Akhir Pelarian Maling Baterai Tower Telkomsel, Rudi Diberondong Peluru

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 08 Januari 2019 | 15:46 WIB
Akhir Pelarian Maling Baterai Tower Telkomsel, Rudi Diberondong Peluru
Ilustrasi trafik layanan Telkomsel. [Telkomsel]

Suara.com - Maling baterai tower Telkomsel ditembak mati oleh Kepolisian Polres Maros Sulawesi Selatan, Selasa (8/1/2019) sekira pukul 03.00 WITA. Rudi bin Kamaruddin alias Rudi (40) diberondong tembakan polisi.

Rudi sempat buron setelah mencuri baterai tower Telkomsel di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Rudi dan kawannya Rezki Saripuddin alias Puddin (21) dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara usai terkena tembakan saat pengejaran oleh tim gabungan Tim Khusus Polda Sulsel dan Unit Jatanras, Satuan Reserse Kriminal Polres Maros, Selasa (8/1/2019) sekira pukul 03.00 WITA.

Namun Rudi menghembuskan nafas terakhirnya diperjalanan saat menuju rumah sakit. Dia mengalami luka tembak di bagian dada dua kali dan satu peluru bersarang di betis kanan.

Sedangkan rekannya Puddin, yang juga menumpang di kendaraan sama masih dirawat di rumah sakit. Dia mengalami luka tembak di punggung dan paha masing-masing sekali.

Panit Timsus Polda Sulsel Inspektur Polisi Dua Artenius MB mengatakan, Rudi merupakan buronam kasus pencurian baterai tower Telkomsel. Sebelum pengejaran terhadap warga Jalan Baji Minasa, Kecamatan Mariso, Kota Makassar itu, polisi lebih dulu menangkap dua kawanan lainnya.

Mereka merupakan warga Jalan Baji Minasa, Kecamatan Mariso, Kota Makassar masing-masing Zulkifli alias Kifli (21) dan Rahmat Anwar Guntur alias Nua (25) .

"Beradasarkan penyelidikan yang dilakukan bersama Jatanras Polres Maros, kami berhasil menangkap dua tersangka yakni laki-laki Kifli dan Nua. Lalu mereka menunjukkan keberadaan tersangka Rudi," jelas Artenius.

Rudi diketahui berada di Kabupaten Maros. Tim gabungan kepolisian lalu menuju lokasi untuk melakukan penangkapan. Namun saat mengetahui kedatangan aparat, dia langsung melarikan diri bersama rekannya Puddin menggunakan mini bus, Avanza berwarna silver.

Aksi kejar-kejaran pun berlangsung hingga Jalan Ir Sutami, tepi tol Kota Makassar. Polisi lalu melepaskan tembakan bertubi-tubi ke kendaraan tersangka lantaran tak mengindahkan peringatan petugas.

Sejumlah tembakan menembus kaca dan kap mobil hingga mengenai penumpang di dalamnya. Kendaraan itu berhenti dan nyaris masuk selokan setelah satu tembakan mengenai ban.

"Rudi tetap saja mengemudikan kendaraan nya dengan kecepatan tinggi, sehingga dilakukan tembakan pada kaca mobil dan ban mobil tersebut. Setelah berhasil dihentikan, kemudian tim segera mengevakuasi kedua tersangka ke rumah sakit," kata Artenius.

Namun sayangnya, Rudi meninggal dunia sebelum tiba din rumah sakit Bhayangkara, Jalan Mappaodang Kota Makassar.

Kontributor : Lirzam Wahid

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Ditembak Mati, Subaidi Perang Komentar di Facebook

Sebelum Ditembak Mati, Subaidi Perang Komentar di Facebook

News | Jum'at, 23 November 2018 | 06:30 WIB

Jadi Buronan BNN, Pemasok Narkoba Ibrahin Hasan Berakhir Tragis

Jadi Buronan BNN, Pemasok Narkoba Ibrahin Hasan Berakhir Tragis

News | Kamis, 08 November 2018 | 13:49 WIB

Ikut Jambret Penumpang Ojol di Cempaka Putih, Begini Peran Udin

Ikut Jambret Penumpang Ojol di Cempaka Putih, Begini Peran Udin

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 12:17 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB