Debat Pilpres, Sandiaga Sebut Legislasi Era Jokowi Hambat Investasi

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 17 Januari 2019 | 20:40 WIB
Debat Pilpres, Sandiaga Sebut Legislasi Era Jokowi Hambat Investasi
Debat capres - cawapres sesi pertama. (Suara.com/Muhaimin)

Suara.com - Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menegaskan, mengkritik peraturan perundang-undangan pada era Presiden Jokowi menjadi salah satu persoalan penghambat gerak perkembangan ekonomi.

Hal tersebut diungkapkan keduanya saat debat pertama Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Kamis (17/1/2019).

“Kepastian hukum sangat penting bagi warga, pelaku usaha, dan pemerintahan. Tapi ternyata, banyak perundang-undangan tumpang tindih, baik di pusat maupun daerah. Apa strategi anda?” tanya moderator Ira Koesno kepada Prabowo – Sandiaga.

Menjawab pertanyaan itu, Prabowo mengatakan bakal memberdayakan badan pembinaan hukum nasional serta melibatkan pakar-pakar hukum.

“Semuanya akan dilibatkan untuk melakukan sinkronisasi, penyelarasan sehingga UU di pusat tidak bertabrakan dengan peraturan daerah. Ini pekerjaan besar dan sulit, tapi harus agar ada kepastian hukum.”

Sementara Sandiaga menuturkan, partisipasi publik penting dalam sinkronisasi perundang-undangan. Partisipasi itu dengan cara melibatkan akademisi di universitas-universitas.

”Negeri yang kaya raya ini masih menyisakan banyak masalah. Lapangan kerja susah, investasi juga begitu, karena ada ketidakpastian hukum. Karenanya kami bakal cepat melakukan sinkronisasi UU, untuk memperbanyak investasi dan membuka lapangan pekerjaan.”

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah ke Megawati, Sandiaga Sungkem ke Ma'ruf Amin di Lokasi Debat

Setelah ke Megawati, Sandiaga Sungkem ke Ma'ruf Amin di Lokasi Debat

News | Kamis, 17 Januari 2019 | 20:39 WIB

Relawan Prabowo - Sandiaga Nobar Debat Capres - Cawapres di Media Centre

Relawan Prabowo - Sandiaga Nobar Debat Capres - Cawapres di Media Centre

News | Kamis, 17 Januari 2019 | 20:33 WIB

Jokowi - Prabowo Cium Pipi, Sandiaga Cium Tangan Ma'ruf

Jokowi - Prabowo Cium Pipi, Sandiaga Cium Tangan Ma'ruf

News | Kamis, 17 Januari 2019 | 20:32 WIB

Pendukung Jokowi - Prabowo Padati Lokasi Nobar Debat di Lapangan Bidakara

Pendukung Jokowi - Prabowo Padati Lokasi Nobar Debat di Lapangan Bidakara

News | Kamis, 17 Januari 2019 | 20:20 WIB

Terkini

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:48 WIB

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:38 WIB

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:34 WIB

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:32 WIB

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:29 WIB

Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi

Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:21 WIB

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:20 WIB

Program Mangrove NHM di Kao Berhasil Pulihkan Kawasan Pesisir dan Tingkatkan Ketahanan Lingkungan

Program Mangrove NHM di Kao Berhasil Pulihkan Kawasan Pesisir dan Tingkatkan Ketahanan Lingkungan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:18 WIB