Polemik Konsultan Asing, BPN Ibaratkan Jokowi Seperti Maling Teriak Maling

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 07 Februari 2019 | 15:53 WIB
Polemik Konsultan Asing, BPN Ibaratkan Jokowi Seperti Maling Teriak Maling
Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra, Raden Muhammad Syafii atau Romo Syafii. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Muhammad Syafi'i atau Romo Syafi'i membantah tuduhan adanya penggunaan jasa konsultan asing Stanley Bernard untuk pemenangan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Justru, dia menganggap capres petahana Joko Widodo yang pertama kali menyebarkan isu itu diibaratkan seperti maling teriak maling.

Hal itu disampaikan Romo Syafi'i menanggapi pernyataan Jokowi yang menyebut ada tim sukses yang menggunakan konsultan asing sekaligus menggunakan teori Proganda Rusia pada kampanye Pilpres 2019.

"Kalau bahasa politik kan ini maling teriak maling. Karena kami dari BPN sampai hari ini belum pernah menggunakan konsultan asing itu," kata Romo Syafi'i di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Kamis (7/2/2019).

Dia justru balik menuding kalau jasa konsultan asing justru pernah dipakai Jokowi sat Pilpres 2014. Bahkan konsultan asing juga pernah disebut-sebut digunakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kala maju sebagai Capres pada Pilpres 2009. Meskipun saat itu Megawati berpasangan dengan Prabowo, namun Romo Syafi'i menegaskan kalau konsultan asing itu hanya bekerja untuk Megawati.

"Itu kita akui tapi konsultan itu bukan untuk memberi masukan kepada Pak Prabowo, tapi kepada capres yang waktu itu adalah Ibu Megawati," ujarnya.

Romo Syafi'i kemudian menegaskan bahwa pada Pilpres 2019 kali ini tidak ada konsultan asing yang dipakai oleh Prabowo - Sandiaga untuk membantu menjalani kampanyenya.

"Istilah kami lebih banyak dipengaruhi oleh ulama-ulama desa Bojongkoneng jauh dari Rusia bojongkoneng itu saya kira," pungkasnya.

Sebelumnya sebuah situs lembaga konsultan politik Amerika Serikat, The Political Strategist, tertulis nama Stanley Bernard Greenberg sebagai salah satu kontributor di lembaga konsultan itu.

Stanley tercatat sebagai mitra pendiri di Greenberg Quinlan Rosner Research (GQR), sebuah perusahan riset dan kampanye politik yang bermarkas di Washington D.C.

baca juga

Dalam situs itu adapun tertatar nama-nama pemimpin negara yang pernah menjadi klien Greenberg, seperti Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Senator sekaligus eks Menlu AS John Kerry, Kanselir Jerman Gerhard Shroder, Presiden AS Bill Clinton, Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, Wakil Presiden AS Al Gore, Perdana Menteri Inggris Tony Blair, hingga Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Resmi Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Presiden Jokowi Resmi Dilaporkan ke Bareskrim Polri

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 14:17 WIB

JK: Propaganda Rusia Jokowi Seperti Bika Ambon

JK: Propaganda Rusia Jokowi Seperti Bika Ambon

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 18:18 WIB

Menyesatkan, Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu soal Pernyataan Propaganda Rusia

Menyesatkan, Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu soal Pernyataan Propaganda Rusia

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 16:36 WIB

Heboh Propaganda Rusia, Jokowi dan TKN Dilaporkan ke Bawaslu

Heboh Propaganda Rusia, Jokowi dan TKN Dilaporkan ke Bawaslu

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 14:53 WIB

Soal Propaganda Rusia, Politisi PAN Luruskan Pernyataan Jokowi

Soal Propaganda Rusia, Politisi PAN Luruskan Pernyataan Jokowi

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 12:58 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×