Kedok Galang Dana Korban Tsunami, Marak Posko Bodong di Pandeglang

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 01 Januari 2019 | 14:46 WIB
Kedok Galang Dana Korban Tsunami, Marak Posko Bodong di Pandeglang
Perahu nelayan di Pandeglang, Banten, yang ikut diterjang tsunami Selat Sunda. [Sonny Tumbeleka/AFP]

Suara.com - Polisi sedang menyelidiki soal dugaan penipuan berkedok pembangunan posko korban tsunami di Banten. Posko bodong itu diduga sengaja dibangun di sejumlah wilayah di Pandeglang, Banten oleh warga yang tak terkena dampak tsunami.

Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono menyampaikan, penyelidikan ini dilakukan setelah polisi menerima aduan dari masyarakat terkait adanya praktik penipuan bermodus penggalangan dana di posko-posko tersebut.

"Ada informasi atau keluhan dari masyarakat, bahwa ada beberapa orang yang bukan termasuk pengungsi ikut dalam posko pengungsian dan ada juga orang-orang atau oknum warga yang sengaja mendirikan posko kemudian hasil bantuan yang dikumpulkan dari dermawan tidak disalurkan kepada pengungsi. Nah ini yang sedang kami lakukan penyelidikan, untuk mengetahui secara jelas perbuatan itu," kata Indra seperti dikutip Bantennews.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (1/1/2019).

Dalam tahap penyelidikan ini, kata dia, polisi akan mendata seluruh posko korban tsunami yang berada di wilayah hukum Polres Pandeglang. Menurutnya, polisi juga akan menindak warga yang menggalang bantuan di jalan raya.

"Kita akan melakukan penyelidikan dengan cara mendata posko-posko pengungsian agar kita bisa mengetahui kemana bantuan itu disalurkan, selain itu kami juga akan menertibkan warga-warga yang melakukan penggalangan dana di pinggir-pinggir jalan karena penggalangan dana di jalan itu mengganggu lalu lintas. Hal itu berkaitan dengan meningkatkannya volume kendaraan yang masuk ke wilayah pandeglang untuk mendistribusikan bantuan kepada korban terdampak bencana," ujarnya.

Menurutnya, bantuan logistik untuk para pengungsi baik dari donatur maupun pemerintah saat ini sebenarnya sudah cukup banyak bahkan bisa dikatakan lebih.

Hal itu bisa dilihat dengan meningkatnya intensitas kendaraan pengangkut bantuan sembako yang masuk ke sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang, khususnya wilayah yang terdampak Tsunami. Namun masih banyak saja oknum warga yang mengaku-ngaku belum mendapatkan atau tersentuh oleh bantuan.

"Ya kalau dari data distribusi kami, masyarakat saat ini sudah berlebihan mendapatkan bantuan. Karena berdasarkan wawancara yang dilakukan polri dengan beberapa masyarakat dari Labuan hingga Desa Ujung jaya semuanya sudah mendapatkan bantuan. Bahkan mereka sangat berterimakasih telah menerima bantuan," katanya.

Meski begitu, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan terkait hasil penyelidikan yang saat ini ditanganinya. Indra menyebutkan bahwa pihaknya saat ini terus melakukan pencarian fakta-fakta dilapangan apakah perbuatan tersebut masuk dalam tindak pidana atau tidak.

“Nanti kita lihat, apa dia bisa masuk ke tindak pidana kita akan pelajari, apakah itu memungkinkan untuk masuk dalam penggelapan. kita masih cari faktanya,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perahu Hilang Kena Tsunami, Ratusan Nelayan di Banten Kini Menganggur

Perahu Hilang Kena Tsunami, Ratusan Nelayan di Banten Kini Menganggur

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 13:27 WIB

Seharusnya Gratis, Keluarga Korban Tsunami Dipungut Rp 2-3 Juta

Seharusnya Gratis, Keluarga Korban Tsunami Dipungut Rp 2-3 Juta

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 07:59 WIB

Awali 2019, Presiden Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Korban Tsunami di Kalianda

Awali 2019, Presiden Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Korban Tsunami di Kalianda

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 07:38 WIB

Doa untuk Korban Gempa dan Tsunami dari Panggung Utama Perayaan Tahun Baru

Doa untuk Korban Gempa dan Tsunami dari Panggung Utama Perayaan Tahun Baru

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 06:34 WIB

Isi Malam Tahun Baru di Pinggir Laut, Rizal Armada : Bismillah Aja

Isi Malam Tahun Baru di Pinggir Laut, Rizal Armada : Bismillah Aja

Entertainment | Senin, 31 Desember 2018 | 22:05 WIB

Terkini

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB