BPIP Sebut Banyak Masjid di Kementerian Isi Khotbahnya Politik Kelas Rendah

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio | Suara.com

Minggu, 27 Januari 2019 | 16:43 WIB
BPIP Sebut Banyak Masjid di Kementerian Isi Khotbahnya Politik Kelas Rendah
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Buya Syafii Maarif. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Buya Syafii Maarif menyebut banyak masjid yang dipolitisasi untuk menyebarkan pesan politik jelang Pilpres 2019.

Meski begitu, Syafii tidak menyebutkan secara gamblang masjid di Kementerian mana saja yang sudah dipolitisasi.

“Di masjid ini yang aneh bin ajaib. Masjid-masjid yang ada di kementerian-kementerian itu kalau Bapak dengar pidatonya luar biasa, sudah berkhotbah tapi isinya politik kelas rendah,” kata Syafii saat menjadi pembicara Dialog Nasional di Gedung Bhayangkari, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2019).

Mantan Ketum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengungkapkan, politisasi masjid itu sering dilakukan dengan menggunakan ayat-ayat agama.

“Pakai berdalil ayat tapi tujuan sesungguhnya tujuan yang tak sesuai dengan ajaran agama dan ini terjadi,” jelasnya.

Syafii juga menilai gerakan 212 juga termasuk dalam kegiatan agama yang berbalut politik. Ia menyebut ada aktor yang memanfaatkan kegiatan tersebut.

“Pesertanya mungkin orang baik-baik, nangis-nangis, tapi siapa yang di atas itu ternyata teman tadi paham, oh aktornya itu orang yang di atas. Umumnya ke sekuler itu aktornya,” tambah Syafii.

Terakhir ia meminta masyarakat untuk lebih kritis ke para tokoh agama untuk menyaring politisasi agama tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yusril Bocorkan Arah Dukungan PBB di Pilpres 2019

Yusril Bocorkan Arah Dukungan PBB di Pilpres 2019

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 16:10 WIB

Soal Pilpres 2019, Jokowi: Pilih yang Ganteng Juga Enggak Apa-apa

Soal Pilpres 2019, Jokowi: Pilih yang Ganteng Juga Enggak Apa-apa

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 20:26 WIB

Bawaslu: Tabloid Indonesia Barokah Bikin Masyarakat Makin Peduli Pemilu

Bawaslu: Tabloid Indonesia Barokah Bikin Masyarakat Makin Peduli Pemilu

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 15:01 WIB

Terkini

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:34 WIB

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:28 WIB

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:26 WIB

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:20 WIB