Timses Jokowi Minta Bawaslu Panggil Tokoh Politik yang Hadir di Munajat 212

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Jum'at, 22 Februari 2019 | 15:29 WIB
Timses Jokowi Minta Bawaslu Panggil Tokoh Politik yang Hadir di Munajat 212
Reuni Akbar 212 di Monas. (Suara.com/Chyntia Sami B)

Suara.com - Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq mendesak Bawaslu mengusut dugaan adanya pelanggaran kampanye di acara doa bersama Munajat 212. Maman mengatakan tokoh pendukung Prabowo - Sandiaga yang hadir juga bisa dipanggil untuk dimintai keterangan terkait dugaan adanya kampanye terselubung dengan menunjukkan salam dua jari.

"Ya intinya itu saya menekankan jika memang ditemukan adanya pelanggaran kampanye Bawaslu bisa memanggil pihak-pihak terkait," ujar Maman saat dihubungi, Jumat (22/2/2019).

Maman berharap Bawaslu yang memantau langsung kegiatan doa bersama Munajat 212 itu bisa segera mengkaji dan membahas ada atau tidaknya unsur dugaan pelanggaran kampanye.

Politikus PKB itu mengatakan semua orang memiliki hak untuk melakukan suatu kegiatan. Terlebih, kegiatan doa bersama Munajat 212 itu dinilainya sangat mulia karena ditujukan untuk mendoakan keselamatan Agama, Bangsa, dan Negara.

Namun Maman menyayangkan jika ternyata kegiatan doa bersama yang tujuan awalnya sangat mulia itu justru dinodai dan dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan politik.

"Saya rasa kini masyarakat juga sudah sangat cerdas mana kegiatan yang murni keumatan dan mana yang politis," ucapnya.

"Untuk itu saya sebagai Direktur Relawan TKN selalu mengimbau kepada tim saya kalau mau membuat kegiatan keagamaan ya keagamaan saja jangan di campuri dengan politik," imbuhnya.

Sebelumnya, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja mengungkapkan pihaknya tengah membahas dan mengkaji terkait ada atau tidaknya dugaan pelanggaran kampanye di acara 'Munajat 212'.

Bagja juga mengungkapkan tidak menutup kemungkinan akan memanggil tokoh-tokoh yang terlibat dalam acara Munjat 212. Hanya saja, menurutnya hal itu masih menunggu dari hasil pengawasan dan pengkajian dari Bawaslu DKI Jakarta.

"Tergantung dari hasil pengawasan Bawaslu DKI Jakarta ya. Kita tunggu ya," tutur Bagja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maruf Amin: Munajat 212 Beda dengan Aksi Bela Islam 212

Maruf Amin: Munajat 212 Beda dengan Aksi Bela Islam 212

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 15:27 WIB

Maruf Amin Bicara Munajat 212: Jangan Politisasi MUI

Maruf Amin Bicara Munajat 212: Jangan Politisasi MUI

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 15:16 WIB

Jurnalis Diintimidasi di Munajat 212, FPI: Laskar Salah Sasaran

Jurnalis Diintimidasi di Munajat 212, FPI: Laskar Salah Sasaran

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 13:12 WIB

Warganet Ramai-ramai Kecam Intimidasi Jurnalis di Acara Munajat 212

Warganet Ramai-ramai Kecam Intimidasi Jurnalis di Acara Munajat 212

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 13:08 WIB

Bawaslu Didesak Tindak Dugaan Pelanggaran Kampanye di Munajat 212

Bawaslu Didesak Tindak Dugaan Pelanggaran Kampanye di Munajat 212

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 12:24 WIB

Terkini

Prof Ikrar Soroti Dubes Tak Dilibatkan Diplomasi Luar Negeri Prabowo: yang Ikut Malah Teddy

Prof Ikrar Soroti Dubes Tak Dilibatkan Diplomasi Luar Negeri Prabowo: yang Ikut Malah Teddy

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:14 WIB

545 Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Wamendagri Singgung Bantuan Politik Tidak Jelas

545 Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Wamendagri Singgung Bantuan Politik Tidak Jelas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:58 WIB

Jaksa Minta Hakim Tolak Nota Pembelaan Nadiem Makarim

Jaksa Minta Hakim Tolak Nota Pembelaan Nadiem Makarim

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:56 WIB

75 Persen Keluarga RI Pakai Daycare, Menteri PPPA: Banyak yang Tak Berizin dan Berisiko bagi Anak!

75 Persen Keluarga RI Pakai Daycare, Menteri PPPA: Banyak yang Tak Berizin dan Berisiko bagi Anak!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:53 WIB

Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:51 WIB

Marak Kekerasan di Daycare, DPR Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Pengasuhan Anak

Marak Kekerasan di Daycare, DPR Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Pengasuhan Anak

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:43 WIB

Bukan Sekadar Teror, Polisi Didesak Sikat Otak Penyerangan Andrie Yunus!

Bukan Sekadar Teror, Polisi Didesak Sikat Otak Penyerangan Andrie Yunus!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:32 WIB

YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG

YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:23 WIB

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:17 WIB

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Sapa Penerimanya

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Sapa Penerimanya

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:11 WIB