Prabowo Dilarang Jumatan di Masjid Kauman, Fahri Tuding Kaki Tangan Rezim

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari
Prabowo Dilarang Jumatan di Masjid Kauman, Fahri Tuding Kaki Tangan Rezim
Fahri Hamzah. (Suara.com/Walda)

"Orang pergi salat Jumat kan peribadatan pribadi."

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mencurigai, ada kaki tangan kekuasaan di balik pelarangan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto salat Jumat di Semarang, Jawa Tengah. Pasalnya, ia mendapatkan kabar kalua gerak Prabowo dipersulit untuk menemui masyarakat.

Kecurigaan Fahri bermula dari informasi yang diperolehnya melalui Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, yang mengeluhkan langkah sang capres cenderung dibatasi.

Dengan adanya pelarangan Prabowo salat Jumat di Masjid Kauman, Semarang, Jateng menurut Fahri sudah melewati batas. Pasalnya intervensi yang dilakukan oleh penantang sudah masuk ke ranah pribadi.

"Orang pergi salat Jumat kan peribadatan pribadi. Saya memang mendengar ada keluhan dari tim Pak Prabowo bahwa mereka dibatasi untuk ketemu masyarakat," kata Fahri di Gedung Nusantara III DPR, Kamis (14/2/2019).

Dengan adanya anggapan tersebut, Fahri meminta KPU dan Bawaslu untuk segera memberikan advokasi kepada Prabowo.

"Ini tidak sehat. Nanti ini akan dipersepsi oleh orang sebagai ketidakadilan, dan ketidaknetralan penyelenggara pemilu dalam hal ini pemerintah," ujarnya.

"Itu Bawaslu, KPU harus segera teriak dong. Bilang sama polisinya itu. Enggak boleh ada larangan-larangan begitu. Orang mau salat di mana urusan dia. Nanti enggak Jumatan malah diomongin. Orang mau jumatan dilarang.”

Untuk diketahui, Terungkap alasan Prabowo ditolak salat Jumat di Masjid Kauman Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/2/2019) besok. Ternyata Calon Presiden Prabowo Subianto menyebar pamflet yang isinya ajakan untuk ikut salat Jumat bersama.

Pihak takmir atau pengelola Masjid Agung Semarang mengadukan rencana Prabowo salat Jumat di Masjid Agung Kauman Semarang ke Bawaslu Kota Semarang.

Sebab, Prabowo dianggap memiliki nuansa politis. Rencana Prabowo menunaikan salat Jumat tersebut diumumkan secara meluas ke seantero Kota Semarang.

Ribuan pamflet tersebar, termasuk ditempel di kampus-kampus dan masjid maupun musala se-Kota Semarang.

Pamflet dan undangan mengikuti salat Jumat bersama Prabowo Subianto itu juga viral di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS