Politikus Gerindra Tak Yakin Mendagri Terlibat Perizinan Proyek Meikarta

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Selasa, 15 Januari 2019 | 16:33 WIB
Politikus Gerindra Tak Yakin Mendagri Terlibat Perizinan Proyek Meikarta
Mendagri Tjahjo Kumolo mendatangi gedung KPK, Jumat (9/11/2018) pagi. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria yakin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tidak terlibat dalam kasus suap perizinan proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Riza mengaku mengenal Tjahjo sebagai pejabat yang memahami pentingnya sebuah integritas.

"Sejauh ini saya pribadi meyakini Mas Tjahjo tidak terlibat dalam kasus-kasus korupsi. Setau pengetahuan saya selama saya di Komisi II sebagai mitra kerja," tutur Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini menilai selama Tjahjo menjadi Mendagri di pemerintahan Jokowi - JK memiliki peran yang sangat penting sebagai teladan bagi pejabat-pejabat daerah maupun pusat.

Untuk itu, Riza berharap kabar dugaan keterlibatan Tjahjo dalam proyek perizinan Meikarta sebagaimana yang di sampaikan Bupati Non Aktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin itu tidak benar.

"Mudah-mudahan apa yang disampaikan itu tidak betul ya. Persisnya seperti apa, saya tentu sebagai Wakil Ketua Komisi II berharap bahwa tidak akan ada masalah. Karena Mendagri itu menteri yang utama, menteri yang sentral yang menjadi teladan, contoh, bagi seluruh pejabat," imbuhnya.

Meski demikian, Riza meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak tebang pilih dalam mengungkap kasus suap perizinan proyek Meikarta. Selain itu, Riza juga meminta KPK tidak lantas menarik-narik orang yang tidak terlibat untuk masuk kedalam pusaran korupsi proyek Meikarta.

"KPK harus bisa menyelesaikan tugasnya. Harus betul-betul tidak tebang pilih ya, tidak ada yang disembunyikan dan juga jangan menarik-narik orang yang tidak terlibat," pungkasnya.

Pada persidangan dugaan suap proyek Meikarta, Senin (14/1/2019) kemarin, nama Mendagri Tjahjo Kumolo sempat disebut Neneng dalam persidangan. Tjahjo disebut telah meminta Neneng untuk membantu perizinan proyek Meikarta.

"Saat itu (dipanggil ke Jakarta), Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menelepon Pak Soemarsono, berbicara sebentar, kemudian telepon Pak Soemarsono diberikan kepada saya, dan Tjahjo Kumolo bilang kepada saya, tolong perizinan Meikarta dibantu," ungkap Neneng.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pak Tjahjo Kumolo, Kapan Anda Mundur?

Pak Tjahjo Kumolo, Kapan Anda Mundur?

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 12:07 WIB

Terjerat Kasus Suap, Wali Kota Cilegon Iman Aryadi Resmi Diberhentikan

Terjerat Kasus Suap, Wali Kota Cilegon Iman Aryadi Resmi Diberhentikan

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 11:06 WIB

Namanya Disebut di Persidangan, Mendagri Terseret Kasus Suap Meikarta?

Namanya Disebut di Persidangan, Mendagri Terseret Kasus Suap Meikarta?

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 08:54 WIB

Mendagri Minta Muluskan Proyek Meikarta, KPK Telisik Faktanya

Mendagri Minta Muluskan Proyek Meikarta, KPK Telisik Faktanya

News | Senin, 14 Januari 2019 | 22:06 WIB

Terkini

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

×