITF Diklaim Mampu Ubah 2.200 Ton Sampah Jakarta Jadi Listrik

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 20:49 WIB

Terkini

InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2

InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:48 WIB

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:45 WIB

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:36 WIB

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:35 WIB

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

×