Benzema, Bocah SD Tewas Usai Diseruduk dan Diijak-ijak Kuda

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 13 Februari 2019 | 11:57 WIB
Benzema, Bocah SD Tewas Usai Diseruduk dan Diijak-ijak Kuda
Rekonstruksi kasus tewasnya Maghda Agil Benzema (7) di pacuan kuda. (Beritajatim.com)

Suara.com - Polisi masih terus melakukan penyidikan terkait kasus tewasnya seorang siswa Sekolah Dasar bernama Maghda Agil Benzema (7) setelah diseruduk dan diinjak-injak kuda yang sedang dilombakan dalam acara pacuan. Terkait kasus ini, polisi pun telah melakukan rekonstruksi kasus pacuan kuda yang menewaskan Benzema, Selasa (12/2/2019) kemarin.

Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban menyatakan, dari hasil rekonstruksi diperoleh informasi bahwa pacuan kuda tersebut merupakan event nasional tahun 2019 yang diikuti peserta se-Jawa Timur. Ada sebanyak 9 putaran yang dilaksanakan para peserta pacuan kuda. 

Dari adegan rekonstruksi yang dilaukan, insiden yang menimpa Benzema terjadi ketik lomba pacuan kuda itu masuk pada putaran kelima. Saat itu, salah satu kuda yang bertanding keluar dari lintasan hingga menabrak pagar pembatas penonton yang terbuat dari bambu. Kuda tersebut baru berhenti saat menabrak tiang tenda penonton.

"Anak laki-laki berusia 7 tahun bernama Maghda Agil Benzema meregang nyawa setelah tertabrak dan sempat terinjak oleh kuda yang menerobos pagar arena," kata Arsal.

Awalnya kuda satu dan lainnya sempat berdempetan. Salah satu kuda berlari lurus ke arah pagar yang diperuntukkan sebagai tempat pemilik hewan tersebut. Karena antusias masyarakat melihat pacuan kuda tersebut membuat para pemilik kuda bergeser ke tempat lainnya. Praktis, tempat tersebut dipenuhi warga termasuk Benzema yang datang bersama neneknya.

"Tempat tersebut memang diperuntukan untuk keluar masuk sang pemilik kuda yang pengamanannya berupa bambu dapat digeser. Bambu itu tidak terpasang kuat, layaknya pagar pengamanan lainnya,” terangnya seperti dikutip Beritajatim.com

Karena kuda saat dipacu hilang kendali, sehingga dengan mudah menerobos pagar pengaman menyebabkan tewasnya korban dalam peristiwa tersebut. Nenek korban berusaha menolong sang cucu yang berada di bawah kuda. Benzema yang luka-luka sempat mendapatkan perawatan setelah dievakuasi ke RSUD Haryoto, Lumajang. Namun, nahasnya nyawa bocah itu tak tertolong.

Terkait kasus ini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi.

Sumber: Beritajatim.com

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dikejar-kejar Sambil Tenteng Parang, Mahasiswa Ini Coba Bunuh Ibu Kandung

Dikejar-kejar Sambil Tenteng Parang, Mahasiswa Ini Coba Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 11:39 WIB

Ibu Dua Anak Rela Hidup dengan Satu Ginjal demi Selamatkan Nyawa Polisi

Ibu Dua Anak Rela Hidup dengan Satu Ginjal demi Selamatkan Nyawa Polisi

Health | Rabu, 13 Februari 2019 | 11:30 WIB

Dibunuh, Perempuan Cantik Fitri Berencana Menikah Usai Rayakan UItah

Dibunuh, Perempuan Cantik Fitri Berencana Menikah Usai Rayakan UItah

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 16:37 WIB

Belum 24 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Wanita Cantik Fitri Suryati

Belum 24 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Wanita Cantik Fitri Suryati

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 16:06 WIB

Germo Batam: Ancam Sebar Video Porno hingga Dapat Fee 40 Persen dari PSK

Germo Batam: Ancam Sebar Video Porno hingga Dapat Fee 40 Persen dari PSK

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 15:44 WIB

Terkini

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

×