Dulu Bilang Alquran Racun, Politikus Anti Islam Belanda Kini Jadi Mualaf

Reza Gunadha

Kamis, 07 Februari 2019 | 14:42 WIB
Dulu Bilang Alquran Racun, Politikus Anti Islam Belanda Kini Jadi Mualaf
Joram van Klaveren (kiri) bersama Ketua Partai untuk Kebebasan yang anti-Islam Geert Wilders. [AFP]

Suara.com - Joram van Klaveren, mantan anggota parlemen Belanda dari partai sayap kanan yang pernah menyebut Islam sebagai penyakit terbesar dunia dalam seratus tahun terakhir, kekinian justru menjadi mualaf alias muslim.

Joram adalah anggota parlemen Belanda sejak tahun 2010 sampai 2017. Ia menjadi anggota parlemen dari partai sayap kanan PVV.

PVV adalah partai anti-Islam dan anti-Imigran yang dipimpin oleh politikus beken Geert Wilders. Joram dulu paling getol mengampanyekan slogan Wilders untuk melarang penerbitan Alquran serta menutup semua masjid di Belanda.

Bahkan, Joram dalam banyak pidatonya dulu selalu menyebut Alquran sebagai racun yang membuat umat manusia dibunuh.

Namun, kekinian, Joram secara kontroversial mendeklarasikan diri sebagai mualaf. Ia masuk Islam justru ketika menulis buku mengenai anti-Islam.

“Tahun-tahun sebelumnya, saya anti-Islam. Tapi ternyata saya salah. Ketika lambat laun aku mencari Tuhan, ada kegelisahan. Semua kegelisahan itu perlahan menghilang setelah aku menjadi mualaf. Rasanya seperti pulang ke rumah dengan cara yang religius,” tuturnya seperti diberitakan Telegraph, Rabu (6/2/2019).

Ia mengakui, selama tujuh tahun menjadi anggota parlemen, dirinya selalu berkampanye mengenai anti-Islam di majelis rendah.

Joram yang tumbuh dalam keluarga Protestan mengatakan, “Sangat menyesal telah berkontribusi memberi orang-orang citra yang salah tentang Islam.”

Dia mengatakan, bahwa manuskrip buku mengenai kritik terhadap Islam yang dibuatnya kini sudah dimasukkan ke tong sampah.

baca juga

Kekinian, Joram justru bertekad membuat buku yang melawan argumen para kritikus Islam.

Joram menuturkan, analisisnya dulu bersama PVV bahwa sebagian besar masalah di Belanda dan dunia adalah karena Islam ternyata salah.

“Dulu, kebijakan partai adalah, semua yang tak benar harus bisa dikaitkan dengan Islam,” bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WN Belanda Kelahiran Gaza Tuntut Pejabat Israel di Mahkamah Internasional

WN Belanda Kelahiran Gaza Tuntut Pejabat Israel di Mahkamah Internasional

News | Sabtu, 02 Februari 2019 | 10:09 WIB

Ayah Relakan Anak Perempuannya menjadi Mualaf, Alasannya Bikin Terharu

Ayah Relakan Anak Perempuannya menjadi Mualaf, Alasannya Bikin Terharu

Lifestyle | Senin, 28 Januari 2019 | 09:36 WIB

Cerita ke Warga, Jokowi: Setiap Minggu Saya Masuk Ponpes dengan Ulama

Cerita ke Warga, Jokowi: Setiap Minggu Saya Masuk Ponpes dengan Ulama

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 18:28 WIB

Ke Belanda Bareng, Ivan Gunawan Tak Tahu Asisten Beli Kokain

Ke Belanda Bareng, Ivan Gunawan Tak Tahu Asisten Beli Kokain

Entertainment | Jum'at, 18 Januari 2019 | 13:51 WIB

Malaysia Masters: Tontowi / Debby Tak Berdaya Atasi Wakil Belanda

Malaysia Masters: Tontowi / Debby Tak Berdaya Atasi Wakil Belanda

Sport | Kamis, 17 Januari 2019 | 10:35 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×