Bujuk Bawahan Tak Bunuh Diri, Pejabat BPJS Bantah Ada Hubungan Spesial

Minggu, 30 Desember 2018 | 17:50 WIB
Bujuk Bawahan Tak Bunuh Diri, Pejabat BPJS Bantah Ada Hubungan Spesial
Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Syafri Adnan Baharuddin ditemani Kuasa Hukumnya Memet Adiwinata dan Anggota Dewan Pengawas BPJS Poempida Hidayatulloh memberi keterangan pers terkait tudingan pelecehan dan pemerkosaan yang dilakukannya kepada asisten ahli berinisial A di Hotel Hermitage, Jakarta, Minggu (30/12). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Syafri Adnan Baharuddin mengakui sempat mendatangi kediaman RA, perempuan yang mengaku diperkosanya. Syafri membantah ada hubungan spesial dengan bawahannya itu.

Syafri mengatakan kedatangannya saat itu untuk mencegah RA melakukan percobaan bunuh diri. Namun ia mengklaim tidak mengetahui alasan RA hendak melakukan percobaan bunuh diri. Ia datang karena diminta oleh kedua orang tua RA.

"Pas saya lagi di luar kota, orang tuanya telepon saya 'Pak Syafri anak saya mau bunuh diri tolonglah diberi nasihat'. Begitu saya turun dari pesawat, saya ke rumahnya. Saya sebagai atasan membantu," kata Syafri dalam konferensi pers di Hotel Hermitage, Jakarta Pusat, Minggu (30/12/2018).

Sesampainya di rumah RA, Syafri memberikan nasihat agar RA mengurungkan niatnya untuk bunuh diri hingga akhirnya percobaan bunuh diri berhasil digagalkan. Meski demikian, Syafri membantah bahwa kedatangannya lantaran memiliki hubungan spesial.

Syafri pun menegaskan dirinya bukan penyebab RA melakukan bunuh diri. Justru, Syafri menuding penyebab RA hendak bunuh diri lantaran RA memiliki banyak kekasih pria.

"InsyaAllah percobaan bunuh diri itu bukan kaitannya dengan saya. Saya menduga ada masalah dengan teman lelakinya. Dia punya pasangan tetap, terlalu banyak lah ada pasangan tetap 1, 2, 3," ungkap Syafri.

Meski demikian, pernyataan Syafri berbanding terbalik dengan pernyataan anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan lainnya yakni Poempida Hidayatulloh. Poempida yang turut hadir dalam konferensi pers mengatakan, bawahannya yang juga teman dekat RA menjadi sosok yang menolong RA agar tidak melakukan bunuh diri.

"RA mau bunuh diri kirim pesan gambar obat-obatan yang akan diminumnya. Konon kabarnya gitu, anak buah saya yang cerita ke saya, dia yang menyelamatkan RA dua kali mau bunuh diri," ungkap Poempida.

Untuk diketahui, RA sebelumnya mengaku diperkosa atasannya SAB sebanyak empat kali di lokasi yang berbeda dalam rangka perjalanan dinas. Tidak memiliki kekuatan untuk memberontak, RA sempat berupaya untuk mengakhiri hidupnya pada 2 November 2018.

Baca Juga: Polres Metro Bekasi Tangkap Empat Distributor Ganja, Satu Masih DPO

"Saya betul-betul merasa putus asa dan mencoba melakukan percobaan bunuh diri. Saya ingin mereka yang menzalimi saya tahu, bahwa saya mengakhiri hidup saya karena apa yang mereka lakukan," ujar RA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI