Ke Ponpes Sumenep Naik Helikopter, Prabowo Ungkit Kesalahan Elit Bangsa

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 26 Februari 2019 | 17:39 WIB
Ke Ponpes Sumenep Naik Helikopter, Prabowo Ungkit Kesalahan Elit Bangsa
Capres Prabowo Subianto saat berkunjung ke Ponpes Assaddad, Sumenep. (Beritajatim.com)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Assaddad, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Selasa (26/02/2019), hari ini. Dalam kunjungannya ke pondok pesantren asuhan KH Thaifur Ali Wafa itu, Prabowo naik helikopter dan turun di lapangan Ambunten.

Setelah itu, Prabowo menggunakan kendaraan pribadinya menuju lokasi untuk bersilaturahmi dengan para alim ulama dan tokoh masyarakat, serta para pendukungnya di Sumenep.

"Saya terkesan dengan masyarakat Madura. Bagi saya, Madura ini lain dari yang lain. Dulu di tentara, saya komandan pasukan tempur. Prajurit-prajurit Madura ini selalu punya kelebihan yang tidak dimiliki prajurit daerah lain,” ujarnya.

Menurut Prabowo, dirinya memutuskan untuk berjuang di politik karena ia melihat ada yang salah arah dalam kehidupan negara dan bangsa. Salah arah terutama pada kalangan elit bangsa yang gagal untuk mengelola kekayaan bangsa dan negara.

“Lontaran ini memang tidak enak. Tapi tetap harus diutarakan. Karena kalau ada ketidakbenaran, maka kita harus berusaha memperbaiki ketidakbenaran itu. Saya melihat kesalahan ini sudah terlalu lama, yakni kekayaan kita tidak tinggal di negara kita,” tuturnya seperti dikutip Beritajatim.com

Ia mengaku banyak kalangan elit bangsa yang tidak suka persoalan tersebut dibicarakan. Dirinya sudah menunggu selama 20 tahun, namun tetap tidak ada yang berani mengungkapkan itu.

“Karena itulah, saya yang membicarakan hal penting ini. Tolong ingat. Kekayaan Indonesia tidak tinggal di Indonesia, namun justru mengalir ke luar Indonesia. Dan ini sudah berjalan puluhan tahun,” ucapnya.

Prabowo mengatakan, apa yang disampaikannya berdasarkan data yang diungkap salah satu menteri, bahwa uang masyarakat Indonesia yang ada di bank luar negeri lebih dari Rp 11 trilyun. Sedangkan seluruh uang yang di perbankan Indonesia hanya sekitar 4.600 trilyun.

“Artinya uang yang mengalir ke luar negeri ini lebih dari dua kali lipatnya uang yang ada di Indonesia. Nah kalau uang kita tidak beredar di dalam negeri, bagaimana kita punya kekuatan?” ungkapnya.

baca juga

Acara silaturahmi tersebut ditutup dengan doa dari para alim ulama, agar Prabowo memenangkan Pilpres, dan menjadi pemimpin yang amanah serta mampu membawa Indonesia lebih baik lagi.

Sumber: Beritajatim.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Jokowi Tak Salah Singgung Lahan Milik Prabowo di Debat Pilpres

Pengamat: Jokowi Tak Salah Singgung Lahan Milik Prabowo di Debat Pilpres

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 18:38 WIB

Gerindra Bantah Jokowi Pernah Bekerja di Perusahaan Milik Prabowo

Gerindra Bantah Jokowi Pernah Bekerja di Perusahaan Milik Prabowo

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 17:35 WIB

Pemilih Muslim hingga Emak-emak Lebih Suka PDIP ketimbang Gerindra

Pemilih Muslim hingga Emak-emak Lebih Suka PDIP ketimbang Gerindra

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 16:52 WIB

Versi Fadli Zon: Kisruh Debat Pilpres Dipicu Balon-balonan Pendukung Jokowi

Versi Fadli Zon: Kisruh Debat Pilpres Dipicu Balon-balonan Pendukung Jokowi

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 19:03 WIB

Fadli: Tuduhan Gubernur Irwandi ke Prabowo karena Beda Posisi Politik

Fadli: Tuduhan Gubernur Irwandi ke Prabowo karena Beda Posisi Politik

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 17:45 WIB

Terkini

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Usia 41 Tahun, Kapal Induk Garibaldi Bakal Diretrofit Agar Bisa Beroperasi 2 Dekade Lagi

Usia 41 Tahun, Kapal Induk Garibaldi Bakal Diretrofit Agar Bisa Beroperasi 2 Dekade Lagi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:58 WIB

Pria Viral Tendang Wanita di Senayan City Ditangkap

Pria Viral Tendang Wanita di Senayan City Ditangkap

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 14:58 WIB

Bagaimana Cara Memilih Cleansing Balm yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Perhatikan 6 Hal Ini

Bagaimana Cara Memilih Cleansing Balm yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:55 WIB

Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi

Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 14:52 WIB

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:45 WIB

Bawa Bukti Akta 2013, Febrie Adriansyah Protes Tanah Disita Sebelum Tempus Perkara TPPU

Bawa Bukti Akta 2013, Febrie Adriansyah Protes Tanah Disita Sebelum Tempus Perkara TPPU

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:44 WIB

Ada Selisih 2 Tahun, Kuasa Hukum Febrie Persoalkan Rentang Waktu Perkara TPPU

Ada Selisih 2 Tahun, Kuasa Hukum Febrie Persoalkan Rentang Waktu Perkara TPPU

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:44 WIB

×