Anies: Surat Rekomendasi Cawagub DKI Tinggal Dikasih Nama

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 25 Februari 2019 | 10:10 WIB
Anies: Surat Rekomendasi Cawagub DKI Tinggal Dikasih Nama
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Suara,com/Tio)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku menunggu surat rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahtera atau PKS dan Gerindra terkait cawagub pengganti Sandiaga Uno. Anies juga telah menyiapkan surat rekomendasi gubernur.

Anies mengaku belum mengetahui rencana kapan PKS dan Gerindra akan menyodorkan dua nama cawagub kepada dirinya. Namun, menurutnya, kabar yang beredar jika dua nama itu akan diserahkan hari ini.

"Saya mendengar kabar begitu lewat media, kalau teman-teman dari PKS dan Gerindra belum mengabari langsung tapi pekan lalu hari senin kita sudah ketemu, mereka memang berencana menyerahkan suratnya," kata Anies di Kawasan Monas, Jakarta, Senin (25/2/2019).

Anies juga menjelaskan saat ini PKS dan Gerindra sedang mengejar empat tanda tangan lagi dari Dewan Pengurus Pusat atau DPP PKS dan Gerindra.

"Surat itu ketika diserahkan harus ditandatangani 8 tanda tangan, jadi 2 tiap jenjang, DPD Wilayah Jakarta PKS, 2 wilayah jakarta Gerindra, kemudian di pusat ada 2 juga ketua umum dan sekjennya," jelasnya

"Mereka pasti menyerahkan sesudah 8 tandatangan itu terkumpul, setau saya saat sampai hari Jumat, 4 tanda tangan di level DKI sudah, nah kita tunggu saja, kalau memang 8 ini sudah lengkap," tambahnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengaku sudah menyiapkan surat rekomendasi untuk DPRD DKI Jakarta jika dua nama cawagub sudah diserahkan.

"Tentu mereka akan antarkan, dan surat pengantar dari gubernur untuk dewan sudah siap, tinggal dikasih nama langsung dikirim," tutup Anies.

Sebelumnya, fraksi PKS - Gerindra sudah bertemu dengan Anies Baswedan di Balai Kota pada Senin (18/2/2019) untuk menyampaikan progres seleksi cawagub DKI yang sudah selesai melakukan tes uji kelayakan kepada tiga kandidat.

Namun dalam pertemuan itu, Anies mengaku belum mendapatkan dua nama yang direkomendasikan oleh hasil tes uji kelayakan tersebut.

Sementara Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta, Sakhir Purnomo sempat mengumumkan dua nama yang jadi rekomendasi untuk Anies.

Dua nama cawagub yang disebut lolos tes uji kelayakan adalah eks Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris DPW PKS DKI Agung Yulianto. Sementara satu nama lainnya yakni Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi tersingkir dari pencalonan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKN Yakin Dana Kampanye Pilkada DKI Jokowi Bukan dari Hasil Lahan Prabowo

TKN Yakin Dana Kampanye Pilkada DKI Jokowi Bukan dari Hasil Lahan Prabowo

News | Sabtu, 23 Februari 2019 | 09:59 WIB

Sebut Tambaklorok Berantakan, TKN: Mana Ada Fadli Positif pada Pemerintah

Sebut Tambaklorok Berantakan, TKN: Mana Ada Fadli Positif pada Pemerintah

News | Sabtu, 23 Februari 2019 | 09:13 WIB

Jokowi: Orang Berpikir, Saya dengan Pak Gubernur DKI ada Masalah

Jokowi: Orang Berpikir, Saya dengan Pak Gubernur DKI ada Masalah

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 13:37 WIB

Anies Tak Pilih-pilih, Terima Wagub yang Diputuskan PKS dan Gerindra

Anies Tak Pilih-pilih, Terima Wagub yang Diputuskan PKS dan Gerindra

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 16:07 WIB

Ketua DPRD DKI Heran PKS - Gerindra Belum Beres Pilih Pengganti Sandiaga

Ketua DPRD DKI Heran PKS - Gerindra Belum Beres Pilih Pengganti Sandiaga

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 17:19 WIB

Terkini

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB