Waspada! Ini 5 Daerah di Indonesia dengan Ribuan Kasus DBD

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 04 Februari 2019 | 21:02 WIB
Waspada! Ini 5 Daerah di Indonesia dengan Ribuan Kasus DBD
Petugas melakukan pangasapan (fogging) di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Kamis (17/11).

Suara.com - Memasuki musim penghujan, nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus dengue berkembang biak secara massif. Akibatnya, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) meningkat tajam di berbagai penjuru negeri.

Bila pemerintah dan warga setempat tak berusaha menjaga lingkungan tetap bersih dan terbebas dari jentik nyamuk, kasus DBD dapat terus menyebar luas menjangkiti warga hingga dapat menyebabkan korban jiwa. Beberapa wilayah Indonesia sudah masuk dalam zona merah penyebaran penyakit DBD.

Lantas, wilayah mana saja yang menjadi pusat persebaran penyakit DBD terbesar di Indonesia? Berikut Suara.com mengulasnya dari berbagai sumber, harap tingkatkan kewaspadaanmu ya!

Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)
Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)

1.   Jawa Timur (3.686 Kasus)

Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kasus DBD tertinggi di Indonesia. Dari catatan Suara.com, sepanjang awal 2019 hingga 2 Februari 2019 tercatat ada sebanyak 3.686 kasus DBD. Dari ribuan kasus yang ada, sebanyak 55 orang dilaporkan meninggal dunia lantaran mengidap DBD.

Meski kasus DBD di Jawa Timur tercatat sangat tinggi, Pemprov Jawa Timur tidak bisa menetapkan status Kejadian Luar Biasa kasus DBD.

Sebab, angka kasus DBD tahun ini relatif mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang mencapai puluhan ribu kasus.

Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)
Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)

2.   Jawa Barat (2.204 Kasus)

Ancaman penyakit DBD mengincar warga di Jawa Barat. Hingga 28 Januari 2019, tercatat ada sebanyak 2.204 kaasus DBD yang menelan 14 nyawa warga Jawa Barat. Angka ini masih bersifat sementara dan bisa terus meningkat.

Dari total 27 kabupaten dan kota yang ada di Jawa Barat, Kota Depok menjadi wilayah tertinggi dengan total kasus DBD sebanyak 319 kasus, dan paling sedikit Kabupaten Bogor yang hanya ditemui satu kasus.

Petugas melakukan pangasapan (fogging) di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Kamis (17/11).
Petugas melakukan pangasapan (fogging) di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Kamis (17/11).

3.   Nusa Tenggara Timur (1.337 Kasus)

Wilayah berikutnya dengan kasus DBD tertinggi adalah Nusa Tenggara Timur. Di wilayah yang dipimpin oleh Gubernur Viktor Laiskodat itu tercatat sudah ada 1.337 kasus DBD dan 15 orang meninggal hingga Kamis (31/1/2019).

Angka kasus DBD ini diprediksi akan terus mengalami mengalami perubahan. Pasalnya, masih ada beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur yang belum melaporkan kasus DBD.

Petugas melakukan pangasapan (fogging) di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Kamis (17/11).
Petugas melakukan pangasapan (fogging) di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Kamis (17/11).

4.   Jawa Tengah (1.204 Kasus)

Jumlah kasus DBD tertinggi berikutnya diduduki oleh Jawa Tengah. Sepanjang Januari 2019, tercatat ada sebanyak 1.204 kasus DBD yang menyebabkan 12 warga Jawa Tengah kehilangan nyawanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenapa Baju Patung Dewi Kwan Im Baru Diganti Jelang Imlek? Ini Alasannya

Kenapa Baju Patung Dewi Kwan Im Baru Diganti Jelang Imlek? Ini Alasannya

News | Senin, 04 Februari 2019 | 17:28 WIB

Update DBD 4 Februari 2019: Infeksi 16.692 Jiwa, 90 persen Diderita Anak

Update DBD 4 Februari 2019: Infeksi 16.692 Jiwa, 90 persen Diderita Anak

Health | Senin, 04 Februari 2019 | 16:39 WIB

BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan pada Senin Siang

BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan pada Senin Siang

News | Senin, 04 Februari 2019 | 08:58 WIB

Anies Gratiskan Perawatan Pasien DBD di RSUD se - Jakarta

Anies Gratiskan Perawatan Pasien DBD di RSUD se - Jakarta

News | Minggu, 03 Februari 2019 | 15:08 WIB

Terkini

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB