Minta ITF di TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Akan Kirim Surat ke Anies

Dwi Bowo Raharjo | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 15 Januari 2019 | 17:33 WIB
Minta ITF di TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Akan Kirim Surat ke Anies
Sejumlah pemulung memilah sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Bekasi, Jawa Barat, Senin (22 /10). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Pemerintah Kota Bekasi meminta dibangunkan tempat pengelolaan sampah modern atau Intermediate Treatment Facility (ITF) di TPST Bantargebang. Surat resmi permohonan permintaan pembangunan ITF itu akan dikirimkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi ke Pemprov DKI Jakarta pada Februari 2019 mendatang.

Jumhana mengatakan, pihaknya telah menyampaikan secara langsung kepada Anies perihal permohonan pembangunan ITF di Bantargebang. ITF dianggap menjadi salah satu solusi untuk mengurangi volume sampah di Bantargebang yang didominasi oleh sampah asal Jakarta.

"Sudah tadi Pak Wali bilang langsung ke gubernur ya berharap agar dibangun ITF disini. Kita insyaallah Maret atau Februari sudah menyampaikan secara resmi," kata Jumhana saat ditemui di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/1/2019).

Saat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan secara langsung permohonan tersebut kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Jumhana menyebut Anies akan melakukan kajian terlebih dahulu. Besar harapan Pemkot Bekasi ITF bisa dibangun di Bantargebang.

"Ya tadi beliau (Anies) bilang akan kita kaji. Setidaknya ITF dapat mengatasi lingkungan disini sehingga sampahnya habis," ungkap Jumhana.

Jumhana menjelaskan, tumpukan sampah yang ada di TPST Bantargebang didominasi oleh sampah-sampah yang berasal dari DKI. Tak kurang dari 7.400 ton sampah per hari yang dikirim Jakarta ke Bantargebang.

Sementara, produksi sampah Kota Bekasi hanya mencapai 900 ton saja perharinya. Tidak hanya itu, Pemkot Bekasi dihadapkan dengan masalah pemusnahan sampah yang ada.

"Kalau pembangunan ITF kan menghabiskan sampah yang ada ataupun sampah yang baru. Jadi, Jakarta yang menyediakan, anggarannya kan cukup," ungkap Jumhana.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan untuk membangun ITF di TPST Bantargebang.

"Kan DKI sudah siapkan ITF di Sunter, tadi saya juga ngomong sama gubernur, 'Gub kalau pasang ITF di sini kan berati mengurangi volume sampah'," kata Pepen saat ditemui si TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/1/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Baru Diresmikan, Anies Kecewa Cucian Truk Sampah Bantargebang Tak Maksimal

Baru Diresmikan, Anies Kecewa Cucian Truk Sampah Bantargebang Tak Maksimal

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 15:42 WIB

Tarif MRT Tunggu Keputusan Pemprov DKI

Tarif MRT Tunggu Keputusan Pemprov DKI

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 07:55 WIB

Kadar Limbah Detergen di BKT Marunda 2,5 Kali Melampaui Batas Standar

Kadar Limbah Detergen di BKT Marunda 2,5 Kali Melampaui Batas Standar

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 12:10 WIB

Persiapkan Jadi Tempat Olahraga Air, DKI Bangun IPAL di Waduk Danau Sunter

Persiapkan Jadi Tempat Olahraga Air, DKI Bangun IPAL di Waduk Danau Sunter

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 10:37 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB