Pimpinan Banggar DPR Klaim Jelaskan Mekanisme DAK ke KPK

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 31 Januari 2019 | 19:18 WIB
Pimpinan Banggar DPR Klaim Jelaskan Mekanisme DAK ke KPK
Pimpinan Banggar DPR RI, Ahmad Rizki Sidiq usai diperiksa KPK terkait kasus korupsi. (Suara.com/Welly H)

Suara.com - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Ahmad Rizki Sidiq telah merampungkan pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Taufik Kurniawan terkait kasus suap dalam pembahasan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Kebumen APBN Tahun 2016. Terkait pemerikksaan kasus ini, Siqid mengaku dicecar penyidik KPK sebanyak 10 pertanyaan berkaitan dengan suap yang diterima Taufik saat masih menjabat Wakil Ketua DPR.

Dia mengklaim telah menjelaskan kepada penyidik terkait mekanisme DAK yang dibahas di DPR. Menurutnya, pembahasaan tersebut dilakukan secara lebih luas.

"Kami tidak pernah membahas daerah-daerah, kami membahasnya besaran. Mekanisme itu saja," kata Ahmad di Lobi Gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019).

Politikus PAN itu pun mengaku tak pernah diminta Taufik untuk bisa membahas pengurusan DAK di daerah tertentu. "Itu, jadi tidak per orang. Tidak daerah, per daerah. Tidak pernah membahas khusus," usai Ahmad samlbil menuju mobilnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan ‎Taufik sebagai tersangka lantaran diduga membantu Bupati Kebumen nonaktif, Muhammad Yahya Fuad dalam pengurusan DAK Kabupaten Kebumen senilai Rp 100 Miliar. KPK menduga, Muhammad Yahya Fuad menyanggupi memberikan fee 5 persen kepada Taufik. Selain itu, Taufik Kurniawan juga didudga mendapatkan fee 7 persen dari rekanan Yahya di Kebumen.

Atas perbuatannya, Taufik Kurniawan disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suap Bupati Mesuji, KPK Pinjam Kantor Polres untuk Periksa 12 Saksi

Suap Bupati Mesuji, KPK Pinjam Kantor Polres untuk Periksa 12 Saksi

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 18:44 WIB

Suap Labuhanbatu, KPK Serahkan Thamrin Silitonga untuk Disidang

Suap Labuhanbatu, KPK Serahkan Thamrin Silitonga untuk Disidang

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 18:22 WIB

Suap DAK Kebumen, KPK Panggil Anggota DPR dari Fraksi PAN dan Golkar

Suap DAK Kebumen, KPK Panggil Anggota DPR dari Fraksi PAN dan Golkar

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 11:27 WIB

Pelihara PNS Koruptor Buat Negara Buntung

Pelihara PNS Koruptor Buat Negara Buntung

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 07:05 WIB

Terima Suap Sejumlah Proyek Hingga Rp 95 M, Bupati Mustafa Kembali Jadi TSK

Terima Suap Sejumlah Proyek Hingga Rp 95 M, Bupati Mustafa Kembali Jadi TSK

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 20:41 WIB

Terkini

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:21 WIB