Sindir Jokowi, Fadli Zon: Baru Ini Presiden Bacanya Doraemon dan Shin Chan

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 12 Februari 2019 | 14:18 WIB
Sindir Jokowi, Fadli Zon: Baru Ini Presiden Bacanya Doraemon dan Shin Chan
Fadli Zon dalam diskusi bertajuk 'Jelang Pilpres, Jokowi Blunder dan Panik?' di Sekretariat Nasional Prabowo - Sandiaga, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon kembali menyindir soal hobi Presiden Joko Widodo atau Jokowi membaca komik Shin chan. Menurutnya Jokowi tidak memiliki arah menentukan masa depan bangsa.

Menurut Fadli, sejumlah tokoh nasional merupakan pembaca maupun penulis buku. Kebanyakan dari mereka menuangkan cita-citanya soal masa depan bangsa melalui tulisannya.

"Hampir kita tidak menemukan tokoh-tokoh sejarah para pendiri bangsa yang tidak membaca dan tidak menulis," kata Fadli dalam diskusi bertajuk 'Jelang Pilpres, Jokowi Blunder dan Panik?' di Sekretariat Nasional Prabowo - Sandiaga, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

"Semua tokoh-tokoh dari gerakan organisasi negara dari sosialis dari Islam semuanya adalah pemikir mereka adakah pembaca dan juga penulis sekaligus," sambungnya.

Namun, Fadli mengaku bingung melihat pemimpin sekarang yakni Jokowi. Dirinya mengungkit soal Jokowi yang pernah menyebut hobi membaca buku komik ketimbang menulis pemikiran-pemikirannya.

"Baru sekarang kita menemukan presiden bacanya adalah Doraemon dan Shin Chan. Ini baru sekarang. Ini menjadi sebuah tragedi dalam perjalanan bangsa kita ya. Karena kalo dulu mereka membaca sangat luar biasa," ujarnya.

Karena itu Fadli kemudian melihat kalau presiden saat ini seperti tidak memiliki acuan untuk mengubah bangsa menuju ke arah yang lebih baik. Padahal menurutnya seorang pemimpin negara seharusnya memiliki cita-cita tersebut dengan pemikiran yang matang.

"Dia (Jokowi) tidak tahu mau dia bawa kemana bangsa ini, 263 juta rakayat, ibaratnya nakhoda kapal, nakhodanya itu tidak tahu mau dibawa kapal ini, kemana akhirnya muter-muter di laut kehabisan BBM, kapalnya bisa karam," katanya.

"Pulau tujuan yang kita ingin capai tidak tercapai dan akhirnya ini lah yang menurut saya yang terjadi sekarang," pungkas Fadli Zon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung Kasus Ahmad Dhani, Fadli Zon Sebut Rezim Jokowi Otoriter

Singgung Kasus Ahmad Dhani, Fadli Zon Sebut Rezim Jokowi Otoriter

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 14:01 WIB

Jokowi: Tidak Mungkin Indonesia Bisa Bersaing, Jika Angka Stunting Tinggi

Jokowi: Tidak Mungkin Indonesia Bisa Bersaing, Jika Angka Stunting Tinggi

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 13:41 WIB

Walhi: Prabowo dan Jokowi Belum Sentuh Penyelesaian Konflik Agraria

Walhi: Prabowo dan Jokowi Belum Sentuh Penyelesaian Konflik Agraria

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 13:20 WIB

Daftar Para Pebisnis Tambang yang Berada Dekat dengan Jokowi dan Prabowo

Daftar Para Pebisnis Tambang yang Berada Dekat dengan Jokowi dan Prabowo

Bisnis | Selasa, 12 Februari 2019 | 09:56 WIB

Jokowi Pernah Remehkan Pisang Goreng Kaesang, Kini Segini Omzetnya

Jokowi Pernah Remehkan Pisang Goreng Kaesang, Kini Segini Omzetnya

Your Say | Selasa, 12 Februari 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB