Penampakan Erupsi Gunung Karangetang yang Bikin Ratusan Warga Terisolir

Bangun Santoso

Senin, 11 Februari 2019 | 10:55 WIB
Penampakan Erupsi Gunung Karangetang yang Bikin Ratusan Warga Terisolir
Gunung Karangetang Erupsi. (Foto: Humas BNPB)

Suara.com - Memasuki hari ke-5 masa tanggap darurat Gunung Karangetang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, ratusan orang dilaporkan masih mengungsi. Bahkan masih banyak penduduk di sekitar gunung berapi itu yang terisolir.

Berdasarkan keterangan tertulis Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho yang diterima Suara.com, Senin (11/2/2019), Gunung Karangetang erupsi sejak 4 Februari pekan lalu.

Sutopo menyebut, ada empat kecamatan yang terdampak erupsi Gunung Karangetang, yakni Kecamatan Siau Barat Utara, Siau Tengah, Siau Timur, dan Siau Timur Selatan. Kecamatan yang paling parah terkena dampak erupsi Gunung Karangetang adalah Kecamatan Siau Barat Utara.

"Seluruh penyintas berasal dari kecamatan ini. Sedangkan untuk tiga kecamatan lain hanya terdampak abu vulkanik," kata Sutopo.

Gunung Karangetang Erupsi. (Foto: Humas BNPB)
Gunung Karangetang Erupsi. (Foto: Humas BNPB)

Dari data BNPB, para penyintas mengungsi di shelter Passeng, jumlahnya ada 132 jiwa atau 34 kepala keluarga, terdiri dari 69 orang laki-laki dan 63 perempuan. Lalu di pengungsian SD GMIST Batubulan ada 42 orang atau 11 kepala keluarga, terdiri dari 20 laki-laki dan 22 perempuan. Ada juga 42 orang yang mengungsi di rumah-rumah kerabat. Total jumlah penyintas per 10 Februari 2019 adalah 216 jiwa, bertambah 3 jiwa dari hari kemarin.

Selain itu, terdapat 499 jiwa yang masih terisolir di Kampung Batubulan di mana 42 jiwa berstatus penyintas dan 457 jiwa tetap tinggal di rumah masing-masing.

Lokasi terisolir adalah Kampung Batubulan. Rombongan Bupati, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencoba mengakses Kampung Batubulan. Perjalanan laut ditempuh dari Pelabuhan Pehe ke dermaga Batubulan selama 30 menit.

Kapal nelayan terkadang tidak dapat merapat karena kondisi tinggi gelombang dan cuaca. Saat ini, BPBD menyewa kapal nelayan untuk mendistribusikan bantuan ke Kampung Batubulan.

Bila sudah sampai di dermaga Batubulan, maka pengunjung perlu berjalan kaki menempuh medan curam sejauh 900 meter. Akses ini berupa jalan setapak yang dibeton sekkitar 80 hingga 100 cm, kondisi jalanan berlumut. Kendaraan roda dua bisa melintas namun perlu ekstrahati-hati.

Gunung Karangetang Erupsi. (Foto: Humas BNPB)
Gunung Karangetang Erupsi. (Foto: Humas BNPB)

Lokasi pengungsian warga Kampung Batubulan, yakni SD GMIST dinilai masih aman dari aliran lava, yakni berjarak sekitar 1 hingga 1,5 km dari lava. Namun aktivitas Gunung Karangetang masih perlu diwaspadai karena sifatnya fluktuatif.

Sutopo juga menyatakan, anak-anak di Kampung Batubulan dapat kembali bersekolah mulai Senin (11/2/2019) hari ini di SD GMIS dengan pembagian jadwal menyesuaikan dengan kondisi penyintas.

"Masyarkat setempat butuh air bersih dan air minum. Selama ini mereka mengandalkan air tadah hujan," katanya.

Pasokan aliran listrik di Kampung Batubulan juga terbatas. Pengiriman genset melalui jalur laut sulit dilakukan. PLN juga kesulitan menyediakan listrik di Kampung Batubulan karena kases jalur darat yang tertutup aliran lava. Saat ini warga mengandalkan genset sebanyak empat unit, dengan BBM yang terbatas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPB Usul Isu Bencana Diperdebatkan Jokowi - Prabowo di Debat Pilpres 2019

BNPB Usul Isu Bencana Diperdebatkan Jokowi - Prabowo di Debat Pilpres 2019

News | Jum'at, 08 Februari 2019 | 13:58 WIB

Gunung Karangetang Lepaskan Awan Panas, 132 Warga Mengungsi

Gunung Karangetang Lepaskan Awan Panas, 132 Warga Mengungsi

News | Jum'at, 08 Februari 2019 | 08:37 WIB

Warga Diminta Waspadai Luncuran Awan Panas Gunung Karangetang

Warga Diminta Waspadai Luncuran Awan Panas Gunung Karangetang

News | Minggu, 03 Februari 2019 | 05:43 WIB

Jokowi Ingin Sistem Peringatan Dini Bencana Indonesia Layaknya Jepang

Jokowi Ingin Sistem Peringatan Dini Bencana Indonesia Layaknya Jepang

News | Sabtu, 02 Februari 2019 | 15:02 WIB

Pesan Jokowi Saat Hadiri Rakornas BNPB di Jawa Timur

Pesan Jokowi Saat Hadiri Rakornas BNPB di Jawa Timur

News | Sabtu, 02 Februari 2019 | 14:15 WIB

Terkini

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:19 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:17 WIB

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:01 WIB

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:58 WIB

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:52 WIB

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:37 WIB

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:36 WIB

Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil

Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:19 WIB