Modus Baru Prostitusi Online, Siswi SMA Jadi Model Live Show Mesum

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 04 Februari 2019 | 05:02 WIB
Modus Baru Prostitusi Online, Siswi SMA Jadi Model Live Show Mesum
Ilustrasi. [Bidik layar/Facebook]

Suara.com - Polres Metro Jakarta Barat membongkar sindikat penyedia jasa live show mesum yang juga menjadi penyedia prostitusi online beromzet ratusan juta rupiah.

Patroli Cyber Crime Unit Kriminal Khusus Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat berhasil mengendus keberadaan bisnis live show mesum yang begitu rapi dan terorganisir dengan modus operandi membuat sebuah grup chat di aplikasi pesan cepat (instan) Line bernama 'SHOW TIME'.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, anggota (member) grup tersebut bisa menikmati pertunjukan langsung (live show) mesum yang diperankan oleh model perempuan atau model berpasangan yang sudah dipersiapkan admin grup.

Ironisnya, terdapat anak di bawah umur yang masih tercatat sebagai pelajar SMA di antara model live show mesum tersebut.

Selain melayani live show mesum, anak di bawah umur yang menjadi model ini juga melayani praktik prostitusi daring atau prostitusi online yang dipesan melalui admin grup.

"Sudah kami tangkap para pelakunya dan sedang dalam pemeriksaan intensif," ungkap Hengki seperti dilansir Antara, Minggu (3/2/2019).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan, peran admin grup adalah seperti mucikari, mengatur transaksi prostitusi daring. Admin menyediakan perempuan-perempuan yang bisa dipesan oleh anggota grup dan menyiapkan lokasi transaksi.

"Praktik prostitusi online kini sudah menjamur dengan beragam modusnya, sindikat penyedia jasa live show secara online ini terbilang modus baru dari praktik prostitusi online terselubung lainnya." kata Edi.

Menurut dia, dari hasil penyidikan unit Cyber Krimsus Satreskrim Polres Jakarta Barat, anggota grup Line 'SHOW TIME' sudah mencapai 500 orang.

Ada pula anggota yang membayar paket jasa layanan live show mesum sebesar satu juta rupiah, ada juga yang lebih. Harga yang diberikan tergantung dari admin alias mucikarinya dan paket layanan yang diminta oleh para anggotanya.

"Admin grup 'SHOW TIME' mematok tarif beragam, mulai dari 500 ribu hingga 1 juta rupiah per orang, tergantung dari paket layanan yang diberikan admin." katanya.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap lima orang tersangka, yakni SH (23), ZJ (23), WN (23), HAM (23) dan RM.

Kelima pelaku diamankan bersama barang bukti berupa empat unit telepon genggam, lima buah akun grup Line, empat buah akun Official Line, 30 lembar capture group Line, tiga unit CPU, tiga unit laptop serta satu set perangkat LAN dan wifi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Live Show Porno Pelajar di Grup Line, Sindikat Ini Raup Ratusan Juta Rupiah

Live Show Porno Pelajar di Grup Line, Sindikat Ini Raup Ratusan Juta Rupiah

News | Minggu, 03 Februari 2019 | 22:36 WIB

Polisi Sebut Vanessa Angel Nyaman Dirawat di RS Bhayangkara

Polisi Sebut Vanessa Angel Nyaman Dirawat di RS Bhayangkara

Entertainment | Minggu, 03 Februari 2019 | 18:18 WIB

Belum Diketahui Penyakitnya, Kepala Vanessa Angel akan Di-CT Scan

Belum Diketahui Penyakitnya, Kepala Vanessa Angel akan Di-CT Scan

Entertainment | Minggu, 03 Februari 2019 | 17:54 WIB

Lipsus: Artis Tak Terpikat Bisnis Syahwat

Lipsus: Artis Tak Terpikat Bisnis Syahwat

Entertainment | Minggu, 03 Februari 2019 | 08:30 WIB

Sakit Diare, Vanessa Angel Batal Dipindah ke Rumah Tahanan

Sakit Diare, Vanessa Angel Batal Dipindah ke Rumah Tahanan

News | Sabtu, 02 Februari 2019 | 19:20 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB