Kini, Tabloid Indonesia Barokah Disebar ke Masjid - masjid di Solo

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 24 Januari 2019 | 14:41 WIB
Kini, Tabloid Indonesia Barokah Disebar ke Masjid - masjid di Solo
Tabloid Indonesia Barokah. (Sukabumiupdate.com)

Suara.com - Tabloid Indonesia Barokah tersebar di masjid - masjid di Kota Solo, Jawa Tengah. Tabloid Indonesia Barokah ditemukan Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Jebres, Surakarta.

Komisioner Panwascam Jebres Divisi Pengawasan Rosyidi menjelaskan Tabloid Indonesia Barokah itu ditemukan, Rabu (23/1/2019) malam sekira pukul 20.00 WIB. Tabloid Indonesia Barokah disebar ke Masjid Al Fatih, Kepatihan Wetan dan Masjid Al Falah di Mimpitan, Mojosongo.

"Kami ada instruksi dari Bawaslu Surakarta tadi malam sekitar jam 20.00 WIB bahwa di Jebres ada penyebaran tabloid Indonesia Barokah di dua masjid, yaitu Al Fatih, Kepatihan Wetan dan Masjid Al Falah di Mimpitan, Mojosongo," kata Komisioner Panwascam Jebres Divisi Pengawasan Rosyidi di Solo, Kamis (24/1/2019).

Oleh karena itu, pihaknya langsung terjun ke lapangan dengan Pengawas Pemilu di tingkat kelurahan.

"Ternyata di Masjid Al Fatih tidak kami temukan, tetapi di Masjid Al Falah kami diinformasikan ada walaupun barangnya masih dibawa oleh takmir Masjid," ungkapnya.

Terkait hal itu, setelah melewati musyawarah antarkomisioner pihaknya menginstruksikan kepada Pengawas Pemilu di masing-masing kelurahan Kecamatan Jebres untuk menanyakan ke takmir atau pengurus Masjid di kelurahan masing-masing.

Dari upaya tersebut, dikatakannya, pada Kamis (24/1/2019) pagi sudah ada empat kelurahan yang melaporkan. Menurut dia, ada masjid yang mengaku menerima tabloid tersebut, namun ada juga yang tidak menerima.

"Yang menerima adalah Masjid Tegalharjo di Jalan Ahmad Yani, satu sampul berisi tiga eksemplar. Selain itu, di Masjid Al Ikhlas, Mojosongo menerima dua amplop masing-masing berisi tiga eksemplar. Sedangkan Masjid lain belum bisa memberikan laporannya," tuturnya.

Terkait hal itu, hingga saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari masing-masing Pengawas Pemilu di tingkat kelurahan.

baca juga

Sementara itu, dikatakannya, tabloid tersebut dikirim pada Senin (21/1) melalui Kantor Pos. Oleh Panwascam, tabloid tersebut dikirim ke Bawaslu untuk dijadikan sebagai barang bukti.

"Selanjutnya biar yang mengkaji Bawaslu. Kalau Bawaslu Provinsi sudah menggandeng Dewan Pers di tingkat provinsi untuk mengkaji juga," ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said, mengatakan tidak risau atas peredaran tabloid tersebut.

Menurut dia, peredaran tabloid tersebut tidak akan menurunkan elektabilitas Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019. Sebagaimana diketahui, tabloid tersebut berisi tulisan yang diduga menyudutkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beredar di Jabar dan Banten, Tabloid Indonesia Barokah Juga Ada di Jateng

Beredar di Jabar dan Banten, Tabloid Indonesia Barokah Juga Ada di Jateng

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 13:44 WIB

Tak hanya di Sukabumi, Tabloid Indonesia Barokah Juga Hebohkan Tangerang

Tak hanya di Sukabumi, Tabloid Indonesia Barokah Juga Hebohkan Tangerang

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 12:00 WIB

Kamis Pagi Bandara Adi Sumarmo Ditutup Satu Jam, Ini Penyebabnya

Kamis Pagi Bandara Adi Sumarmo Ditutup Satu Jam, Ini Penyebabnya

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 09:13 WIB

Kubu Prabowo: Penyebaran Tabloid Indonesia Barokah Cara Primitif

Kubu Prabowo: Penyebaran Tabloid Indonesia Barokah Cara Primitif

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 06:46 WIB

Tabloid Indonesia Barokah Sudah Gegerkan Sukabumi Sejak Kemarin

Tabloid Indonesia Barokah Sudah Gegerkan Sukabumi Sejak Kemarin

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 13:42 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×