Pasca Tsunami Selat Sunda, BNPB Pastikan Ancol dan Jakarta Aman

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 25 Desember 2018 | 16:37 WIB
Pasca Tsunami Selat Sunda, BNPB Pastikan Ancol dan Jakarta Aman
Foto udara kerusakan akibat tsunami Selat Sunda di wilayah pesisir Pandeglang, Banten, Minggu (23/12). [ANTARA FOTO/HO-Susi Air]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan wilayah pesisir utara Jakarta atau Ancol aman, pasca tsunami Selat Sunda menerjang pesisir Lampung Selatan, Pandeglang, dan Kabupaten Serang. Sehingga larangan untuk mendekati wilayah pantai tidak berlaku di pesisir utara Jakarta.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, mengacu hasil rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), imbauan untuk tidak mendekati wilayah pantai selama Gunung Anak Krakatau masih meletus hanya berlaku di sepanjang pesisir Selat Sunda. Sehingga imbauan ini tidak berlaku untuk pesisir utara Jakarta.

"Pengaruh ke daerah lain nggak ada, pengaruh hanya di sekitar Selat Sunda saja. Jakarta dan Ancol aman dari sini (tsunami Selat Sunda). Masyarakat Jakarta aman dalam beraktivitas," kata Sutopo dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018).

Meskipun wilayah pesisir utara Jakarta dinyatakan aman dari pengaruh pasca tsunami Selat Sunda, Sutopo mengimbau agar warga tetap waspada. Sebab, wilayah pesisir utara Jakarta akan mengalami pengaruh dari perubahan cuaca yang terjadi.

"Pantai lain kena pengaruh bukan karena Selat Sunda tapi karena cuaca," imbuh Sutopo.

Sebelumnya BMKG mengeluarkan imbauan bagi warga yang tinggal di kawasan Selat Sunda agar menjauhi wilayah pantai selama pemicu tsunami yang diduga dari letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) masih berlangsung.

"Untuk warga di sekitar Selat Sunda diimbau jangan berada di laut dan jauhi pantai, karena pemicunya masih diduga," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Minggu (23/12/2018).

Imbauan serupa juga telah dikeluarkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Merujuk data BMKG, pria yang kerap disapa JK itu meminta agar warga menjauhi pantai pasca terjadinya tsunami di Selat Sunda untuk mengantisipasi adanya tsunami susulan.

"Memang BMKG memprediksi masih ada lagi seperti ini. Artinya diserukan penduduk untuk meninggalkan daerah pantai untuk sementara, harus lebih jauh, ke bukit. Jangan di pantai," ungkap JK.

baca juga

Diketahui, tsunami setinggi 2 meter menerjang pesisir Lampung Selatan, Pandeglang dan Kabupaten Serang pada Sabtu (22/12/2018) malam. Air laut yang menyapu bersih daratan itu disebabkan longsoran Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan data BNPB per Selasa (25/12/2018) pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 429 orang meninggal dunia, 1.485 orang mengalami luka-luka, 154 orang dinyatakan hilang dan 16.082 orang mengungsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akses Terputus karena Tsunami, Warga di Enam Desa Ini Belum Dievakuasi

Akses Terputus karena Tsunami, Warga di Enam Desa Ini Belum Dievakuasi

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 16:13 WIB

Imbas Tsunami Selat Sunda, Destinasi Wisata Ragunan Membludak

Imbas Tsunami Selat Sunda, Destinasi Wisata Ragunan Membludak

Lifestyle | Selasa, 25 Desember 2018 | 15:35 WIB

BNPB: Tinggi Gelombang Tsunami di Tanjung Lesung Lebih dari 5 Meter

BNPB: Tinggi Gelombang Tsunami di Tanjung Lesung Lebih dari 5 Meter

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 15:28 WIB

Lemari Pendingin Tiba, Masalah Pembusukan Jenazah Korban Tsunami Tertangani

Lemari Pendingin Tiba, Masalah Pembusukan Jenazah Korban Tsunami Tertangani

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 15:19 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×