Tahun Baru di Bandung, Ada Pengalihan Arus di Tol Pasteur

Pebriansyah Ariefana

Senin, 31 Desember 2018 | 12:42 WIB
Tahun Baru di Bandung, Ada Pengalihan Arus di Tol Pasteur
Gerbang Tol (GT) Pasteur di Bandung, Jawa Barat. [Dok Jasa Marga]

Suara.com - Polrestabes Bandung akan menyiapkan skema pengalihan arus di gerbang Tol Pasteur. Itu dilakukan apabila terjadi antrean panjang kendaraan yang masuk ke Kota Bandung, Jabar jelang malam tahun baru.

Polisi melalui patroli jalan raya (PJR) akan berkoordinasi dengan pihak tol terkait kemungkinan pengalihan arus apabila antrean di dalam tol sudah padat. Apalagi Pasteur sering menjadi titik kemacetan.

"Khususnya akan keluar ke arah Bandung, kami lakukan penyekatan di dalam tol dan diarahkan ke gerbang tol lainnya seperti Pasirkoja, Buah Batu, dan lain-lain supaya rata keluarnya engga ada antrean di satu titik," ujar Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Agung Reza, Senin (31/12/2018).

Pada malam tahun baru, biasanya kepadatan disebabkan karena ada titik kumpul di atas flyover yang akhirnya berimbas ke Pasteur maupun Dago. Pasalnya, warga sering berkumpul di tugu flyover Pasopati.

"Kalau mulai dari Pasteur sampai di Gasibu enggak terlalu ramai. Biasanya masyarakat kumpul di flyover itu pas tugu," kata AKBP Agung.

Untuk mengurai itu, petugas juga telah menyiapkan dua peleton tim untuk menghalau massa agar tidak berkumpul di atas jembatan layang. Polisi pun akan dibantu Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan TNI, untuk mobilisasi massa dari ujung lflyover arah timur ke barat maupun sebaliknya.

"Makanya lakukan pagar betis untuk penghalauan sehingga tidak ada kendaraan berhenti di atas flyover," kata dia.

Selain jembatan layang Pasopati, Polisi juga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di area-area yang menjadi simpul kemacetan pada malam tahun baru.

AKBP Agung mengatakan rekayasa lalu lintas kendaraan antara lain akan dilakukan di area-area yang biasa menjadi pusat kumpul warga pada malam pergantian tahun seperti di Dago, Gasibu, Alun-alun Asia Afrika, Alun-alun Ujungberung, dan Flyover Pasopati.

baca juga

"Pengalihan arus yang dilakukan pertama di depan Gedung Sate, dari arah Jalan Supratman kita alihkan ke arah Sentot, dari arah Dukomsel kita alihkan ke Cilamaya. Termasuk Asia Afrika akan lakukan penutupan saat kondisi masyarakat membludak di badan jalan," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Rekayasa Lalu Lintas di Malam Tahun Baru 2019 di Jakarta

Ini Dia Rekayasa Lalu Lintas di Malam Tahun Baru 2019 di Jakarta

News | Senin, 31 Desember 2018 | 12:22 WIB

Banyak Acara Tahun Baru di Jakarta, Anies Minta Warganya Tertib

Banyak Acara Tahun Baru di Jakarta, Anies Minta Warganya Tertib

News | Senin, 31 Desember 2018 | 12:17 WIB

Takut Tsunami, Banyak Wisatawan Batalkan Tahun Baruan di Pulau Seribu

Takut Tsunami, Banyak Wisatawan Batalkan Tahun Baruan di Pulau Seribu

News | Senin, 31 Desember 2018 | 12:13 WIB

Anies:  Car Free Night Tahun Baru di Jakarta Menggerakan Perekonomian Warga

Anies: Car Free Night Tahun Baru di Jakarta Menggerakan Perekonomian Warga

News | Senin, 31 Desember 2018 | 11:43 WIB

Tahun Baru 2019, Samsat DKI Buka Pelayanan Penuh Sampai Pukul 21.00 WIB

Tahun Baru 2019, Samsat DKI Buka Pelayanan Penuh Sampai Pukul 21.00 WIB

News | Senin, 31 Desember 2018 | 11:40 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×