Antasari Azhar Janjikan 65 Persen Suara untuk Jokowi - Ma'ruf di Riau

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 25 Februari 2019 | 04:30 WIB
Antasari Azhar Janjikan 65 Persen Suara untuk Jokowi - Ma'ruf di Riau
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 1 Jokowi - Ma'ruf Amin di kantor KPU, Jumat (21/9/2018) malam. [Suara.com/Muhamad Yasir]

Suara.com - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meyakini pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin dapat mendulang suara minimal 65 persen di Provinsi Riau. Pernyatan itu disampaikan Antasari kapasitasnya sebagai Ketua Umum Garda Jokowi.

"Minimal 65 persen suara Jokowi di Riau. Posisi hari ini masih dibawah 55 persen. Kita akan pacu lagi naiknya," ujar Antasari saat menghadiri kegiatan pelantikan dan deklarasi DPC Garda Jokowi se-Riau, di Pekanbaru, seperti dilansir Antara, Minggu (24/2/2019).

Ia memerintahkan kader dan relawan yang tergabung dalam Garda Jokowi untuk masuk ke pedesaan untuk meraup suara Jokowi - Maruf di Riau. Antasari juga mengajak relawan untuk membantu meluruskan isu yang kerap ditujukan ke Jokowi.

"Saya yakin jika kita mampu merawat hati masyarakat, Insya Allah pilihan masyarakat tetap Jokowi, tidak akan berubah hingga 17 April nanti," ujar dia.

Bagi Antasari, meraup suara di Riau tidak sulit, asalkan Tim Kampanye Daerah bersama relawan Garda Jokowi mampu bersama-sama memenangkan hati masyarakat.

"Saya pernah bertugas di Riau. Saya memahami karakter masyarakat Riau. Kalau bisa merawat hati masyarakat, kita bisa memenangkan Jokowi di sini," katanya.

Antasari sangat mengapresiasi antusiasme Garda Jokowi untuk kemenangan Jokowi - Maruf di Riau. Hal ini terlihat dari banyaknya relawan yang memenuhi lokasi acara deklarasi.

"Banyak yang nggak ke bagian kursi, saya minta Garda Jokowi masuk semua. Kita sama-sama duduk di bawah," ujarnya.

"Di Riau kan ada 12 kabupaten/kota. Setiap kabupaten/kota ada Garda Jokowi 30 orang. Belum lagi jumlah DPD dan relawan. Setiap Garda harus mampu menarik 250 orang," Antasari menambahkan.

Lebih jauh Antasari mengatakan, ia meminta pada Garda Jokowi untuk menepis isu Jokowi anti Islam kepada masyarakat. Ia menuturkan, kuatnya berita bohong yang mendeskreditkan Jokowi sangat merugikan Capres petahana.

"Jokowi bukan musuh ulama, Jokowi bukan musuh umat Islam. Beliau juga bukan PKI, bukan antek asing. Sampai saat ini kita masih dengar fitnah ini dituduhkan kepada calon kita," katanya.

"Kita harus mampu menjawab dengan santun, bukan dengan emosi. Apakah jika tetangga kalah, tidak ada lagi yang menyembah Tuhan? Ini tidak benar. Cara demikian bukan cara pendukung Jokowi," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doa Ma'ruf Amin: Lindungilah Kami dari Fitnah dan Hoaks

Doa Ma'ruf Amin: Lindungilah Kami dari Fitnah dan Hoaks

News | Minggu, 24 Februari 2019 | 21:34 WIB

Jokowi: Kalau Ada yang Mau Mengembalikan Tanah, Saya Tunggu Sekarang!

Jokowi: Kalau Ada yang Mau Mengembalikan Tanah, Saya Tunggu Sekarang!

News | Minggu, 24 Februari 2019 | 20:47 WIB

Kang Emil Sebut Jokowi - Maruf Bisa Jadikan Indonesia Negara Adidaya 2045

Kang Emil Sebut Jokowi - Maruf Bisa Jadikan Indonesia Negara Adidaya 2045

News | Minggu, 24 Februari 2019 | 19:37 WIB

Muslimah Bersatu untuk Indonesia Dukung Jokowi - Ma'ruf

Muslimah Bersatu untuk Indonesia Dukung Jokowi - Ma'ruf

News | Minggu, 24 Februari 2019 | 15:25 WIB

Terkini

Targetkan 675 Ribu Pengunjung, Kawasan Malioboro Masih Dipadati Ribuan Wisatawan pada H+4 Lebaran

Targetkan 675 Ribu Pengunjung, Kawasan Malioboro Masih Dipadati Ribuan Wisatawan pada H+4 Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:46 WIB

Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Langsung Suspend Satu SPPG dan Beri Peringatan Keras

Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Langsung Suspend Satu SPPG dan Beri Peringatan Keras

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:31 WIB

Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY

Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:26 WIB

Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa

Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:18 WIB

Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega

Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:09 WIB

Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr

Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:00 WIB

Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar

Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:47 WIB

Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu

Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:46 WIB

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:25 WIB

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:24 WIB