Penjelasan Ketua Gerindra Sukabumi Soal Keributan Usai Acara Sandiaga Uno

Bangun Santoso

Jum'at, 01 Februari 2019 | 09:43 WIB
Penjelasan Ketua Gerindra Sukabumi Soal Keributan Usai Acara Sandiaga Uno
Ketua DPC Partai Gerindra Sukabumi, Yudha Sukmagara. | (Foto:Muhammad Gumilang/Sukabumiupdate)

Suara.com - Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara mengklarifikasi soal tudingan aksi penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi pada Kamis (31/1/2019) siang di Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Jalan KH A Sanusi, Kecamatan Cisaat.

"Jadi tadi siang itu kita menggelar rapat. Nah, sesudah rapat kita kedatangan tamu yang namanya Hadi. Hadi itu datang bersama pacarnya, Alfi. Alfi itu kader Partai Gerindra. Di situ kita berdiskusi perihal kegiatan Bang Sandiaga Uno," ujar Yudha seperti dilansir Sukabumiupdate.com, Kamis malam.

Ia saat itu hendak meminta klarifikasi dari Hadi. Pasalnya, kata Yudha, pada saat acara 'Wirausaha Bareng Sandiaga Uno' di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, pada 18 Januari 2019 lalu, panitia sempat melarang sejumlah kader Partai Gerindra untuk masuk ke lokasi kegiatan.

"Ini menjadikan efek kurang bagus bagi Kader Gerindra. Hadi ini, tidak terima. Malah tunjuk-tunjuk saya. Malah dia bilang 'elu bisa buktikan enggak gua usir orang Gerindra'. Pada saat itu, banyak sekali anggota saya. Saksinya banyak. Setelah itu saya sempat marah dan meminta Hadi keluar dari ruangan," lanjut Yudha.

"Saat itu, anggota saya yang namanya Denden nyamperin dia (Hadi) dan menyuruh dia keluar karena sudah tidak sopan sama saya. Berdirilah dua orang itu, dorong-dorong, lalu berkelahilah dua orang itu. Saya kan ketua partai. Kalaupun anak-anak saya melihat ketuanya diperlakukan seperti itu, pasti mereka enggak terima," sambungnya.

Yudha juga membantah soal adanya pelemparan asbak terhadap Hadi. Ia menyebutkan, jika memang benar ada pelemparan asbak, maka bisa dipastikan bagian kepala Hadi bocor dan berlumuran darah.

"Enggak mungkin saya melakukan hal itu. Saya pun kalau difitnah seperti itu, di-blow up di media, saya pun juga merasa terganggu. Saya pun akan melakukan upaya hukum atas hal itu," katanya lagi.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Hiswana Migas Sukabumi itu kembali menegaskan tidak ada penganiayaan maupun pengeroyokan di kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi. Yang ada adalah perkelahian antara Hadi dengan Denden.

baca juga

"Orang kader saya, Denden juga mukanya hancur. Mereka saling baku hantam. Ini tidak ada sangkut pautnya dengan Partai Gerindra, pengurusnya, dan sebagainya. Tidak mungkin. Kami juga akan konferensi pers mengenai ini," imbuhnya.

Saat perkelahian terjadi, masih kata Yudha, keduanya juga sempat dilerai. Yudha sempat menarik Hadi ke ruangannya agar bisa meredakan situasi.

"Saya usap dia (Hadi), supaya jangan seperti itu. Saya bilang, kita kan sama-sama berjuang. Enggak mungkin lah kita mukulin orang di sekretariat Gerindra," ujarnya.

"Terus yang saya bingung ini, Hadi ini bukan kader Gerindra. Dia itu tidak terdaftar di Partai Gerindra. Dia itu notabene pacarnya Alfi, anggota Gerindra. Di acara Bang Sandiaga Uno itu dia salah satu panitia yang mengusir orang-orang Gerindra secara kasar. Itu adalah cikal bakalnya," sambung Yudha.

Ia menegaskan, jika kejadian perkelahian ini terus dipolitisir, bukan tidak mungkin ia akan bereaksi dan mengambil tindakan secara hukum.

"Saya sudah coba klarifikasi. Tapi pada saat itu, dia (Hadi) sepertinya menantang. Ya enggak mungkin dong orang datang ke Gerindra itu dimarahin, dilempar kepalanya, segala macem. Enggak mungkin seperti itu. Kemungkinan mengambil upaya hukum sangat ada," tandasnya.

Sumber: Sukabumiupdate.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kader Gerindra Sukabumi Laporkan Balik Panitia Acara Sandiaga Uno

Kader Gerindra Sukabumi Laporkan Balik Panitia Acara Sandiaga Uno

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 09:01 WIB

Dilarang Masuk Tonton Sandiaga Uno, Kader Gerindra Keroyok Panitia

Dilarang Masuk Tonton Sandiaga Uno, Kader Gerindra Keroyok Panitia

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 22:04 WIB

Terima Sumbangan Rp 99,7 M, Ini Rincian Sumber Pendanaan Prabowo-Sandiaga

Terima Sumbangan Rp 99,7 M, Ini Rincian Sumber Pendanaan Prabowo-Sandiaga

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 21:37 WIB

Usai Debat Pilpres, Prabowo - Sandiaga Dapat Sumbangan Rp 246 Juta

Usai Debat Pilpres, Prabowo - Sandiaga Dapat Sumbangan Rp 246 Juta

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 20:58 WIB

Datangi IGD, Gadis Remaja Buat Heboh Rumah Sakit karena Minta Disuntik Mati

Datangi IGD, Gadis Remaja Buat Heboh Rumah Sakit karena Minta Disuntik Mati

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 19:44 WIB

Terkini

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

×