Ada Baku Tembak, 80 Guru dan Murid SD, SMP dan SMA Nduga Mengungsi

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 13 Februari 2019 | 14:22 WIB
Ada Baku Tembak, 80 Guru dan Murid SD, SMP dan SMA Nduga Mengungsi
Ilustrasi pistol/senjata api/senpi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 80-an guru SD, SMP, dan SMA Kabupaten Nduga, Papua mengungsi setelah terjadi baku tembak antara tentara dan polisi dengan kelompok bersenjata di sana. Mereka mengungsi ke Kabupaten Jayawijaya, Rabu (13/2/2019).

Mereka yang mengungsi bukan hanya guru saja, melainkan para murid. Hanya saja, guru-guru tersebut belum bisa memberikan pernyataan terkait situasi mereka hadapi. Karena masih menunggu pernyataan dari pejabat Dinas Pendidikan Nduga.

"Kami belum bisa berikan pernyataan, nanti kepala dinas saja yang kasih komentar," kata seorang guru yang tidak menyebutkan namanya.

Koordinator Tim Relawan Pengungsian Nduga Ence Geong, di Sinakma, Kabupaten Jayawijaya mengatakan staf Dinas Pendidikan Nduga masih mendata keseluruhan guru yang mengungsi.

"Jumlah guru ada 120 menurut data Dinas Pendidikan Nduga. Tetapi yang ditempatkan di sini mereka masih atur. Mereka akan tersebar di 12 kelas, namun masih akan diatur lagi per kelasnya," katanya pula.

Guru-guru yang mengungsi ini sebelumnya mengajar di 10 sekolah dasar, lima sekolah menengah pertama, dan dua sekolah menengah atas di Nduga.

Pada lokasi pembangunan 12 ruang sekolah darurat untuk anak-anak pengungsi Nduga di Jayawijaya, sejumlah guru yang bukan penduduk lokal Nduga itu selalu hadir untuk mengajar para siswa setempat.

Sekolah darurat sudah mulai berjalan pada 11 Februari, dan jumlah siswa pengungsi yang terdata hingga saat ini adalah 406 orang. Para siswa itu merasa trauma dengan aktivitas baku tembak serta bunyi tembakan, sehingga lari meninggalkan kampung halaman mereka tanpa membawa peralatan sekolah seperti buku dan pensil.

"Tapi kami bersyukur guru-guru menyumbang, sehingga setiap anak mendapat satu buku dan satu alat tulis," kata Ence.

baca juga

Informasi terakhir juga menyebutkan bahwa Kepala Dinas Pendidikan Nduga belum mengunjungi sekolah darurat itu, karena masih berada di luar Papua. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Foto saat Mandi Disebar Sang Mantan, Guru Wanita di Bekasi Lapor Polisi

Foto saat Mandi Disebar Sang Mantan, Guru Wanita di Bekasi Lapor Polisi

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 09:17 WIB

Setelah Videonya Viral, Siswa yang Tantang Guru di Gersik Tidak Mau Sekolah

Setelah Videonya Viral, Siswa yang Tantang Guru di Gersik Tidak Mau Sekolah

News | Senin, 11 Februari 2019 | 19:10 WIB

2 Bulan Boikot Ujian Siswa, Ribuan Guru Tuntut Kenaikan Gaji

2 Bulan Boikot Ujian Siswa, Ribuan Guru Tuntut Kenaikan Gaji

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 05:57 WIB

MotoGP 2019: Morbidelli Semringah Dapat Motor Serupa dengan Sang Guru

MotoGP 2019: Morbidelli Semringah Dapat Motor Serupa dengan Sang Guru

Sport | Jum'at, 01 Februari 2019 | 11:10 WIB

Terkini

Sudah Rajin Olahraga dan Jaga Pola Makan, Mengapa Dampaknya Belum Maksimal?

Sudah Rajin Olahraga dan Jaga Pola Makan, Mengapa Dampaknya Belum Maksimal?

Health | Selasa, 03 November 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:04 WIB

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:01 WIB

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:00 WIB

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:58 WIB

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:56 WIB

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:50 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

×