Teror Bom, Detik-detik Menegangkan Saat Tim Gegana Sisir Rumah Ketua KPK

Agung Sandy Lesmana, Walda Marison

Rabu, 09 Januari 2019 | 17:42 WIB
Teror Bom, Detik-detik Menegangkan Saat Tim Gegana Sisir Rumah Ketua KPK
Tim Gegana Polda Metro Jaya menyisir lingkungan di sekitar rumah pribadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Raharjo, di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/1/2019). [dok.polisi]

Suara.com - Melky (60), warga menceritakan situasi saat tim penjinak bom (jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya berdatangan ke rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, blok A9/15, Jatimekar, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat setelah ditemukan sebuah tas mencurigakan yang diduga berisi bom.

Menurutnya, ada sekitar 20 personel polisi saat tiba di rumah Agus sekitar pukul 08.00 WIB. Kedatangan tim Gegana itu pun mengejutkan warga.

"Wah di sini banyak banget polisi, sekitar 20-an. Ada yang pakai baju yang biasa untuk penjinak bom itu," kata Melky saat ditemui wartawan di sekitar rumah Agus, Rabu (9/1/2019).

Melky menyampaikan petugas langsung membentangkan police line di sekitar rumah petinggi lembaga antirasuah itu. Saat dilakukan penyisiran, warga diimbau untuk tidak berada di luar atau di sekitar rumah Agus. Saking paniknya, Melky pun tak jadi untuk mengantar anaknya ke sekolah.

"Kami warga sekitar langsung disuruh masuk. Saya saja yang tadinya mau antar anak sekolah langsung masuk," terangnya.

Dia mengatakan jika hampir selama satu jam, petugas melakukan penyisiran di seluruh ruangan di rumah Agus. Setelah itu, dia mengaku melihat salah satu anggota tim jibom mengangkut sebuah plastik warna putih di rumah tersebut. Selama proses pemeriksaan, polisi berseregam juga berjaga-jaga di lokasi sekitar perumahan warga.

"Kurang lebih satu jam lah mereka ada di sini. Habis itu banyak juga polisi pakai seragam lalulalang di sini," bebernya.

Setelah pemeriksaan selesai, kata dia, police line yang sempat dibentangkan petugas akhirnya diturunkan. Tim Gegana yang melakukan penyisiran akhirnya meninggalkan kediaman Agus.

"Garis polisi diturunkan sekitar pukul 10 pagi," katanya.

baca juga

Hingga kini, terlihat beberapa polisi berpakaian preman memantau wilayah rumah Agus. Petugas juga masih melakukan sterilisasi dengan menutup akses jalan di depan rumah pimpinan KPK itu.

Sebelumnya, Kapolsek Jatiasih Komisaris Ili Anas menyampaikan teror diduga bom itu pertama kali ditemukan ajudan pribadi Agus Rahardjo dan petugas keamanan kompleks perumahan. Benda itu ditemukan menggantung di pagar rumah Agus sekitar pukul 06.30 WIB. Saat dilakukan pemeriksaan, isi tas tersebut tak ditemukan bahan peledak. Polisi hanya menemukab paralon berukuran besar yang terisi paku, kabel, serbuk, dan baterai.

"Setelah itu satpam perumahan melapor kepada kami. Sewaktu dicek, bukan bom, tapi memang ada paralon seperti bom," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rumah Diteror Bom, Tetangga: Musuhnya Pak Agus Banyak

Rumah Diteror Bom, Tetangga: Musuhnya Pak Agus Banyak

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 16:58 WIB

Polisi: Ketua KPK Agus Rahardjo Diteror Bom Palsu

Polisi: Ketua KPK Agus Rahardjo Diteror Bom Palsu

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 16:55 WIB

Rumahnya Diteror Bom, Agus dan Laode Tetap Ngantor ke KPK

Rumahnya Diteror Bom, Agus dan Laode Tetap Ngantor ke KPK

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 16:17 WIB

Minim Pengamanan, Kompleks di Rumah Ketua KPK Sering Disantroni Maling

Minim Pengamanan, Kompleks di Rumah Ketua KPK Sering Disantroni Maling

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 15:57 WIB

Polisi Masih Ragu Jenis Bom di Rumah 2 Pimpinan KPK

Polisi Masih Ragu Jenis Bom di Rumah 2 Pimpinan KPK

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 15:42 WIB

Terkini

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×