Keji, Makam Karl Marx Penulis Manifesto Komunis Dirusak Pakai Palu

Reza Gunadha

Rabu, 06 Februari 2019 | 13:20 WIB
Keji, Makam Karl Marx Penulis Manifesto Komunis Dirusak Pakai Palu
Makam Karl Marx, filsuf yang menjadi pencetus pemikiran Komunisme modern, di kompleks pemakaman Highgate London, Inggris, dirusak secara brutal. Perusakan itu mendapat kecaman dari warga setempat. [The Guardian]

Suara.com - Makam Karl Marx, filsuf yang menjadi pencetus pemikiran Komunisme modern, di kompleks pemakaman Highgate London, Inggris, dirusak secara brutal. Perusakan itu mendapat kecaman dari warga setempat.

Pelaku misterius merusak plakat marmer di makam tersebut yang bernilai sejarah. Plakat itu bertuliskan kutipan terkenal Marx: "Para Filsuf sudah banyak yang menerangkan soal dunia, tapi kini yang terpenting adalah mengubahnya!"

Plakat yang dirusak itu juga bernilai sejarah karena diambil dari batu nisan asli makam Marx tahun 1883, dan dijadikan monumen sejak tahun 1954.

Selain itu, pelaku yang melakukan perusakan memakai palu juga menghancurkan gambar-gambar memorial.

Warga dan pemerintah kota London mengecam serta memburu pelaku. Sebab, selain tak menghormati sang filsuf, perusakan itu juga merugikan karena makam Karl Marx ramai dikunjungi peziarah setiap tahun.

Ian Dungavell, kepala eksekutif Friends of Highgate Cemetery Trust, mengutuk serangan itu sebagai "Hal yang mengerikan untuk dilakukan" dan "Bentuk komentar politik yang sangat tidak jelas".

Ia menuturkan, perusakan itu dilakukan secara tersistematis karena hanya menyasar makam Karl Marx. “Targetnya tidak acak. Anda dapat melihat dari foto yang beredar, pelaku hendak menghilangkan nama Karl Marx,” jelasnya kepada The Guardian, Rabu (6/2/2019).

Makam Karl Marx, filsuf yang menjadi pencetus pemikiran Komunisme modern, di kompleks pemakaman Highgate London, Inggris, dirusak secara brutal. Perusakan itu mendapat kecaman dari warga setempat. [The Guardian]
Makam Karl Marx, filsuf yang menjadi pencetus pemikiran Komunisme modern, di kompleks pemakaman Highgate London, Inggris, dirusak secara brutal. Perusakan itu mendapat kecaman dari warga setempat. [The Guardian]

Dungavell mengutuk serangan itu sebagai "Tindakan yang sangat egois". "Terlepas dari apa yang orang pikirkan tentang filsafat Marx, saya hanya berpikir itu adalah hal mengerikan untuk dilakukan. Apalagi dalam makam itu terdapat istri dan anggota keluarga Marx lainnya.”

Ia menuturkan, kalau pelaku merupakan sosok anti-Marxis, maka serangan bisa dilakukan secara lebih baik, yakni mengubah persepsi orang mengenai filsuf berjanggut lebat tersebut.

baca juga

“Bagi pelaku, kalau Anda anti-Marxis, seharusnya Anda bisa berdebat atau menyebar pemikiran Anda sendiri untuk melawan Marxisme. Bukan merusak makam Marx, tindakan Anda tak jantan.”

Ia mengungkapkan, perusakan terhadap makam Karl Marx bukan kali pertama terjadi. Selama bertahun-tahun, banyak orang ingin merusak makam tersebut.

“Ada yang mencoret monumennya. Ada orang-orang tolol yang meneriaki makam Marx. Patung perunggu Marx diseret memakai tali. Bahkan ada bom pipa yang diledakkan di makam pada Januari 1970,” jelasnya.

Sementara polisi kota London dalam pernyataan resminya mengatakan, penyelidikan tahap awal telah diselesaikan. “Kami akan melanjutkan penyelidikan ke tahap lebih lanjut, kami berharap ada orang yang melapor sebagai saksi.”

Sementara Michael Rosen, penulis dan penyair, mendesak pemerintah kota London untuk segera menganggarkan dana rehabilitasi makam Karl Marx.

“Perusakan terhadap makam Karl Marx telah berulang kali dilakukan. Pemerintah haru segera memperbaikinya dan menambahkan alat keamanan. Misalnya kamera pengawas di sekitar monumen,” pintanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keterlaluan, Helm Paramedis Dicolong !

Keterlaluan, Helm Paramedis Dicolong !

Otomotif | Rabu, 23 Januari 2019 | 11:00 WIB

TNI Sita Buku Komunisme dan Bung Karno, Politikus PDIP: Jangan Lebai

TNI Sita Buku Komunisme dan Bung Karno, Politikus PDIP: Jangan Lebai

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 18:50 WIB

TNI Sita Buku-buku Komunis, Dua Buku Bung Karno Juga Diangkut

TNI Sita Buku-buku Komunis, Dua Buku Bung Karno Juga Diangkut

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 14:29 WIB

Ada Ini di Pesawat Super Mahal, Pilot Putuskan Putar Balik

Ada Ini di Pesawat Super Mahal, Pilot Putuskan Putar Balik

Lifestyle | Kamis, 08 November 2018 | 20:00 WIB

Sheryl Sheinafia Cari Inspirasi Bikin Lagu di London

Sheryl Sheinafia Cari Inspirasi Bikin Lagu di London

Entertainment | Rabu, 24 Oktober 2018 | 12:51 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×