Pilpres Pertarungan Islam dengan Komunis - Liberal, Tim Prabowo: Terserah

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 31 Januari 2019 | 14:45 WIB
Pilpres Pertarungan Islam dengan Komunis - Liberal, Tim Prabowo: Terserah
Juru Bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Muhammad Syafi'i atau Romo Syafi'i. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Juru Bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Muhammad Syafi'i atau Romo Syafi'i berkomentar soal adanya surat edaran yang menyebut kalau Pilpres 2019 merupakan pertarungan antara Islam dengan Komunis - Liberal. Menurutnya, hal tersebut merupakan pendapat subjektif masyarakat yang tidak bisa disalahkan.

Sebelumnya sempat beredar surat seruan dari Forum Musyawarah Ulama dan Tokoh Madura. Isinya ialah meminta untuk mendukung Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga. Selain itu dalam surat itu disebutkan kalau Pilpres 2019 bukan pertarungan antara Joko Widodo atau Jokowi dengan Prabowo Subianto melainkan Islam melawan Komunis dan Liberal.

"Ya subjektif tapi itu hak mereka dan nggak boleh kita salahkan. Artinya kan mereka boleh berpendapat begitu karena kan memang yang mereka lihat kelompok-kelompok (komunis - liberal) itu kan berkumpulnya disana. Tapi apakah itu artinya melawan? Itu kita kan nggak berani klaim, tapi siapa yang mau bantah?" kata Romo Syafi'i di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Rabu (31/1/2019).

Romo Syafi'i mengaku tentu tidak bisa mencegah apabila ada masyarakat yang menyerukan dukungan dengan menyudutkan kubu lawan.

Namun di sisi lain Romo Syafi'i membantah apabila Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga memerintahkan para pendukungnya untuk menyerukan seruan tersebut. Terlebih dirinya menegaskan kalau pihaknya tidak pernah bermain dengan isu komunis hingga PKI.

"Yang pasti tidak ada program dari BPN. Tapi masyarakat berekspresi jadi kalau bukan dari BPN bagaimana kita mau menghentikannya?" ujarnya.

"Tapikan bisa dibaca direkam jejak digital kita nggak pernah masuk ke dalam permainan itu," pungkasnya.

Untuk diketahui, Forum Musyawarah Ulama dan Tokoh Madura sebarkan surat seruan untuk mendukung Prabowo Sandiaga. Mereka menyebut Pilpres 2019 bukan hanya pertarungan antara Prabowo sandiaga dan Jokowi maruf amin, melainkan Islam melawan kaum komunis dan liberal.

Pada surat yang dibuat tanggal 27 Januari 2019 itu terlihat sudah ditandatangani oleh empat anggota Forum Musyarawah Ulama dan Tokoh Madura. Di dalamnya mereka menyerukan kepada seluruh pengasuh pesantren dan kaum santri se-Madura untuk mendukung Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga.

baca juga

Kemudian dalam surat itu dituliskan kalau mereka memprediksi Pilpres 2019 ialah pertarungan hidup mati bagi ormas - ormas Islam. Oleh karena itu mereka sangat mengkhawatirkan jika kubu lawan yakni Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin menang, maka secara perlahan Islam akan ditiadakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawaslu Minta Kantor Pos Palembang Tak Kirim Tabloid Indonesia Barokah

Bawaslu Minta Kantor Pos Palembang Tak Kirim Tabloid Indonesia Barokah

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 14:29 WIB

BPN Prabowo Sarankan Buni Yani Tak Perlu Menyerahkan Diri

BPN Prabowo Sarankan Buni Yani Tak Perlu Menyerahkan Diri

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 14:04 WIB

CEK FAKTA: SBY Berbalik Dukung Jokowi, Serius?

CEK FAKTA: SBY Berbalik Dukung Jokowi, Serius?

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 09:40 WIB

Kubu Prabowo Cibir Rencana BUMN Jual 6 Ruas Jalan Tol Trans Jawa

Kubu Prabowo Cibir Rencana BUMN Jual 6 Ruas Jalan Tol Trans Jawa

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 21:51 WIB

Sakit Meriang, Prabowo Batal Beri Pidato Politik ke Kader PKS

Sakit Meriang, Prabowo Batal Beri Pidato Politik ke Kader PKS

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 19:37 WIB

Terkini

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×