PSI Tuding Kubu Prabowo Cuci Tangan Soal Tersangka Hoaks Surat Suara

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Rabu, 09 Januari 2019 | 13:21 WIB
PSI Tuding Kubu Prabowo Cuci Tangan Soal Tersangka Hoaks Surat Suara
Politisi PSI, Guntur Romli. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menilai Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno melakukan upaya cuci tangan terhadap terduga pelaku pembuat berita bohong atau hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos.

Menurut Guntur, resmi atau tidak terduga pelaku pembuat hoaks harus diakui sebagai relawan pendukung Prabowo - Sandiaga.

"Mereka kan cuci tangan bilang itu bukan relawan, itu kan kata Gerindra, bagi saya itu upaya cuci tangan dari pihak Gerindra," kata Guntur Romli di Kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).

Menurut dia, meskipun BPN Prabowo-Sandiaga tidak mengakui terduga pelaku penyebar hoaks yang kabarnya merupakan Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo bernama Bagus Bawana Putra, namun menurutnya terlepas resmi atau tidak nyatanya pelaku adalah pendukung Prabowo-Sandiaga.

Untuk itu, Guntur menegaskan kubu Prabowo-Sandiaga tidak lantas cuci tangan dalam kasus hoaks tujuh kontainer surat suara tercobos tersebut.

"Mau resmi atau tidak, tapi itu kan jelas relawan Prabowo dan Sandiaga Uno. Jadi tolong BPN Prabowo dan Sandi itu jangan cuci tangan dari kasus hoaks pendukungnya, mau resmi atau tidak," imbuhnya.

Terkait itu, Guntur juga merasa tidak yakin bilamana BPN Prabowo-Sandiaga akan melaporkan terduga pelaku kepada pihak kepolisian lantaran merasa dirugikan. Pasalnya, dalam kasus hoaks sebelumnya yang melibatkan Ratna Sarumpaet saja, BPN Prabowo-Sandiaga tidak melaporkan ke polisi.

"Saya enggak percaya, ya itu saya enggak percaya kalau mereka akan melaporkan. Kasus Ratna Sarumpaet misalnya mana ada mereka melaporkan Ratna Sarumpaet, kalau mereka memang merasa adalah korban kan seharusnya mereka melaporkan Ratna Sarumpaet juga tapi ternyata kan tidak," kata Guntur.

"Kasus ini ya itu mereka hanya memain-mainkan opini aja. Kemudian saya juga melihat mereka juga mau mengalihkan isu ada kader Gerinda yang tertangkap nyabu di Semarang," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Nama Djoko Susanto di Rekaman 7 Kontainer Surat Suara, Ini Sikap Polisi

Ada Nama Djoko Susanto di Rekaman 7 Kontainer Surat Suara, Ini Sikap Polisi

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 13:11 WIB

Andi Arief akan Polisikan Pengurus PSI, Komisioner KPU dan Somasi KSAU

Andi Arief akan Polisikan Pengurus PSI, Komisioner KPU dan Somasi KSAU

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 08:38 WIB

Berkunjung ke Palu, Prabowo Sindir Elit yang Korupsi Bantuan Bencana

Berkunjung ke Palu, Prabowo Sindir Elit yang Korupsi Bantuan Bencana

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 06:12 WIB

Tim Prabowo Akan Polisikan Penyebar Hoaks Surat Suara 7 Kontainer

Tim Prabowo Akan Polisikan Penyebar Hoaks Surat Suara 7 Kontainer

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 03:05 WIB

Jokowi - Maruf Amin Janji Tak Bertanya soal SARA ke Prabowo - Sandiaga

Jokowi - Maruf Amin Janji Tak Bertanya soal SARA ke Prabowo - Sandiaga

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 06:25 WIB

Terkini

Akal-akalan Peredaran Tramadol Ilegal di Jatim, Dijual di Marketplace Jadi Sparepart

Akal-akalan Peredaran Tramadol Ilegal di Jatim, Dijual di Marketplace Jadi Sparepart

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:38 WIB

140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini

140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemkab Simalungun

Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemkab Simalungun

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

×