Bukan Sampaikan Visi - Misi, JK: Kampanye Capres Cawapres Baru Pengenalan

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 08 Januari 2019 | 16:01 WIB
Bukan Sampaikan Visi - Misi, JK: Kampanye Capres Cawapres Baru Pengenalan
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) berjalan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/8). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menganggap pasangan Capres dan Cawapres di Pemilu 2019 belum efektif menyampaikan visi - misi dan program kerja di tiga bulan kampanye. JK menyebut tidak ada satu pasangan calon pun yang sejak awal melakukan sosialisasi terkait visi - misi dan program kerja ke masyarakat.

JK menilai kampanye kedua pasangan calon sejak September 2018 hanya saling membalas hal yang tidak substantif.

"Visi misi itu mestinya sejak awal disampaikan supaya orang (pasangan calon) debatnya pada visi-misi itu. Karena tidak ada bahan yang bisa dikritik, maka yang dikritik akhirnya perilaku, apalah itu, kejadian sehari-hari," kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Selasa (8/1/2019).

Menurutnya, selama masa kampanye tiga bulan terakhir peserta Pilpres 2019 lebih banyak melakukan pengenalan citra diri kepada masyarakat.

"(Kampanye) sekarang ini baru tahap dikenal lebih jauh, walaupun tentu 'incumbent' Pak Presiden Jokowi itu dikenal tapi yang lain-lainnya kan perlu dikenalkan lebih jauh lagi. Dikenal, disukai, dipilih," jelas JK.

Meski demikian, JK menganggap upaya kampanye citra diri tidak dibarengi dengan menonjolkan kemampuan masing-masing capres dan cawapres agar disukai oleh calon pemilih.

"Nah, kalau sudah dikenal maka harus menonjolkan kemampuan supaya disukai. Jadi kalau tidak ada (kemampuan), semua dibikinkan (oleh tim sukses), bagaimana orang mengatakan 'saya suka dia karena yang bersangkutan pintar?," kata JK.

Untuk diketahui, pelaksanaan kampanye di Pilpres 2019 dimulai sejak 23 September 2018 hingga 13 April 2019. Kampanye dengan metode debat pilpres perdana akan diselenggarakan pada 17 Januari mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya sempat mewacanakan agenda penyampaian visi - misi sebelum debat perdana Pilpres 2019. Namun rencana tersebut dibatalkan oleh KPU karena kedua tim sukses pasangan calaon tidak sepakat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kritik KPU Soal Bocoran Pertanyaan Debat, JK: Berarti yang Menjawab Itu Tim

Kritik KPU Soal Bocoran Pertanyaan Debat, JK: Berarti yang Menjawab Itu Tim

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 15:13 WIB

Mimpi Jusuf Kalla, Produk Indonesia Bisa Seperti Cina Ada Dimana-mana

Mimpi Jusuf Kalla, Produk Indonesia Bisa Seperti Cina Ada Dimana-mana

Bisnis | Selasa, 08 Januari 2019 | 12:03 WIB

Sebut Sudah Kampanye di 1.000 Titik, Sandiaga Catat Kunjungi 102 Pesantren

Sebut Sudah Kampanye di 1.000 Titik, Sandiaga Catat Kunjungi 102 Pesantren

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 11:16 WIB

Sibuk, Kubu Prabowo Tunda Pertemuan dengan SBY Bahas Persiapan Debat

Sibuk, Kubu Prabowo Tunda Pertemuan dengan SBY Bahas Persiapan Debat

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 10:25 WIB

Terkini

Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan

Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

News | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi

Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi

Malang | Senin, 28 September 2026 | 18:06 WIB

Bank Digital Tak Lagi Cuma Soal Transaksi, Jalan Kaki Kini Bisa Jadi Cara Menabung

Bank Digital Tak Lagi Cuma Soal Transaksi, Jalan Kaki Kini Bisa Jadi Cara Menabung

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

Mobil Damkar Hantam 6 Kendaraan Sekaligus di Cakung

Mobil Damkar Hantam 6 Kendaraan Sekaligus di Cakung

Bekaci | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau, Ini Solusinya

Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau, Ini Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat

BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 18:04 WIB

Short Selling BEI Mulai 1 Oktober, Modal Minimal Rp50 Juta

Short Selling BEI Mulai 1 Oktober, Modal Minimal Rp50 Juta

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:03 WIB

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:01 WIB

Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota

Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota

Riau | Senin, 28 September 2026 | 18:00 WIB

×