Tinjau Banjir Sulsel, Wapres Minta Kemensos Salurkan Santunan Ahli Waris

MN Yunita

Senin, 28 Januari 2019 | 10:36 WIB
Tinjau Banjir Sulsel, Wapres Minta Kemensos Salurkan Santunan Ahli Waris
Wapres Jusuf Kalla tinjau banjir Sulsel, Minggu (27/1/2019). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menginstruksikan Kementerian Sosial untuk segera menyalurkan santunan ahli waris korban banjir Sulawesi Selatan. 

"(Kedatangan saya, red) pertama saya ingin melihat apa yang terjadi. Oleh karena itu program yang segera adalah membantu korban bencana," kata Wapres usai memimpin Rapat Koordinasi penanggulangan Bencana Alam Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Minggu (27/1/2019).

Wapres mengatakan upaya membantu korban meliputi pemberian bantuan  bagi warga terdampak bencana dan santunan untuk ahli waris korban meninggal. Penyaluran bantuan  dan pencairan santunan korban meninggal secepat-cepatnya diharapkan dapat mengurangi rasa duka mendalam warga terdampak bencana banjir, angin kencang, dan tanah longsor di Sulsel. 

"Oleh karena itu Kemensos akan segera memberikan bantuan dan santunan ahli waris korban meninggal," tuturnya. 

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita yang turut mendampingi Wapres dalam kunjungan kerja ini mengatakan santunan ahli waris akan diserahkan secara bertahap mengingat proses pendataan masih terus berlangsung. 

"Hingga 27 Januari tercatat 68 korban meninggal. Untuk tahap pertama disalurkan sebesar Rp 555 juta untuk ahli waris 37 korban meninggal," katanya. 

Bantuan LDP

Sementara itu sejalan dengan bantuan dan santunan, Tim Relawan Kementerian Sosial memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) kepada warga terdampak bencana. 

"Ada 21 petugas LDP yang kami terjunkan berasal dari Tim LDP Pusat, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten/Kota terdampak, serta pekerja sosial," tambah Mensos.  

baca juga

Ia juga memaparkan posko utama LDP berada di pos Masjid Maggali, Kabupaten Gowa. Sedangkan posko induk pengungsian adalah di Kantor BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar.  

"LDP diselenggarakan terintegrasi dengan layanan dapur umum lapangan. Hal ini juga yang kami terapkan dalam penanganan bencana tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah," paparnya. 

Dengan mengintegrasikan layanan menjadi satu tempat akan memudahkan penjangkauan dan penanganan yang holistik baik dari sisi perlindungan maupun pemulihan sosial warga terdampak bencana. 

Bentuk kegiatan LDP meliputi psikoterapi, terapi dengan bermain, terapi spiritual melalui pengajian dan istighosah, hipnoterapi dan psikoedukasi. 

"Upaya ini merupakan bagian dari pemulihan dan penguatan warga terdampak bencana," imbuhnya. 

Wapres tiba di Pangkalan Udara TNI AU Hasanuddin Makassar bersama rombongan sekitar pukul 10.20 WITA menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan Bae RJ-85. 

Titik yang ditinjau pertama adalah lokasi Bendungan Bili-bili, Kabupaten Gowa dilanjutkan dengan mengunjungi Jembatan Sungai Jenelata yang ada di Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. Rombongan kemudian bergerak menuju Kantor Gubernur Sulawesi Selatan untuk mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan Banjir Sulsel. 

Seperti diketahui hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Sulawesi Selatan pada 22 Januari lalu.

Tercatat 53 kecamatan di 12 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang mengalami banjir, tanah longsor dan angin kencang Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Barru, Kabupaten Wajo, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Kabupaten Bantaeng, Kota Makassar, Kabupaten Selayar, dan Kabupaten Takalar.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat menjelaskan Kementerian Sosial telah membentuk Tim Terpadu Penanganan Korban Bencana Banjir, Longsor dan Angin Kencang Provinsi Sulsel. 

"Tugas tim ini adalah melakukan pendampingan dan verifikasi data korban, mengerahkan 502 personel TAGANA Personil Tagana Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten/Kota terdampak, serta mengaktifkan klaster nasional pengungsian dan perlindungan," kata Harry. 

Terkait upaya perlindungan sosial korban bencana alam, lanjutnya, telah didistribusikan tenda serbaguna keluarga dan tenda gulung sebanyak 332 unit, pendistribusian perlengkapan tidur (velbed, kasur, selimut) sebanyak 910 unit, pembagian perlengkapan keluarga dan anak-anak sebanyak 1.118 paket, serta pembagian perlengkapan kebersihan untuk lingkungan pengungsian. 

Untuk pemenuhan kebutuhan makan juga telah disalurkan sebanyak 2.000 paket makanan siap saji dan lauk pauk, 15 ribu mie instan, dan pemberian peralatan dapur sebanyak 250 paket dan bahan mentah berupa lauk pauk yang didistribuskan Tagana untuk dapur umum mandiri masyarakat. 

"Selain dapur umum mandiri juga ada layanan dapur umum saat ini ada 8 titik dengan masing–masing produksi 3.000 nasi bungkus/hari. Sehingga total 8 titik dapur umum yang memproduksi total 24.000 bungkus/hari," bebernya. 

Sebanyak 8 dapur umum berada di Kota Makasar yakni Pacerakang dan Tamalanrea Permai (BTP) Katimbang, 2 titik di Kabupaten Gowa yakni Posko Tagana Kab. Gowa dan Pos Kodim, satu titik di Kabupaten Takalar, satu titik di Kabupaten Jeneponto, 2 titik di Kabupaten Maros berada di Masjid Almarkas dan Masjid Agung. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

Kemensos Siapkan Tiga Strategi Bantu Masyarakat Keluar dari Kemiskinan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Pelindo Jasa Maritim Tunjuk Terpidana Penghina Jusuf Kalla Menjadi Komisaris Independen

Pelindo Jasa Maritim Tunjuk Terpidana Penghina Jusuf Kalla Menjadi Komisaris Independen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:18 WIB

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

News | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Kawal Data Desil Bermasalah, KWJK Bakal Geruduk Kemensos Selama Sepekan

Kawal Data Desil Bermasalah, KWJK Bakal Geruduk Kemensos Selama Sepekan

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:46 WIB

Tabuh Panci di Gedung Kemensos, Warga Desil 5-6 Protes Anak Tak Bisa Sekolah Gegara Data Bansos

Tabuh Panci di Gedung Kemensos, Warga Desil 5-6 Protes Anak Tak Bisa Sekolah Gegara Data Bansos

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:58 WIB

Berharap Hujan Segera Turun, Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Istisqa

Berharap Hujan Segera Turun, Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Istisqa

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 19:13 WIB

JK di Pemakaman Rachmat Gobel: Kita Kehilangan Sosok yang Paham Masalah Bangsa

JK di Pemakaman Rachmat Gobel: Kita Kehilangan Sosok yang Paham Masalah Bangsa

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:17 WIB

Sejumlah Tokoh Hadiri Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata, Ada JK hingga Christine Hakim

Sejumlah Tokoh Hadiri Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata, Ada JK hingga Christine Hakim

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:44 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×