Menolak Rujuk, Hasnatul dan 2 Anaknya Dibunuh Mantan Suami Ketiga

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 15 Januari 2019 | 08:15 WIB
Menolak Rujuk, Hasnatul dan 2 Anaknya Dibunuh Mantan Suami Ketiga
Ilustrasi pembunuhan (shutterstock)

Suara.com - Petugas penyidik Polres Rejang Lebong, Bengkulu, menjerat pasal berlapis kepada Jumhari Muslim (33) tersangka pelaku pembunuhan sekeluarga di daerah itu, pada Sabtu (12/1/2019) lalu.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika, melalui Kabag Ops Polres Rejang Lebong AKP Ariansyah didampingi Kasat Reskrim AKP Jeri Antonius Nainggolan, Senin (14/1/2019) sore, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Rejang Lebong mengatakan, tersangka dijerat dengan tiga pasal dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara dan atau seumur hidup bahkan hukuman mati.

"Tersangka pelaku ini dijerat pelanggaran Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 tentang pembunuhan dan Pasal 365, tentang pencurian dengan kekerasan. Sedangkan untuk pelanggaran undang-undang perlindungan anak saat ini masih dikembangkan," katanya seperti diwartakan Antara.

Berdasarkan pengakuan tersangka kepada petugas penyidik, aksi pembunuhan itu dilakukan tersangka pada Senin dini hari (12/1/2019) dengan menggunakan balok semacam alu, yang digunakan memukul kepala korban Hasnatul, dan kemudian menusuknya dengan pisau dapur yang ada di rumah korban.

Sedangkan kedua anak korban dihabisi dengan cara dijerat dengan kabel carger laptop dan kabel sambungan listrik, kemudian dipukul dengan kayu reng atau balok persegi empat ukuran kecil sepanjang satu meter.

"Korban Melan dan Chyka ini berdasarkan pengakuan tersangka, dibunuh lantaran melihat ibunya dibunuh tersangka dengan menjerat lehernya dengan kabel carger laptop dan kabel sambungan listrik serta dipukul dengan kayu balok," tambah dia.

Sejauh ini motif pembunuhan yang dilakukan suami ketiga almarhum Hasnatul Laili tersebut, dilatar belakangi dendam. Upaya rujuk setelah bercerai dua bulan lalu dengan korban tidak berhasil, karena korban menolak kembali dengan tersangka.

Tersangka sendiri tinggal satu kelurahan dengan korban, yang pada malam kejadian sengaja mendatangi rumah korban dan menunggu disamping rumah bagian belakang.

Saat menjelang subuh korban Hasnatul ke luar rumah langsung dipukul dengan alu dan diseret ke dalam rumah, kemudian aksi ini dipergoki anak korban sehingga anak-anak korban juga turut dibunuh.

Dalam kasus pembunuhan ibu beserta dua anaknya itu petugas selain mengamankan tersangka pelaku juga sejumlah barang bukti dua buah kayu berbentuk alu dan balok persegi empat (reng), pisau dapur berkarat, dua buah topi, baik yang dipakai saat pembunuhan dan satu lagi saat melarikan diri, gelang emas, tiga buah cincin, uang Rp520.000, STNK mobil korban, SIM pelaku, HP android, dan tas selempang.

Tersangka ini ditangkap petugas Polres Bengkulu Selatan pada Senin pagi sekitar pukul 05.00 WIB saat berada di wilayah itu dan berupaya kabur ke Krui, Lampung.

Tersangka kemudian digelandang ke Mapolda Bengkulu dan pada sore harinya dibawa penyidik ke Mapolres Rejang Lebong guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

Kasus pembunuhan satu keluarga yang dialami Hasnatul Laili alias Lili (35) yang kesehariannya berprofesi sebagai pedagang pisang, dan dua anaknya Melan Miranda (16), pelajar kelas X Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Curup dan Chyka Ramadani (10) yang baru duduk di kelas III SD, yang tinggal di RT 08, Simpang Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, terjadi pada Sabtu (12/1) lalu.

Ketiganya ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 16.30 WIB, dan baru diketahui setelah keluarga korban mendobrak rumah kediamannya karena seharian tidak terlihat keluar rumah baik untuk sekolah maupun berdagang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wali Kota Bogor Ungkap Perkembangan Kasus Pembunuhan Siswi SMK

Wali Kota Bogor Ungkap Perkembangan Kasus Pembunuhan Siswi SMK

News | Sabtu, 12 Januari 2019 | 06:08 WIB

Polisi Temukan Fakta Baru Saat Reka Ulang Pembunuhan Wanita di Apartemen

Polisi Temukan Fakta Baru Saat Reka Ulang Pembunuhan Wanita di Apartemen

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 05:54 WIB

Pembunuh Nurhayati di Green Pramuka City Disebut Miliki Masalah Utang

Pembunuh Nurhayati di Green Pramuka City Disebut Miliki Masalah Utang

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 05:40 WIB

Isak Tangis Ibunda Peluk Foto Adriana Yubelia Noven ke Pemakaman

Isak Tangis Ibunda Peluk Foto Adriana Yubelia Noven ke Pemakaman

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 17:06 WIB

Hasyim Tembak Devi saat Bugil dan Nungging karena Ingin Nikahi Lelaki Lain

Hasyim Tembak Devi saat Bugil dan Nungging karena Ingin Nikahi Lelaki Lain

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 13:25 WIB

Terkini

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:26 WIB

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:17 WIB

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:59 WIB

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:55 WIB

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:44 WIB

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:31 WIB

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah

AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:22 WIB

KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan

KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:17 WIB