Evaluasi Pasca Tsunami Selat Sunda Dilakukan Lewat Jalur Darat

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 23 Desember 2018 | 15:38 WIB
Evaluasi Pasca Tsunami Selat Sunda Dilakukan Lewat Jalur Darat
Warga korban tsunami mendapat perawatan di Pukesmas Pagelaran, Pandeglang, Banten, Minggu (23/12). [ANTARA FOTO/Basarnas/pras]

Suara.com - Evakuasi dan penanganan tsunami Selat Sunda dilakuan lewat jalur darat. Sebab kondisi infrastruktur tidak mengalami kerusakan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

"Jalan darat semuanya, karena ini tidak ada gempanya. Jadi (kalau) kerusakan infrastruktur itu akibat gempa. (Bencana ini) hanya ada longsor, kemungkinan longsor dari Gunung Krakatau, kemudian airnya melimpah," kata Jusuf Kalla usai memimpin rapat penanggulangan bencana tsunami Selat Sunda di VVIP Room Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu (23/12/2018) siang.

Pemerintah juga telah mengerahkan tim dari Kementerian Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu warga sekitar yang terdampak bencana tsunami.

"Kalau dari sisi peralatan, Kementerian PUPR sudah siap memperbaiki kalau ada jalan rusak, jembatan rusak. Dari Kemensos kalau (soal) makanan dan BNPB pasti juga sudah di sana," tambah Wapres.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto usai melakukan pantauan udara, mengatakan, sepanjang kawasan dari Anyer menuju ke Pantai Carita tidak ditemukan kerusakan jalan akibat bencana.

"Menurut pemantauan dari pesawat udara, sepanjang jalan dari Anyer menuju ke Selatan - Pantai Carita, Labuan sampai dengan Tanjung Lesung - infrastruktur jalan semuanya bagus. Tidak ada yang retak, tidak ada yang terputus jembatan," kata Panglima usai melaporkan kondisi terkini wilayah terdampak tsunami Selat Sunda kepada Wapres JK.

Panglima menjelaskan wilayah yang terdampak paling parah akibat tsunami Selat Sunda adalah Anyer dan Tanjung Lesung. Di dua daerah tersebut terlihat banyak pohon roboh dan kondisi sekitar pantai datar akibat tersapu gelombang ombak.

"Menurut perkiraan, sekitar 200 - 500 meter dari bibir pantai, pohon itu posisi agak roboh. Nampak sekali ketika di Tanjung Lesung, suasananya datar, ada hotel dari situ kelihatan sekali kerusakan, terutama hotel-hotel dan tempat wisata," ujar Panglima.

baca juga

Sementara itu, Wapres batal melakukan peninjauan ke lokasi terdampak bencana karena cuaca buruk sehingga helikopter tidak dapat melakukan pendaratan di lokasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesaksian Korban Tsunami Selat Sunda: Air Naik dengan Cepat

Kesaksian Korban Tsunami Selat Sunda: Air Naik dengan Cepat

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 15:26 WIB

Herman Gitaris Seventeen Ditemukan Meninggal Dunia

Herman Gitaris Seventeen Ditemukan Meninggal Dunia

Entertainment | Minggu, 23 Desember 2018 | 15:22 WIB

Tsunami Selat Sunda, Promosi Wisata di Kawasan Terdampak Bencana Dihentikan

Tsunami Selat Sunda, Promosi Wisata di Kawasan Terdampak Bencana Dihentikan

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 15:13 WIB

Ini Penjelasan Ilmiah Longsor Bawah Laut, Penyebab Tsunami Banten

Ini Penjelasan Ilmiah Longsor Bawah Laut, Penyebab Tsunami Banten

Tekno | Minggu, 23 Desember 2018 | 15:12 WIB

Wapres JK: Tsunami Selat Sunda Tak Biasa, Terjadi Tanpa Gempa

Wapres JK: Tsunami Selat Sunda Tak Biasa, Terjadi Tanpa Gempa

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 15:05 WIB

Terkini

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:12 WIB

7 Tips Memilih Mesin Cuci yang Tepat agar Awet dan Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

7 Tips Memilih Mesin Cuci yang Tepat agar Awet dan Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:07 WIB

4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!

4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi

Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu

Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya

Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?

Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres

Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung

Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:59 WIB

×