Moeldoko Sebut Markas BPN di Solo Ganggu, Tim Prabowo: Kenapa Diributin?

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 14 Januari 2019 | 17:28 WIB
Moeldoko Sebut Markas BPN di Solo Ganggu, Tim Prabowo: Kenapa Diributin?
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, Moeldoko. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dradjad Wibowo mengingatkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko untuk tetap menghargai Ketua BPN Prabowo - Sandiaga, Djoko Santoso. Hal itu berkaitan dengan ucapan Moeldoko yang menyebut kalau kantor BPN yang dekat dengan kediaman Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengganggu kediaman.

Dradjad melihat sosok Djoko masih jauh senior dari Moeldoko. Djoko menjadi Panglima TNI periode 2007-2010 tepat saat pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sedangkan Moeldoko baru menjabat sebagai Panglima TNI periode 2013-2015 di bawah pemerintahan SBY dan Jokowi. Menurutnya sesama purnawirawan memiliki 'tata krama' yang biasa dilakukan.

"Tolong juga diingat, biar bagaimana pun pak Djoksan ini kan senior jauhnya pak Moel. Biasanya purnawirawan itu ada unggah-ungguhnya sesama mereka, terlepas dari posisi politiknya," kata Dradjad kepada Suara.com, Senin (14/1/2018).

Di luar itu, Dradjad menjelaskan kalau BPN tidak terlalu pusing dengan ucapan Moeldoko yang menilai kantor BPN di dekat kediaman Jokowi mengganggu pemandangan.

Dradjad menegaskan kalau kantor BPN itu berdiri di tanah yang tidak bermasalah dan mengganggu masyarakat. Oleh sebabnya dirinya masih heran dengan banyak nada-nada miring atas berdirinya kantor BPN di dekat kediaman Jokowi.

"Mau dibilang apapun juga, ya biarin saja. Toh dalam pendirian kantor BPN tersebut tidak ada hukum yang dilanggar. Selain itu, tidak ada tanah atau hak orang lain yang diserobot. Tidak ada rakyat yang digusur. Kenapa diributin?" pungkasnya.

Untuk diketahui, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin, Moeldoko mengaku tak takut dengan markas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yang terletak di Solo.

Markas BPN Prabowo - Sandiaga tersebut terletak di Sumber Solo, Surakarta, Jawa Tengah rencananya akan diresmikan, Jumat (11/1/2019) kemarin. Diketahui, posko pemenangan Prabowo - Sandiaga itu hanya berjarak kurang lebih 300 meter dari kediaman capres petahana Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Ya di Solo itu ya. Nggak takut," ujar Moeldoko, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (11/1/2019)

Namun Kepala Staf Presiden itu melemparkan candaan bahwa lokasi markas BPN Prabowo Sandiaga mengganggu pemandangan.

"Cuma ganggu pemandangan saja," kata Moeldoko seraya tersenyum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi - Maruf Amin Resmi Terima Tantangan Tes Baca Al Quran dari Dai Aceh

Jokowi - Maruf Amin Resmi Terima Tantangan Tes Baca Al Quran dari Dai Aceh

News | Senin, 14 Januari 2019 | 17:04 WIB

Haris Azhar: Sosok Pelanggar HAM Ada di Kubu Jokowi dan Prabowo

Haris Azhar: Sosok Pelanggar HAM Ada di Kubu Jokowi dan Prabowo

News | Senin, 14 Januari 2019 | 16:06 WIB

TGB: Kekalahan Jokowi di NTB dari Prabowo di 2014, Kekalahan Terbesar

TGB: Kekalahan Jokowi di NTB dari Prabowo di 2014, Kekalahan Terbesar

News | Senin, 14 Januari 2019 | 15:48 WIB

Tim Prabowo Tuding Harga Tiket Pesawat Turun Pencitraan Pemerintahan Jokowi

Tim Prabowo Tuding Harga Tiket Pesawat Turun Pencitraan Pemerintahan Jokowi

News | Senin, 14 Januari 2019 | 15:38 WIB

Pimpin Ratas Kesiagaan Bencana, Jokowi Ingatkan Kepala BNPB

Pimpin Ratas Kesiagaan Bencana, Jokowi Ingatkan Kepala BNPB

News | Senin, 14 Januari 2019 | 15:36 WIB

Terkini

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB