Minta Konsesi Balikin Tanah, Fahri Hamzah Tantang Jokowi Sahkan Perppu HGU

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 25 Februari 2019 | 15:53 WIB
Minta Konsesi Balikin Tanah, Fahri Hamzah Tantang Jokowi Sahkan Perppu HGU
Fahri Hamzah. (Suara.com/Walda)

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menantang Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk segera mengesahkan Perppu mengenai Hak Guna Usaha (HGU). Dengan adanya Perppu HGU maka para pengusaha wajib mengembalikan lahan mereka kepada pemerintah.

Hal itu disampaikan oleh Fahri melalui akun Twitter miliknya @fahrihamzah. Pada Debat Pilpres kedua beberapa waktu lalu, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bersedia untuk mengembalikan tanah HGU yang ia kelola kepada pemerintah.

Menurut Fahri, kini sudah saatnya Jokowi menjawab tantangan yang diberikan oleh Prabowo dengan segera mengesahkan Perpu HGU. Sehingga, seluruh lahan HGU bisa dikembalikan kepada pemerintah.

“Mumpung Pak @prabowo sudah setuju kembalikan lahan. Pak @jokowi tinggal teken Perpu pengembalian HGU dari semua pengusaha lahan. Ayo pak @jokowi ambil ballpoint teken sekarang juga. Bila perlu tulis tangan aja kalau gak ada tukang ketik. Simple ak, berani ya?” kata Fahri dalam cuitan di Twitter seperti dikutip Suara.com, Senin (25/2/2019).

Lebih lanjut, bila Jokowi memahami betul makna Reforma Agraria maka sudah seharusnya Jokowi segera mengesahkan Perpu HGU. Fahri pun menyindir Jokowi tidak sibuk membagi-bagikan akta sertipikat tanah yang seharusnya menjadi tugas pelayanan administrasi lurah saja, melainan segera mengesahkan Perppu HGU yang merupakan keputusan politik presiden.

Fahri pun menantang Jokowi untuk mengesahkan Perppu HGU mala mini juga. Selanjutnya, segera mengumumkannya pada keesokan harinya lantaran mengesahkan suatu peraturan tidaklah membutuhkan waktu lama.

“Kalau pak @jokowi paham arti #ReformaAgraria maka beliau segera teken #PerpuHGU hari ini juga. Mumpung pak Prabowo ok, segeralah pak @jokowi teken #PerpuHGU mala mini lah paling telat, besok pagi diumumkan. Ayo pak,” ungkap Fahri.

Cuitan Fahri ini pun mendapatkan banyak respon poitif dari warganet. Warganet pun meminta agar Jokowi segera mendata jumlah lahan HGU dan meminta mereka segera mengembalikannya.

“Ayo pak @jokowi kumpulkan semua tanah HGU, pak @prabowo sudah setuju itu,” kata @angga_momo.

“Setuju ayo terbitkan perpu pengembalian semua lahan baik HGU, HTI, HPH semuanya terutama sawit, biar sawit nanti dikasihkan ke masyarakat jadi ada keadilan. Selama ini sawit udah untung banyak, harga kertas jadi naik karena HTI berubah jadi sawit. Ayo semua tanpa kecuali,” cuit @ada_aje.

“Kita tunggu,” kata @nasser25015377.

“Ayo pak Jokowi tarik semua tanah HGU. Ingin tau anda bernyali atau Cuma berkoar saja,” tutur @abe_nasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Video Emak - emak Sebar Isu Jokowi Menang Kawin Sejenis Sah

Detik-detik Video Emak - emak Sebar Isu Jokowi Menang Kawin Sejenis Sah

News | Senin, 25 Februari 2019 | 13:25 WIB

Vedi R Hadiz: Populisme Islam dan Kaum Oligarkis pada Pilpres 2019

Vedi R Hadiz: Populisme Islam dan Kaum Oligarkis pada Pilpres 2019

wawancara | Senin, 25 Februari 2019 | 07:20 WIB

Prabowo: Jelang Pencoblosan Akan Ada Pembagian Sembako, Uangnya dari Rakyat

Prabowo: Jelang Pencoblosan Akan Ada Pembagian Sembako, Uangnya dari Rakyat

News | Minggu, 24 Februari 2019 | 18:14 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB