Respons Balik, Jubir TKN: Kubu Prabowo-Sandiaga Terkesan Politisasi Bencana

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 01 Januari 2019 | 16:20 WIB
Respons Balik, Jubir TKN: Kubu Prabowo-Sandiaga Terkesan Politisasi Bencana
Ilustrasi salah satu bencana alam di Indonesia, tsunami Selat Sunda. [Sonny Tumbeleka/AFP]

Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin, Ace Hasan Syadzily menanggapi soal rencana kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno untuk membentuk Kementerian Khusus Kebencanaan karena menganggap pemerintah saat ini tidak memiliki persiapan penuh untuk penanggulangan bencana alam.

Terkait rencana itu, Ace menyebut Prabowo - Sandiaga hanya menjadikan bencana alam sebagai alat politik untuk meraih simpati masyarakat. Sebab, kata dia, capres petahana Jokowi sudah melakukan langkah konkret untuk menghadapi bencana yang terjadi di Indonesia.

"Sementara, kubu sebelah (Prabowo - Sandiaga) terkesan politisasi bencana. Kami sudah berbuat yang terbaik untuk penanganan bencana, sementara kubu sebelah baru rencana," kata Ace di Jakarta, Selasa (1/1/2019).

Ace juga menyangkal pernyataan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak yang menyebut pemerintahan Presiden Jokowi tak sigap dalam penanganan bencana alam.

Mendengar hal tersebut, Ace menyebut kalau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merupakan salah satu lembaga pemerintah yang khusus menangani bencana.  Menurutnya, BNPB sangat responsif dan memberikan informasi terkini soal bencana alam kepada masyarakat.

"Selama ini, BNPB telah mampu bekerja dengan sigap, cepat, tanggap dan responsif terhadap penanganan bencana seperti yang terjadi di NTB, Palu dan terakhir tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung," ujarnya.

Kata Ace, penanggulangan bencana alam telah diatur dalam Undang-Undang nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Dalam UU tersebut, kata dia, disebutkan tentang adanya suatu badan khusus yang menangani bencana, yaitu BNPB yang berada langsung di bawah Presiden.

"BNPB mengkoordinasikan penanganan bencana dengan Basarnas, Kementerian Sosial, TNI, POLRI, BMKG, Pemerintah Daerah dalam hal ini BPBD, dan para relawan kebencanaan," kata Ace.

Sebelumnya, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebutkan jika apabila terpilih menjadi Presiden periode 2019-2024, tak dipungkiri Prabowo - Sandiaga akan membentuk kementerian yang khusus mengangani bencana.

baca juga

Wacana itu digulirkan, kata Dahnil karena pemerintah saat itu tak becus menangani masalah bencana yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Salah satu bencana yang disoroti kubu Prabowo - Sandiaga, yakni gelombang tsunami di Selat Sunda yang menghancurkan sejumlah pesisir pantai di kawasan Banten dan Lampung Selatan.

"Jadi pada prinsipnya memang kita daerah bencana. Daerah yang rapuh terhadap bencana," kata Dahnil dalam acara bertajuk 'Refleksi Akhir Tahun' di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin (31/12/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut 2019 Banyak Bencana Alam, Peramal Ini Diminta Netizen Kerja di BMKG

Sebut 2019 Banyak Bencana Alam, Peramal Ini Diminta Netizen Kerja di BMKG

Lifestyle | Selasa, 01 Januari 2019 | 08:15 WIB

Contoh Rusia, Prabowo Kalau Menang Pilpres Mau Bikin Kementerian Bencana

Contoh Rusia, Prabowo Kalau Menang Pilpres Mau Bikin Kementerian Bencana

News | Senin, 31 Desember 2018 | 21:27 WIB

Akhir Tahun 2018, Kubu  Prabowo - Sandiaga Curhat soal Serangan Fitnah

Akhir Tahun 2018, Kubu Prabowo - Sandiaga Curhat soal Serangan Fitnah

News | Senin, 31 Desember 2018 | 21:04 WIB

BNPB: Zaman Jokowi 9.957 Bencana Terjadi dan 6.170 Orang Meninggal Dunia

BNPB: Zaman Jokowi 9.957 Bencana Terjadi dan 6.170 Orang Meninggal Dunia

News | Senin, 31 Desember 2018 | 17:23 WIB

Kubu Prabowo Sepakat Moderator Debat Capres - Cawapres Diusulkan dari Media

Kubu Prabowo Sepakat Moderator Debat Capres - Cawapres Diusulkan dari Media

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 15:38 WIB

Terkini

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir

Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:50 WIB

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung

Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot

Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:32 WIB

×