Cuit Minta Presiden Baru, TKN Singgung Kehadiran Jokowi di Ultah Bukalapak

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 15 Februari 2019 | 16:35 WIB
Cuit Minta Presiden Baru, TKN Singgung Kehadiran Jokowi di Ultah Bukalapak
Akun resmi CEO Bukalapak, Achmad Zaky. [Twitter]

Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Ace Hasan Syadzily menyebut capres nomor urut 01 Joko Widodo tidak akan tersinggung dengan cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky yang mengkritik soal anggaran negara. Pasalnya, Ace meyakini Jokowi tetap akan menaruh perhatian untuk masa depan industri digital di Indonesia.

"Saya kira pak Jokowi tidak akan tersinggung lah dengan apa yang dilakukan oleh Achmad Zaky itu kenapa karena pak Jokowi dengan kebesaran hatinya beliau bukan hanya untuk konteks elektoral karena ingin dipilih, enggak, pasti nggak," kata Ace di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jumat (15/2/2019).

Terkait cuitan tersebut, Ace menganggap Zaky tak bisa melihat dukungan Jokowi saat menghadiri acara hari ulang tahun Bukalapak beberapa waktu lalu. Dengan hadirnya Jokowi itu membuktikan kalau Jokowi sangat mendorong pergerakan industri 4.0 di Indonesia.

"Namun ketika pak Ahmad Zaky mendapatkan semoga presiden baru, nah, itu menurut saya sesuatu yang dalam tanda kutip melupakan dorongan dan support yang dilakukan pak Jokowi," ujarnya.

Namun demikian, Ace sempat menyampaikan rasa kekecewaannya dengan apa yang disampaikan Achmad Zaky melalui akun Twitternya itu.

"Jadi sekali lagi menyayangkan ya pak Achmad Zaky mengatakan bahwa anggaran research and development itu kita katanya rendah begitu," kata dia.

"Achmad Zaky juga bicara soal industri 4.0, pak Jokowi itu sangat perhatian dengan industri 4.0 dan industri yang berbasis kepada digital," sambung Ace.

Untuk diketahui, warganet dibuat geger sejak Kamis malam (14/2/2019) dengan munculnya hashtag #UninstallBukalapak yang kini masih menjadi trending topic di Twitter. Rupanya, kemunculan tagar ini dipicu oleh cuitan CEO sekaligus Achmad Zaky, pendiri Bukalapak yang disebut menyerang kubu Jokowi. Dari pantauan Suara.com, cuitan yang telah dihapus tersebut terposting pada Rabu (13/2/2019),

Melalui cuitannya tersebut, Achmad Zaky mengkritisi dana riset dan pengembangan (R&D) di Indonesia yang menurutnya masih tertinggal jauh dari negara lainnya. Menurut data tahun 2016 yang ia dapat, dana riset dan pengembangan (R&D) di Indonesia hanya sebesar 2 miliar dolar AS, sedangkan Singapura mencapai angkat 10 miliar dolar AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moeldoko: Tuntutan Pedemo SP AMT ke Jokowi Salah Sasaran

Moeldoko: Tuntutan Pedemo SP AMT ke Jokowi Salah Sasaran

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 15:44 WIB

Aksi Pedemo Freeport di Istana, dari Buat Tenda hingga Bermalam di Polda

Aksi Pedemo Freeport di Istana, dari Buat Tenda hingga Bermalam di Polda

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 13:48 WIB

Bantu Tangani Kanker Darah Istri SBY, Jokowi Kirim Dokter ke Singapura

Bantu Tangani Kanker Darah Istri SBY, Jokowi Kirim Dokter ke Singapura

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 13:09 WIB

Moeldoko Tepis Pemerintah Pamer Kinerja Jokowi Buat Debat Capres

Moeldoko Tepis Pemerintah Pamer Kinerja Jokowi Buat Debat Capres

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 17:59 WIB

Suara untuk Jokowi Bisa Tergerus Gara-gara Beri Remisi ke Pembunuh Jurnalis

Suara untuk Jokowi Bisa Tergerus Gara-gara Beri Remisi ke Pembunuh Jurnalis

News | Sabtu, 09 Februari 2019 | 07:58 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB