Dianggap Tak Islami, FPI Razia dan Potong Celana Jins Perempuan di Aceh

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 25 Desember 2018 | 16:24 WIB
Dianggap Tak Islami, FPI Razia dan Potong Celana Jins Perempuan di Aceh
Laskar FPI Nagan Raya memotong bagian ujung celana ABG yang diduga memakai busana ketat dan tak Islami, saat melakukan razia busana ketat di kawasan Pantai Wisata Seunagan, Kecamatan Kuala Pesisir, Sabtu (22/12/18) sore.[Antara Aceh]

Suara.com - Laskar FPI diprotes, karena melakukan razia perempuan-perempuan yang kedapatan memakai celana jins di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Mereka menghentikan perempuan yang memakai celana jins dan memotong ujung celana karena dianggap terlampau ketat.

Dalam aksi yang tak sesuai aturan hukum tersebut, orang-orang FPI menghentikan tiga perempuan ABG dan memotong ujung celana mereka di kawasan Pantai wisata Seunagan, Kecamatan Kuala Pesisir, Sabtu (22/12) akhir pekan lalu.

Aksi ini terjadi ketika berlangsungnya razia busana tak Islami yang dilancarkan oleh organisasi tersebut. Mereka menyasar sejumlah kafe yang ditenggarai digunakan sebagai tempat berdua-duaan dan melanggar syariat Islam.

"Saya tidak pernah menginstruksikan anggota untuk memotong ujung celana ABG yang memakai celana ketat, itu inisiatif mereka sendiri," kata Wakil Ketua FPI Kabupaten Nagan Raya Bidang Hisbah, Teuku Armansyah SPd I, seperti diberitakan Antara, Selasa (25/12/2018).

Ia menjelaskan, bagian yang dipotong oleh laskarnya tersebut merupakan bagian ujung celana saja, dan tidak secara keseluruhan.

Armansyah menduga, aksi pemotongan tersebut dilakukan agar ke depan seluruh warga muslim di Nagan Raya dapat memakai busana yang diklaimnya Islami, dan tidak ketat saat berada di luar rumah atau di lokasi publik.

Teuku Armansyah menambahkan, razia busana ketat yang dilakukan oleh FPI Nagan Raya sepanjang Sabtu sore, dimaksudkan untuk menindaklanjuti seruan bersama pemerintah daerah, agar tidak merayakan perayaan tahun baru masehi.

"Intinya pemotongan ujung celana ketat oleh laskar itu inisiatif mereka sendiri, hal ini dimaksudkan agar ke depan celana ketat tak lagi digunakan, karena hal ini melanggar syariat Islam. Apalagi selama ini, kami sering melakukan sosialiasi agar warga muslim memakai busana yang sopan dan menutup aurat saat berada di luat rumah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indahnya Damai Natal di Provinsi Pengguna Hukum Syariat Islam

Indahnya Damai Natal di Provinsi Pengguna Hukum Syariat Islam

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 13:49 WIB

Gempa 4,5 SR Guncang Pidie Aceh

Gempa 4,5 SR Guncang Pidie Aceh

News | Senin, 24 Desember 2018 | 08:53 WIB

Nikahi Siswi SMA Tanpa Wali, Mantan Ketua FPI Nyaris Diamuk Warga

Nikahi Siswi SMA Tanpa Wali, Mantan Ketua FPI Nyaris Diamuk Warga

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 08:45 WIB

Terkini

Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih

Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:33 WIB

Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos

Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:31 WIB

Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'

Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:03 WIB

Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam

Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:02 WIB

Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor

Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor

News | Senin, 18 Mei 2026 | 09:39 WIB

Drone Hantam Pembangkit Nuklir UEA, Trump Ancam Iran: Waktu Kalian Hampir Habis

Drone Hantam Pembangkit Nuklir UEA, Trump Ancam Iran: Waktu Kalian Hampir Habis

News | Senin, 18 Mei 2026 | 09:35 WIB

Kronologis Dua Pesawat Tempur Amerika Serikat Tabrakan di Udara

Kronologis Dua Pesawat Tempur Amerika Serikat Tabrakan di Udara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 09:27 WIB

Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!

Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 09:14 WIB

Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi

Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:47 WIB

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB