Prabowo Dilarang Jumatan di Masjid Kauman, Fahri Tuding Kaki Tangan Rezim

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 14 Februari 2019 | 16:44 WIB
Prabowo Dilarang Jumatan di Masjid Kauman, Fahri Tuding Kaki Tangan Rezim
Fahri Hamzah. (Suara.com/Walda)

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mencurigai, ada kaki tangan kekuasaan di balik pelarangan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto salat Jumat di Semarang, Jawa Tengah. Pasalnya, ia mendapatkan kabar kalua gerak Prabowo dipersulit untuk menemui masyarakat.

Kecurigaan Fahri bermula dari informasi yang diperolehnya melalui Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, yang mengeluhkan langkah sang capres cenderung dibatasi.

Dengan adanya pelarangan Prabowo salat Jumat di Masjid Kauman, Semarang, Jateng menurut Fahri sudah melewati batas. Pasalnya intervensi yang dilakukan oleh penantang sudah masuk ke ranah pribadi.

"Orang pergi salat Jumat kan peribadatan pribadi. Saya memang mendengar ada keluhan dari tim Pak Prabowo bahwa mereka dibatasi untuk ketemu masyarakat," kata Fahri di Gedung Nusantara III DPR, Kamis (14/2/2019).

Dengan adanya anggapan tersebut, Fahri meminta KPU dan Bawaslu untuk segera memberikan advokasi kepada Prabowo.

"Ini tidak sehat. Nanti ini akan dipersepsi oleh orang sebagai ketidakadilan, dan ketidaknetralan penyelenggara pemilu dalam hal ini pemerintah," ujarnya.

"Itu Bawaslu, KPU harus segera teriak dong. Bilang sama polisinya itu. Enggak boleh ada larangan-larangan begitu. Orang mau salat di mana urusan dia. Nanti enggak Jumatan malah diomongin. Orang mau jumatan dilarang.”

Untuk diketahui, Terungkap alasan Prabowo ditolak salat Jumat di Masjid Kauman Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/2/2019) besok. Ternyata Calon Presiden Prabowo Subianto menyebar pamflet yang isinya ajakan untuk ikut salat Jumat bersama.

Pihak takmir atau pengelola Masjid Agung Semarang mengadukan rencana Prabowo salat Jumat di Masjid Agung Kauman Semarang ke Bawaslu Kota Semarang.

baca juga

Sebab, Prabowo dianggap memiliki nuansa politis. Rencana Prabowo menunaikan salat Jumat tersebut diumumkan secara meluas ke seantero Kota Semarang.

Ribuan pamflet tersebar, termasuk ditempel di kampus-kampus dan masjid maupun musala se-Kota Semarang.

Pamflet dan undangan mengikuti salat Jumat bersama Prabowo Subianto itu juga viral di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Ditolak Jumatan di Masjid Kauman, BPN Singgung Islam Beda Aliran

Prabowo Ditolak Jumatan di Masjid Kauman, BPN Singgung Islam Beda Aliran

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 15:37 WIB

Capres Umbar Janji Anti Impor, Mantan Wamendag : Tidak Realistis

Capres Umbar Janji Anti Impor, Mantan Wamendag : Tidak Realistis

Bisnis | Kamis, 14 Februari 2019 | 14:54 WIB

Jokowi Ambil Kesempatan Klarifikasi Isu di Debat Pilpres Kedua Besok

Jokowi Ambil Kesempatan Klarifikasi Isu di Debat Pilpres Kedua Besok

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 14:43 WIB

Amankan Debat Capres Kedua, 2.000 Personel Gabungan Diterjunkan

Amankan Debat Capres Kedua, 2.000 Personel Gabungan Diterjunkan

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 14:19 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×